Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nusa

BRIN: Sekolah filologi Museum Negeri NTB harapan baru pelestarian naskah kuno

November 4, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: ANTARA - Editor: Kristianto Galuwo
Naskah kuno

Ilustrasi naskah kuno.-Pixabay

Mataram, Jubi – Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN menyampaikan bahwa program sekolah filologi Museum Negeri Nusa Tenggara Barat atau NTB, menjadi harapan baru dalam pelestarian naskah-naskah kuno. Hal ini guna memperkaya pengetahuan budaya masyarakat.

“Sekolah filologika melahirkan filolog-filolog yang sangat bisa membantu Museum NTB mengeksplorasi dan mengkaji naskah-naskah kuno,” kata Peneliti Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan BRIN Rakhmad Idris dalam keterangan di Mataram, Senin (4/11/2024).

RELATED POSTS

Pasang surut rencana pembangunan Bandar Antariksa di Biak

Pengakuan terhadap masyarakat adat Papua dianggap bersifat administratif

Kebijakan PSN pada masa Prabowo dinilai kontradiksi antara narasi politik dan praktik

Pada 1 November 2024, Museum NTB mewisuda 11 orang peserta sekolah filologi angkatan ke-4 dalam tajuk “Melestarikan Khazanah Literasi Tradisi”. Mereka terdiri atas mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum.

Wisuda menandai pencapaian penting bagi para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan intensif di bidang filologi, studi tentang manuskrip kuno, serta kajian naskah-naskah tradisional.

Rakhmad mengatakan BRIN mendukung pengembangan kajian naskah kuno di Indonesia, terutama di wilayah NTB yang memiliki kekayaan naskah tradisional dengan nilai historis dan budaya yang sangat tinggi.

“Sekolah filologi adalah program yang sangat unik dan harus dilanjutkan,” ujarnya.

Sekolah filologika adalah program yang diselenggarakan oleh Museum NTB untuk melestarikan naskah kuno. Program itu pertama kali dibuka pada 2021 dan berlangsung hingga kini, yang bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya membaca naskah-naskah kuno.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB Aidy Furqan menuturkan sekolah filologika sebagai upaya edukasi dan pelestarian budaya kepada generasi muda, sehingga museum tidak sekadar menjadi tempat peninggalan sejarah dan budaya.

Museum NTB memiliki koleksi naskah lontar berjumlah 1.275 sementara koleksi filologika (campuran) berjumlah 1.361 yang berbahan lontar, kayu, bambu, kertas tradisional (deluang), dan logam.

Naskah-naskah kuno yang dipelajari dalam sekolah filologika angkatan ke-4 tahun 2024 ini ditulis dalam aksara Jejawan atau Jawa Sasak yang berbahasa Jawa Madia, Sasak, dan Bali.

Media tulis dalam naskah tersebut berupa daun lontar dan pisau pangot yang ditulis dengan cara digores dengan sistem penulisan rectoperso (bolak-balik). Dalam satu lempir terdiri atas empat baris bagian muka dan empat baris bagian belakang.

Naskah itu biasanya berisi cerita atau ajaran agama atau petuah yang ditulis menggunakan aturan tembang atau puisi, seperti Dangdanggula, sinom, Asmarandana, Pangkur, Mas Kumambang, Durma, dan lain-lain.

Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam mengatakan sekolah filologika sebagai upaya pihaknya untuk membekali generasi muda dengan keterampilan dan pengetahuan filologi agar mereka mampu melakukan kajian, penerjemahan, serta menyampaikan isi dari naskah kuno kepada masyarakat.

“Kami berharap lulusan sekolah filologika ini dapat menjadi pelopor dalam pelestarian manuskrip dan naskah kuno yang ada di NTB, karena naskah kuno adalah salah satu bukti nyata sejarah peradaban kita yang harus terus dijaga,” kata Nuralam. (*)

Tags: BRINNaskah KunoNusa Tenggara Barat
ShareTweetSendShareShare
Kristianto Galuwo

Kristianto Galuwo

Related Posts

KontraS
Nusa

Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

April 10, 2026
KontraS
Nusa

Aktivis disiram air keras, KontraS desak pelaku diusut

April 10, 2026
Catahu KBB 2025
Nusa

Catahu KBB 2025: Kebijakan agama mundur pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran

February 14, 2026
CPO
Nusa

Pemblokiran Kapal MT Westama Bermuatan CPO di Pelabuhan Dumai 2007 dan Nasib Hutan Sumatera

December 14, 2025
MuBi
Ekonomi

33 wartawan dari Papua dibekali pemahaman peran Bank Indonesia lewat kunjungan ke MuBI dan Peruri

October 10, 2025
masyarakat adat Nusantara
Nusa

Konsolidasi perempuan pemimpin masyarakat adat Nusantara penjaga identitas budaya Kampung

August 8, 2025

Discussion about this post

Recommended Stories

KPKC

Pentingnya pendidikan non litigasi bagi anggota KPKC di Klasis Port Numbay

June 11, 2022
Biak

RI-Jepang tandatangani pengembangan pelabuhan perikanan senilai Rp1,6 triliun

December 25, 2024
KPK

KPK sebut pengacara LE sengaja menghalangi proses penyidikan

May 23, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara