Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Mahasiswa protes pengelolaan sumber daya alam di Tanah Papua

April 7, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Mahasiswa

Massa yang sedang melakukan aksi damai dalam rangka memperingati awal kontrak karya PT Freeport di Papua, di Uncen Bawah, Kota Jayapura, Papua Selasa (07/04/2026).-Jubi/Aida Ulim

Jayapura, Jubi – Forum Independen Mahasiswa West Papua dan sejumlah mahasiswa di Kota Jayapura, Papua memprotes pengelolaan sumber daya alam atau SDA di Tanah Papua, yang dianggap tidak memberikan keadilan terhadap masyarakat adat Papua dan masa depan mereka.

Protes itu disampaikan mahasiswa dalam demonstrasi damai peringatan kontrak karya pertama PT Freeport pada 7 April 1967. Aksi ini berlangsung di gapura Kampus Uncen di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Selasa (7/4/2026).

RELATED POSTS

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

Mahasiswa desak pemerintah daerah segera tangani warga Distrik Kembru

Stenly Dambujai mengatakan, penting melihat realitas yang terjadi dalam pengelolaan sumber daya alam di Tanah Papua, terutama terkait hak-hak masyarakat adat, dan keterlibatan berbagai pihak di tingkat nasional maupun internasional.

Katanya, sebagai mahasiswa pihaknya mewakili suara generasi muda di Tanah Papua yang menginginkan adanya keadilan dan penghormatan terhadap hak masyarakat adat.

“Persoalan [di Tanah] Papua tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, juga menyangkut aspek kemanusiaan dan demokrasi,” kata Stenly Dambujai.

Menurut Dambujai, dalam perkembangannya, kekayaan alam di Papua lebih banyak dimanfaatkan untuk kepentingan pihak luar.

Stenly Dambujai juga menyoroti keberadaan perusahaan tambang emas dan tembaga PT Freeport Indonesia, yang beroperasi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Perusahaan tambang milik Amerika itu disebut memiliki pendapatan besar, namun belum sepenuhnya memberikan dampak kesejahteraan yang merata bagi masyarakat adat Papua, khususnya yang berada di wilayah PT. Freeport.

“Papua kaya akan sumber daya alam. Akan tetapi kesejahteraan masyarakat asli masih jauh dari harapan. Ini menjadi pertanyaan, apakah kehadiran perusahaan besar benar-benar membawa keadilan,” ucapnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berpikir kritis dan berani menyuarakan kebenaran demi memperjuangkan hak-hak orang asli Papua.

Sementara itu perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi di gapura Kampus Uncen di Perumnas 3 Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Arius Siep mengatakan berbagai persoalan masih terjadi di Tanah Papua, mulai dari kerusakan sosial, ekonomi, hingga lingkungan.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama, terutama dalam menentukan arah masa depan Papua. Ia mempertanyakan apakah generasi mendatang masih memiliki ruang hidup yang layak di tanahnya sendiri.

“Kita tidak bisa hanya berpikir untuk hari ini, tetapi harus memikirkan generasi ke depan. Apakah mereka masih bisa hidup dan berkembang di tanah Papua,” kata Arius Siep.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dan menyampaikan aspirasi secara damai, serta memiliki visi jangka panjang demi menciptakan kehidupan yang lebih adil bagi masyarakat adat Papua.

“Aksi damai ini menjadi salah satu bentuk kami menyampaikan aspirasi, karena mahasiswa punya peran penting dalam menyoroti pentingnya keadilan sosial, perlindungan hak masyarakat adat, serta pengelolaan sumber daya alam yang lebih berpihak kepada masyarakat lokal,” ucapnya. (*)

Tags: aksi damaiForum Independen Mahasiswa West PapuamahasiswaSumber Daya AlamTanah Papua
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

SMK Negeri 3 Jayapura

Rayakan HUT ke-63, SMK Negeri 3 Jayapura ajak alumni “pulang” ke sekolah

March 18, 2025
Kepulauan Solomon

PM Kepulauan Solomon akui perusahaan Tiongkok dukungan layanan telekomunikasi di negaranya

May 2, 2025
Indonesia

Gubernur Jenderal Australia  berkunjung ke Indonesia

May 15, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara