Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Militer Indonesia dilaporkan melakukan penyerangan di Nduga menggunakan helikopter

December 17, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Helikopter

Helikopter yang disebut TPNPB melakukan penyerangan di kawasan permukiman warga di Nduga-Dok. TPNPB

Jayapura, Jubi – Manajemen Markas Pusat KOMNAS Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB menyatakan dalam beberapa hari terakhir, militer Indonesia melakukan penyerangan di sejumlah wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegununungan menggunakan helikopter.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengatakan ini berdasarkan laporan yang diterima pihaknya dari Papua Intelligence Service atau PIS TPNPB, Rabu (17/12/2025).

RELATED POSTS

TPNPB dan aparat keamanan saling tuduh serang permukiman warga sipil di Puncak

TPNPB bertanggung jawab terhadap tewasnya dua prajurit TNI di Maybrat

Polres Merauke didesak tindaklanjuti laporan penyerangan terhadap marga Kamuyen

“[Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menerima laporan] aparat militer Indonesia kembali melakukan penyerangan dan operasi militer menggunakan tiga unit helikopter di Nduga. Melakukan penembakan brutal dari udara ke wilayah pemukiman warga sipil di Distrik Gearek dan distrik tetangga sejak 16 Desember 2025, kemarin,” tulis Sebby Sambom dalam siaran persnya, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, PIS TPNPB juga melaporkan bahwa operasi militer melalui udara serta penyerangan terhadap pemukiman warga sipil sudah terjadi sejak 12 Desember 2025, hingga kini dan mengakibatkan banyak warga sipil mengungsi ke hutan, kota Kenyam, dan kampung-kampung lainnya untuk menghindari serangan militer indonesia di pemukiman warga sipil di Nduga.

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI Agus Subiyanto, Panglima Kodam XVII Cenderawasih dan Kapolri untuk segera hentikan serangan brutal militer Indonesia di pemukiman warga sipil di Nduga, yang telah mengorbankan warga sipil hingga terjadinya pengungsian dan pengrusakan terhadap harta benda milik warga sipil akibat operasi militer Indonesia.

“Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dengan tegas juga menegaskan kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran militer indonesia bahwa jika mau serangan, silahkan lawan TPNPB. Akan tetapi hentikan penyerangan terhadap warga sipil yang berada di pemukiman warga. Jika mau perang silahkan langsung ke Markas TPNPB yang berada diluar pemukiman warga sipil,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang warga juga melaporkan ada bom yang dijatuhkan dari helikopter di Distrik Gearek Kabupaten Nduga. Diduga, pelaku pengeboman adalah pihak TNI.

Akibat aksi itu, warga sipil di Distrik Gearek Kabupaten Nduga mengungsi ke ibu kota Kabupaten Nduga, Kenyam sejak 15 Desember 2025.

“Harusnya bulan ini yang merupakan bulan perayaan Natal untuk umat Kristiani di seluruh dunia, warga Nduga Distrik Gearek Kabupaten Nduga bebas melaksanakan ibadah dan menjemput Hari Raya dengan penuh suka cita,” kata Nas Murib seorang warga Distrik Gearek, Selasa (16/12/2025).

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Nduga, DPR Kabupaten Nduga, Dandim 1706 Nduga, Kapolres Nduga, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, DPR Provinsi Papua Pegunungan, Kapolda Papua dan Pangdam Cenderawasih segera bertindak melindungi warga di sana.

Salah satu tokoh masyarakat Nduga, Jen Dik mengatakan pada Jumat (12/12/2025), militer Indonesia menjatuhkan bom sebanyak lima kali di area pemukiman warga Distrik Gearek, dilanjutkan dengan pendropan militer menggunakan helikopter lalu melancarkan tembakan ke kampung yang dihuni warga.

“Ibu satu dengan anak kecil sedang melarikan namun tertembak dibagian betis kaki sementara anak kecil kena di bagian otak kecil sehingga meninggal dunia,” kata Jen Dik

Sejak saat itu, masyarakat mulai mengungsi keluar, ke hutan-hutan dan mencari perlindungan. Ada yang menuju ke ibu kota Kabpuaten Nduga, Kenyam namun ada yang dilaporkan hilang di hutan saat melarikan diri.

“Masyarakat sebagian besar ke arah Pasir Putih, ada yang di SD Inpres Kenyam, dan sebagian besar masyarakat juga berada di distrik Gearek,” kata Jen Dik.

Peristiwa di Distrik Gearek ini dibenarkan Theo Hesegem, direktur YKKMP, sebagaimana keterangan tertulisnya, Senin (15/12/2025).

“Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua bersama anggota DPRK Nduga perwakilan Distrik Gearek, tokoh masyarakat dan pemerintah daerah melakukan perjalanan ke distrik Gearek pada hari Senin (15/12/2025),” kata Theo.

Perjalanannya diawali dari Wamena, jelas Theo Hesegem. Kemudian tim melanjutkan perjalanan ke Nduga dengan menyinggahi Timika, ibu kota kabupaten Mimika. (*)

Tags: Helikoptermiliter IndonesiapenyeranganTPNPB
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Komnas
Rilis Pers

Komnas HAM sampaikan pemantauan enam kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua

April 25, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Rilis Pers

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

April 25, 2026
WWF
Rilis Pers

Hari Bumi: WWF Program Papua dorong aksi selamatkan bumi

April 25, 2026
AlDP
Rilis Pers

AlDP desak Komnas HAM RI selidiki dugaan pelanggaran HAM berat di Puncak

April 22, 2026
GMKI
Rilis Pers

Peristiwa Puncak: PBH GMKI desak evaluasi keberadaan Satgas Habema

April 22, 2026
PGI
Rilis Pers

PGI: Hentikan Kekerasan Bersenjata

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PDAM Jayapura minta warga tidak merusak hutan

March 8, 2022
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Balai Bahasa

Balai Bahasa Papua dan DPRD Kabupaten Sorong dorong pelestarian bahasa daerah

August 25, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara