Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

FIM-WP KPK Sentani tolak Freeport, inginkan penentuan nasib sendiri

April 7, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Freeport

Demonstrasi damai dalam rangka memperingati awal kontrak karya PT Freeport di Papua, di gapura Kampus Uncen di Abepura, Kota Jayapura, Papua Selasa (07/04/2026).-Jubi/Aida Ulim

Jayapura, Jubi – Forum Independen Mahasiswa West Papua Komite Pimpinan Kota atau FIM-WP KPK Sentani menyatakan menolak keberadaan PT Freeport, dan menginginkan rakyat Papua diberikan hak menentukan nasib sendiri.

FIM-WP KPK Sentani menyatakan, secara defacto, Tanah Papua merupakan bagian dari kekuasaan Belanda, dan Belanda telah mempersiapkan kemerdekaan Papua pada 1961.

RELATED POSTS

Yosepha Alomang : Saya sudah sakit, mata tak bisa lihat

Mama Yosepha Alomang somasi PT Freeport

Dewan Adat Papua wilayah Adat Meepago nyatakan sikap terhadap Freeport

Namun Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Soekarno, memainkan peran Non-Blok, dan Amerika memainkan peran diplomatiknya, dengan mempertemukan Indonesia dan Belanda untuk menentukan nasib masa depan West Papua, lewat perundingan New York Agreement, dan Roma Agreement pada tahun 1962.

Menurut FIM-WP KPK Sentani, hasil perundingan itu menyebabkan Belanda secara perlahan meninggalkan Papua Barat dan menyerahkan Papua Barat kepada Pemerintah Indonesia pada 1 Mei 1963.

Katanya, setelah Soeharto menjabat Presiden Indonesia, Kontrak Karya  pertama PT Freeport ditandatangani pada 7 April 1967, sebelum Penentuan Pendapat Rakyat atau Pepera digelar pada 1969.

Kontrak Karya pertama PT Freeport berlaku selama 30 tahun, sejak perusahaan asal Amerik itu mulai beroperasi pada 1973, dan diperpanjang hingga 2061.

FIM-WP KPK Sentani menduga, perpanjang sepihak ini sebagai bentuk terima kasih Pemerintah Indonesia kepada Amerika, dan sebagai upaya mengamankan Tanah Papua tetap adalam genggaman kolonialisme Indonesia.

Namun selama 50 tahun menguasai pengelolaan sumber daya alam di kawasan sakral suku Amungme, gunung Nemangkawi, PT Freeport dinilai tidak memberikan dampak dampak signifikan bagi masyarakat adat di pemilik negeri.

Sebaliknya, keberadaan PT Freeport dianggap telah menyengsarakan rakyat Papua di sekitar kawasan operasional. Sebab aktivitas penambangan menghasilkan limbah beracun, merusak hutan dan menyebabkan tatanan sosial budaya masyarakat Amungsa terdegradasi.

Di sisi lain FIM-WP KPK Sentani menyatakan, selama kontrak karya PT Freeport berlangsung, Pemerintah Indonesia dijadikan tameng dalam melindung segenap kepentingan dan kedaulatan perusahaan di atas Tanah Papua. TNI/Polri sering dijadikan pelindung untuk mengusir aksi yang mengancam keamanan PT Freeport di Tanah Papua.

FIM-WP KPK Sentani pun menyatakan, sejumlah poin pernyataan sikap, yaitu mendesak PT Freeport ditutup, dan kembalikan hak kedaulatan rakyat Amungsa demi mencegah konflik kemanusiaan yang berkepanjangan di Tanah Papua.

PT Freeport Indonesia harus bertanggung jawab atas PHK sepihak dan tidak manusiawi terhadap 8.300 buruh mogok kerja, sehingga berpengaruh terhadap persoalan ekonomi, kehancuran keluarga mereka, masalah kesehatan, hingga banyak buruh telah meninggal karena mengalami stress dan menanggung beban hidup keluarga yang berat.

Menolak rencana menjadikan Pulau Biak sebagai bandara Antarariksa dan pusat peluncuran satelit oleh Pemerintah Indonesia yang bekerjasama dengan pihak asing (Rusia, Space X asal AS dan lain-lain).

Menolak kehadiran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) Unit 858 di Kabupaten  Biak Numfor, Papua karena semuanya berpotensi mengambil alih tanah masyarakat adat Biak.

Hentikan Operasi militer dan Tarik Militer Organik dan Non Organik di seluruh Tanah Papua.

Hentikan Proyek Strategi Nasional (PSN) di Merauke, Sorong dan sejumlah wilayah di Tanah Papua karena terbukti merampk tanah dan SDA masyarakat adat Papua, serta berdampak penghancuran ekologi dan ruang hidup masyarakat adat.

Tutup Segala incestasi dan eksploitasi SDA oleh perusahan ilegal di seluruh tanah air West Papua dan berikan hak penentuan nasib sendiri sebagai solusi demokratik bagi rakyat Papua. (*)

Tags: FIM-WPPT Freeport
ShareTweetSendShareShare
Arjuna Pademme

Arjuna Pademme

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Bali United tetap serius lawan Persipura

February 24, 2022
KONI Papua

KONI Papua siap bantu pembentukan Pengprov Cabor Provinsi DOB

March 27, 2023
Puncak

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara