Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: CR-5 - Editor: Zely Ariane
Politik

Tangkapan layar kegiatan diskusi ‘Media Papua di tengah konflik, kekerasan, dan keterbatasan dengan narasumber Pemimpin Redaksi Media Jubi Papua, Jean Bisay (kiri), Lukas Ispandriarno selaku host (tengah), dan Hendrina Dian Kandipi, Kepala Kantor Berita Antara Biro Papua (kanan). - Jubi/CR-5

Sentani, Jubi – Isu terkait politik dan olahraga menjadi isu paling menarik dan paling dicari di Papua. Berita politik, khususnya hukum dan Hak Asasi Manusia, dan olahraga selalu dinanti para pembaca berita Papua.

Hal itu dikatakan Pemimpin Redaksi Media Jubi Papua, Jean Bisay saat berbicara dalam diskusi ‘Media Papua di Tengah Konflik, Kekerasan, dan Keterbatasan’ yang ditayangkan langsung di kanal Youtube Katolikana pada Senin (29/4/2024).

RELATED POSTS

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

“Di tengah banyaknya media yang muncul di Papua, orang menunggu pemberitaan dari Papua itu seperti apa. Isu terbesar hari ini  soal Papua, berita yang orang mau baca di Papua, itu sebenarnya hanya dua isu saja yang dibahas, tentang politik-HAM dan olahraga. Itu dua isu yang ‘seksi’ sebenarnya di Papua” ujarnya.

Hal itu bukan berarti isu lainnya tidak diminati, tetapi memang liputan terkait dua isu tersebut paling banyak pembaca atau peminatnya, kata Bisay.

Sebagai wartawan asli Papua, Bisay memandang perlu lebih banyak jurnalis memberitakan isu-isu terkait situasi dan kondisi yang dialami oleh OAP, misalnya seperti pengungsian. Situasi pengungsian membuat perempuan-perempuan Papua di lokasi pengungsian, menjadi tidak bisa berkebun dan anak-anak tidak bersekolah.

“Kalau bukan media di Papua yang menulis, siapa lagi yang akan menulis soal Papua hari ini,” katanya dalam diskusi itu.

Hendrina Dian Kandipi, Kepala Kantor Berita Antara Biro Papua, juga sependapat soal minat para pembaca Papua itu. “Memang tetap isu di Papua yang masih diminati oleh masyarakat yaitu politik-keamanan dan olahraga. Bagaimanapun cintanya masyarakat Papua tetap di Persipura, jadi berita olahraga ini masih menjadi trending,” kata Dian Kandipi.

Kandipi melanjutkan, soal politik dan keamanan masih terus menjadi isu khas Papua bagi semua mata, baik nasional maupun internasional. Sehingga, itu juga masih menjadi trending topic. “Misalnya terkait politik dan keamanan jika dihubungan dengan kekerasan pada jurnalis atau kondisi keamanan di Papua pasca pilkada. Jadi memang di Papua, isu yang nilai beritanya menjual masih berkisar pada isu-isu tersebut. Sehingga saat ini media mulai mengangkat [isu lain seperti] kearifan lokalnya.”

Dian Kandipi menyayangkan apabila media di luar Papua menjadikan Papua sebagai pencari klikbait. Berdasarkan pengalamannya saat di lapangan, terkadang menurut Dian, media di luar Papua itu memberitakan soal Papua tanpa memikirkan kembali dampaknya terhadap masyarakat di Papua.

Ia mencontohkan, “saat itu saya sempat membaca, salah satu media yang cukup besar juga bahwa dia tidak bisa membedakan mana Waena dan mana Wamena, dan salah menuliskan nama tempat. Nah, otomatis masyarakat di wilayah tersebut menjadi panik padahal mungkin kejadian atau kerusuhannya itu di tempat lain,” katanya.

Hal itu sangat disayangkan, lanjut Kandipi. Terkadang media di luar Papua tidak melakukan cek dan ricek terhadap koresponden atau informasi yang diperolehnya. “Mereka mungkin mencari clickbait di Jakarta sana, tapi kami di Papua yang merasakan dampaknya. Mungkin hal seperti ini kedepannya bisa menjadi perhatian,” ujarnya dalam diskusi berdurasi sekitar satu jam itu.

Dilema Wartawan OAP

Jean Bisay menyampaikan dilema atau tantangan menjadi wartawan di Papua. Wartawan Papua sering mendapat stigma negatif. Seperti kejadian yang dialami jurnalis pada 5 April 2024 lalu, mereka mendapatkan perlakukan kasar, seperti kata-kata makian. “Kita dilema, dalam arti sering mendapat stigma,” ujarnya.

Hendrina Dian Kandipi juga mengakui hal tersebut, meskipun stigma itu dapat dihindarinya, karena kebanyakan stigma tersebut dialami oleh wartawan laki-laki.

“Biasanya yang dicurigai adalah jurnalis pria, terkadang dinilai bukan jurnalis tetapi intel, mungkin untuk perempuan agak terhindari dari stigma itu tetapi laki-laki  itu  sering kali mendapatkan stigma intel,” ujarnya.

Lebih lanjut Kandipi menjelaskan bagaimana liputan di daerah pegunungan oleh wartawan yang jarang liputan di sana,  “ketika mengaku saya dari wartawan mau wawancara, kadang itu agak susah, masyarakat tidak percaya,” katanya.

Menurut dia, hal itu karena ada pihak-pihak yang memanfaatkan profesi jurnalis menjadi alat penyamaran untuk melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat di wilayah konflik. “Kita tidak memungkiri, mungkin salah satunya adalah tugas negara ya, cuman terkadang hal seperti ini harus diklarifikasi juga supaya teman-teman yang bekerja di lapangan khususnya di wilayah konflik terhindari dari dilema seperti ini,” katanya.

Dian bercerita pengalamannya liputan di Tingginambut, saat itu ia mendapatkan ‘ucapan selamat datang’ berupa tembakan. “Sebelum menulis itu bisa diawali dengan sesuatu yang membuat kita semangat. Bisa dibayangkan bagaimana jika ingin memulai suatu tulisan tetapi sebelumnya sudah harus ikutan tiarap, mungkin kebetulan kita ikut di suatu kelompok, dan mungkin cuman ucapan selamat datang atau bagaimana, tapi itukan sebuah pengalaman ketika menulis berita,” katanya.

Namun, hal seperti itulah yang membulatkan tekadnya, bahwa informasi dari Papua harus diberitakan supaya masyarakat di luar tahu situasi dan kondisi di dalam Papua. (*)

Tags: isu PapuaKekerasan di Tanah Papuamedia di tanah papuaMedia Lokal PapuaPapuaWartawan OAP
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara