Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

January 12, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Abeth You - Editor: Syam Terrajana
WPA

Panglima Tertinggi West Papua Army (WPA), Damianus Magai Yogi - Jubi/Abeth You

Nabire, Jubi – Pemekaran provinsi di tanah Papua dan pemberlakuan Otonomi khusus (Otsus) hanya membawa malapetaka untuk masyarakat Papua. Pasalnya dengan adanya pemekaran menjadi enam provinsi dan Otsus di Papua, justru mendatangkan banyak pihak entah pribadi maupun kelompok terutama TNI, Polri dan semua kesatuan terus berbondong-bondong berdatangan ke tanah untuk mencari uang dengan cara yang tidak baik atau dengan kekerasan.

Hal itu diungkapkan Panglima Tertinggi West Papua Army (WPA), Damianus Magai Yogi. Dia  menegaskan pihaknya sebagai penanggungjawab dari tiga sayap militer  yakni Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN PB), Tentara Revolusi West Papua (TRWP) dan Tentara Nasional Papua Barat (TNPB). 

RELATED POSTS

Panglima WPA ingatkan Satgas Cartenz jangan intimidasi Jemmy Yogi

Satgas Cartenz tangkap terduga penyuplai amunisi ke WPA Paniai

Gusby Wakerkwa : TNI/POLRI Tembak Dua Warga Sipil dan Satu anggota WPA di Intan Jaya

Dia menilai perlakuan NKRI terharap rakyat West Papua sangat biadab.

“NKRI itu biadab, karena NKRI bilang Otsus adalah solusi perdamaian Papua tapi di balik Otsus ada pembunuhan, pengungsian, pengejaran dan banyak tindak kekerasan yang terjadi di tanah Papua. Kalau masih bikin kami kekerasan, kami tetap angkat senjata. Ya perang sampai Papua merdeka,” kata Damianus Magai Yogi kepada Jubi, Selasa, (12/1/2024).

Lebih sadis lagi, kata Yogi, dengan Otsus Indonesia memaksakan pengerukan perut Intan Jaya dengan masuknya Blok Wabu. “Kami sebagai pagar rakyat West Papua dengan tegas menolak investasi apa pun,” katanya.

“ Ini artinya Indonesia melalui militer masih perpanjang konflik di tanah Papua, militer mau supaya warga asli harus korban, harus tinggalkan daerah supaya militer bersama perusahaan seenaknya masuk ke Intan Jaya habisi sumberdaya di sana,” ujarnya.

Untuk itu ia tegaskan sebagai pemilik tanah, tidak akan pernah berhenti membela rakyat dan tanah airnya hingga pembebasan West Papua.

“Maaf Indonesia, maaf militer kami sebagai pemilik negeri masih ada. Jangan kau anggap kami sudah habis. Kami menolak Blok Wabu. Jika tidak, saya yakin konflik akan terjadi. Ingat ya, kami siap perang total di seluruh tanah Papua,” ujar Yogi.

Ia menduga kematian mantan Gubernur Papua Lukas Enembe juga merupakan salah satu upaya Indonesia atas genosida terhadap bangsa Papua,  termasuk ejekan Indonesia yang dialamatkan kepada OAP yakni label teroris maupun penyebutan monyet.

“Kami sampaikan kepada dunia dan pemerintah Indonesia, hargai kami (OAP) sebagai manusia ciptaan Tuhan. Jangan membantai kami sebagai binatang. Tuhan telah menempatkan tanah Papua sebagai pemiliknya dan hak atas negeri dari Sorong sampai Merauke adalah kami orang asli Papua,” ujarnya.

“Sekali lagi saya tegaskan, kalau Indonesia melalui militernya masuk dengan tindakan kekerasan, ya kami perang saja,” kata dia. (*)

 

Tags: Damianus Magai YogiWest Papua ArmyWPA
ShareTweetSendShareShare
Syam Terrajana

Syam Terrajana

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara