Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

KNPI Jayawijaya pastikan informasi penambahan pasukan ke Ibele

March 13, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
KNPI

KNPI Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan bersama Koordinator Forum Penolakan Militer Non Organik saat turun ke Distrik Ibele, Kabupaten Jayawijaya Papua Pegunungan- Dok. Untuk Jubi

Jayapura, Jubi – Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan bersama Koordinator Forum Penolakan Militer Non Organik turun ke Distrik Ibele, Jayawijaya pada Rabu (11/3/2026), untuk memastikan informasi yang beredar bahwa ada penambahan pasukan militer organik ke wilayah itu.

Ketua KNPI Kabupaten Jayawijaya, Hengky Hilapok mengatakan, setibanya di Distrik Ibele pihaknya bertemu dengan Komandan Batalyon untuk menanyakan status pasukan militer yang baru bertugas di pos Ibele, dan memastikan kebenaran adanya penambahan pasukan ke wilayah itu.

RELATED POSTS

Pendekatan militer tak bisa mengakhiri konflik di Tanah Papua

Pemerintah distrik dan masyarakat Teraplu tolak kehadiran TNI

Ranperpres pelibatan TNI menguatkan dugaan pemerintah melakukan pendekatan militer

“Informasi yang sedang beredar luas soal pendropan militer non organik, sesungguhnya [itu] roling tempat tugas, bukan pendropan militer non organik baru. [Personil] militer yang bertugas di Ibele sebanyak 50 orang, mereka diroling ke Kimbim. Yang bertugas di kimbim 50 personil, juga roling ke Distrik Ibele,” kata Hengky Hilapok melalui pesan tertulisnya kepada Jubi, Kamis (12/3/2026).

Menurut Hilapok, pihaknya pun menegaskan beberapa hal, yaitu jangan ada penambahan personil militer di Ibele. Prajurit yang bertugas di sana cukup 50 orang.

Tidak boleh melakukan operasi militer di rumah, halaman, kawasan perkebunan warga, dan tempat Ibadah. Tidak boleh masuk ke area sekolah, karena militer non organik sebelumnya masuk di Sekolah Dasar Inpres Ibele dan menyebabkan murid trauma datang ke sekolah.

“Tidak boleh membagikan sembako (kebutuhan pokok) kepada masyarakat Distrik Ibele. Tidak boleh menyuntik atau kasih obat kepada masyarakat Ibele,” ucapnya.

Katanya, pihaknya kawatir pemberian kebutuhan pokok atau obat kepada masyarakat di Distrik Ibele dapat menimbulkan kesalahpahaman nantinya.

“[Misalnya nanti ada] masyarakat meninggal karena penyakit bawaan, namun kebetulan menerima barang dari militer, masyarakat bisa menuduh militer yang bertugas di sana, sehingga tidak boleh memberikan bantuan apapun dari TNI,” ujarnya.

Hengky Hilapok mengatakan, hingga kini semua pihak di Distrik Ibele tidak menerima kehadiran militer non organik di sana.

“Sampai saat ini semua pihak tidak menerima secara budaya orang asli wamena (Suku Hubula), sehingga di mohon untuk tinggalkan kantor distrik yang saat ini TNI tempati sebagai Pos TNI,” katanya.

Katanya, kehadiran militer non organik Distrik Ibele juga menyebabkan aktivitas publik dan pelayanan pemerintahan distrik tidak berjalan kondusif. Untuk itulah pihaknya mendesak, segera tarik dan tempatkan pasukan non organik itu di pos organik yang ada di sana.

“Dalam waktu dekat, [kami] meminta audiensi di DPR Kabupaten Jayawijaya, dan kami akan tanyakan aspirasi kami yang telah dorong di meja DPR Kabupaten Jayawijaya,” ucap Hengky Hilapok. (*)

Tags: DIstrik IbeleKNPIMiliter
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Penembakan
Lapago

Warga Puncak Jaya dilaporkan tewas ditembak, Satgas Damai Cartenz: Masuk DPO

April 21, 2026
Puncak
Lapago

Ribuan warga Puncak berdemonstrasi tuntut militer hentikan kekerasan

April 20, 2026
IMPW
Lapago

IMPW Jayapura tolak pembangunan Mapolda dan perkantoran di tanah Wouma–Wio

April 1, 2026
beras
Lapago

Warga jarah beras bantuan di Keneyam, Nduga

March 28, 2026
Distrik Borme
Lapago

DPRK Pegubin tindaklanjuti aspirasi penolakan pembangunan pos militer

March 27, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

IPB

Pemprov Papua Barat tantang alumni IPB rumuskan konsep pengembangan pertanian

January 31, 2024
Tempo

Tempo kembali diteror, kali ini kiriman bangkai tikus di kardus motif mawar

March 23, 2025
Raja Ampat

Anak muda suarakan krisis tambang di Raja Ampat

August 3, 2025

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara