Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

July 21, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Pes Yanengga - Editor: Edho Sinaga
Tokoh agama Papua

Tokoh Gereja Baptis Papua sekaligus Dosen di Sekolah Tinggi Teologi Baptis Papua, Pdt. Stevanus Yan Wenda. - Jubi/Pes Yanengga

Jayapura, Jubi  – Tokoh Gereja Baptis Papua dan pimpinan mahasiswa Tolikara mengecam pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih terkait aksi penembakan yang dilakukan Satgas Yonif 753 AVT terhadap tiga warga sipil di Kampung Pepera, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya pada Selasa, 16 Juli 2024.

Pdt. Stevanus Yan Wenda, Tokoh Gereja Baptis Papua sekaligus Dosen di Sekolah Tinggi Teologi Baptis Papua, menyatakan bahwa penembakan terhadap tiga warga sipil oleh oknum Satgas Yonif 753 AVT harus segera dipertanggungjawabkan. Ia menuntut Pangdam XVII Cenderawasih segera mengklarifikasi pernyataannya di berbagai media dan mengadili oknum pelaku penembakan.

RELATED POSTS

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

“Kami, pihak gereja, perlu menyampaikan bahwa tindakan brutal yang dilakukan oknum TNI harus dipertanggungjawabkan. Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih di berbagai media harus segera diklarifikasi,” ujar Wenda di Kota Jayapura, Papua, pada Sabtu (20/7/2024).

Wenda menjelaskan bahwa ketiga korban penembakan adalah Pemerinta Morib, Kepala Kampung Porbalo, Distrik Dokome; Dominus Enumbi, warga Kampung Karubate, Mulia; dan Tonda Wanimbo, warga Kampung Temu, Distrik Ilamburawi, Puncak Jaya. 

“Sebagai tokoh gereja Baptis, saya sangat menyesalkan tindakan TNI. Seharusnya TNI melindungi masyarakat, bukan melakukan penembakan terhadap kepala kampung yang sedang menjalankan tugas negara,” katanya.

Ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Tolikara, Misoi Wanimbo, juga mengecam pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan yang menyebutkan bahwa korban adalah anggota TPNPB-OPM. Menurutnya, ketiga korban adalah warga sipil, dan pernyataan tersebut merupakan pembohongan publik. 

“Tiga orang yang menjadi korban adalah warga sipil, bukan gerombolan OPM. Kami meminta Panglima TNI dan Pangdam XVII Cenderawasih segera mengambil tindakan tegas terhadap anggotanya yang melakukan penembakan ini,” tegas Wanimbo.

Wanimbo juga menuntut Komnas HAM untuk segera membentuk tim investigasi guna mencari fakta di lapangan dan mendampingi berbagai media lokal. Ia menegaskan bahwa negara harus menghentikan pengiriman pasukan non-organik ke Papua dan menarik kembali pasukan yang sudah ada. 

“Presiden Republik Indonesia dan Polda Papua harus segera memerintahkan Panglima TNI untuk melakukan proses hukum terhadap oknum TNI pelaku penembakan tiga warga sipil ini,” ujarnya.(*)

Tags: kecamMahasiswa TolikaraPangdamPapuaTokoh Gereja Baptis
ShareTweetSendShareShare
Reinardo Sinaga

Reinardo Sinaga

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

IPB

Pemprov Papua Barat tantang alumni IPB rumuskan konsep pengembangan pertanian

January 31, 2024
Tempo

Tempo kembali diteror, kali ini kiriman bangkai tikus di kardus motif mawar

March 23, 2025
Raja Ampat

Anak muda suarakan krisis tambang di Raja Ampat

August 3, 2025

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara