Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Anggota DPR Papua Pegunungan bantu alat kerja untuk Pengungsi Nduga

August 23, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: CR-18 - Editor: Angela Flassy
pengungsi

: Anggota DPR Papua Pegunungan, Mile Gwijangge saat penyerahan alat kerja di distrik mebarok di kampung Molepaga, Jumat (22.8.2025) - Jubi/dokpribadi

Nduga, Jubi – Anggota DPR Papua Pegunungan, Mile Gwijangge menyerahkan alat kerja kepada pengungsi dari Distrik Mebarok Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan yang berada di Kampung Molepaga, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (22/08/2025).

Pengungsi Nduga di kampung ini merupakan rombongan pengungsi gelombang ke lima, sejak gelombang pertama pengungsian yang terjadi pada akhir 2018. Rombongan ini meninggalkan kampung halamannya di Kabupaten Nduga pada awal Januari 2025, dan tiba di Kampung Molepaga pada awal Juni 2025 (6 bulan). Mereka belum memiliki honai sendiri untuk mereka tinggali.

RELATED POSTS

Bupati Nduga kunjungi warganya di Kabupaten Jayawijaya

YKKMP: Pimpinan Gereja, Pemkab Nduga dan Jayawijaya segera bertemu bahas pengungsi

Kepala Distrik Mugi mediasi, warga minta Pemkab Nduga relokasi Pengungsi

“Sesuai data, dipastikan pengungsi Nduga di dalam negara ini 5 kali terjadi. Mereka keluar dari rumah ke kampung tetangga yang dianggap aman” kata Mile yang merupakan anggota DPR Papua Pegunungan dari daerah pemilihan atau Dapil 3 Wilayah Nduga.

Mile mengatakan pengungsi dari Distrik Mebarok merupakangelombang  pengungsian paling terakhir dari sekian distrik. “Mereka rombongan yang terakhir mengungsi” katanya.

Mile mengatakan ia memberikan bantuan berupa alat kerja seperti sekop, linggis, parang, untuk membantu para pengungsi untuk membuat kebun dan dapat bertahan hidup di tempat pengungsian. Ia juga membantu beberapa peralatan dapur seperti belanga, kuali dan Sembako juga seperti beras, minyak dan lainnya.

Ia menyatakan, memperingati HUT RI ke-80, warga Kabupaten Nduga masih hidup di tempat pengungsian selama bertahun-tahun, jauh dari tanah kelahirannya.

“Rakyat Nduga belum menikmati kemerdekaan di atas tanahnya sendiri. Warga 14 distrik dari 32 distrik Kabupaten Nduga sedang berapa di luar, dan belum kembali ke kampungnya,” kata Mile Gwijangge.

Menurutnya, sejak akhir 2018, berbagai program pembangunan perumahan dan pembangunan infrastruktur, pembangunan pemberdayaan masyarakat dan pembangunan lainnya belum menyentuh Masyarakat Nduga yang berada di pengungsian.

“Bagaimana bisa menjamin kesejahteraan rakyat ketika rakyatnya tidak ada di rumah,” kata Mile.

Mewakili pengungsi asal Distrik Mebarok, Yante Wandikbo mengatakan lahan yang mereka tinggali itu, diberikan oleh pemilik tanah secara cuma-cuma sebagai bentuk kepedulian terhadap terhadap sesama Orang Papua.

“Pengungsi Nduga gelombang pertama sampai empat sudah ada di beberapa kabupaten tetangga. Kami Distrik Mebarok gelombang kelima ini berharap tidak lagi ada pengungsi,” kata Yante.

Ia menambahkan para pengungsi sangat berharap bantuan dan dukungan doa. Tidak untuk mereka yang berada di Kabupaten Jayawijaya, tetapi juga di beberapa wilayah Papua. (*)

Tags: bantuan kemanusiaanDPR Papua PegununganPengungsi Nduga
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Penembakan
Lapago

Warga Puncak Jaya dilaporkan tewas ditembak, Satgas Damai Cartenz: Masuk DPO

April 21, 2026
Puncak
Lapago

Ribuan warga Puncak berdemonstrasi tuntut militer hentikan kekerasan

April 20, 2026
IMPW
Lapago

IMPW Jayapura tolak pembangunan Mapolda dan perkantoran di tanah Wouma–Wio

April 1, 2026
beras
Lapago

Warga jarah beras bantuan di Keneyam, Nduga

March 28, 2026
Distrik Borme
Lapago

DPRK Pegubin tindaklanjuti aspirasi penolakan pembangunan pos militer

March 27, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara