Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Dewan Adat Papua wilayah Adat Meepago nyatakan sikap terhadap Freeport

April 8, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Dewan Adat Papua wilayah Adat Meepago bersama pengurus Dewan Adat Papua saat menyatakan sikap dan seruan terhadap keberadaan PT Freeport di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (08/04/2026) - Jubi/Arjuna Pademme

Dewan Adat Papua wilayah Adat Meepago bersama pengurus Dewan Adat Papua saat menyatakan sikap dan seruan terhadap keberadaan PT Freeport di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (08/04/2026) - Jubi/Arjuna Pademme

Jayapura, Jubi – Dewan Adat Papua wilayah Adat Meepago menyampaikan seruan dan pernyataan sikap terhadap keberadaan PT Freeport, yang beroperasi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Seruan dan pernyataan sikap ini disampaikan oleh Ketua Dewan Adat Papua Representasi wilayah Adat Meepago, Eltinus Omaleng, Ketua Dewan Adat Wilayah Meepago, Wolter Belau, Ketua I Dewan Adat Papua, Yakonias Wabrar dan Wakil Sekjen Dewan Adat Papua, Yohanis Ronsumbre di Kota Jayapura, Rabu (8/4/2026).

RELATED POSTS

Yosepha Alomang : Saya sudah sakit, mata tak bisa lihat

Mama Yosepha Alomang somasi PT Freeport

Kabupaten Mimika daerah dengan penduduk terbanyak di Papua Tengah

Yohanis Ronsumbre mengatakan, seruan dan pernyataan sikap ini merupakan hasil pembahasan dalam Forum Pleno I Dewan Adat Wilayah Meepago, yang diselenggerakan di Abepura, Kota Jayapura, Papua pada 7-8 April 2026.

“Forum Pleno I Dewan Adat Wilayah Meepago menilai bahwa realitas yang dihadapi masyarakat adat Papua kini, merupakan bentuk ketimpangan struktural yang bertentangan dengan hukum nasional dan prinsip hak asasi manusia,” kata Yohanis Ronsumbre.

Sementara itu, Eltinus Omaleng yang merupakan pimpinan Forum Pleno I Dewan Adat Wilayah Meepago mengatakan, kehadiran PT Freeport selama puluhan tahun melalui skema kontrak karya tidak pernah secara substansial melibatkan masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat, dalam proses pengambilan keputusan maupun dalam distribusi manfaat ekonomi yang adil dan bermartabat.

Menurut Bupati Mimika periode 2014-2019 dan 2019-2024 itu, rencana eksploitasi sumber daya alam di Blok Wabu, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, telah memicu eskalasi konflik sosial dan militerisasi wilayah yang berdampak langsung pada masyarakat sipil berupa rasa takut, intimidasi, trauma, serta pelanggaran hak asasi manusia.

Selain itu, konflik yang terjadi di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah telah berkembang menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga sipil yang tidak terlibat, sehingga memperlihatkan kegagalan pendekatan keamanan dalam menjamin perlindungan rakyat.

“Bahwa eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali telah menyebabkan kerusakan lingkungan, deforestasi, dan hilangnya identitas ekologis Papua sebagai wilayah dengan keanekaragaman hayati yang tinggi dan bernilai global,” kata Eltinus Omaleng.

Menurutnya, hingga kini tidak ada transparansi dari pemerintah pusat terkait pengelolaan hasil sumber daya alam, termasuk mekanisme dan manfaat dari skema perdagangan karbon atau kontribusi hutan Papua terhadap perubahan iklim global.

Adapun pertanyaan sikap Dewan Adat Papua wilayah Adat Meepago, yaitu menolak dan mendesak penghentian sementara seluruh operasi PT Freeport di Tanah Papua, sepanjang perusahaan tersebut tidak mampu memberikan manfaat yang signifikan, adil dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat adat, khususnya pemilik hak ulayat.

Menuntut evaluasi total terhadap kontrak karya PT Freeport, dengan memastikan keterlibatan penuh masyarakat adat dalam setiap proses pengambilan keputusan yang menyangkut tanah dan sumber daya alam mereka.

Mendesak PT Freeport untuk membuka ruang kepemimpinan strategis bagi putra-putri terbaik Papua, termasuk pada posisi Direktur Utama, sebagai bentuk pengakuan terhadap hak dan kapasitas orang asli Papua.

Menolak rencana eksploitasi Blok Wabu di Intan Jaya yang berpotensi memperparah konflik serta mendesak penghentian segala bentuk aktivitas yang memicu kekerasan dan instabilitas sosial di wilayah tersebut.

Mendesak Pemerintah Pusat, dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto, untuk segera menarik seluruh pasukan non-organik dari wilayah adat Papua, khususnya Meepago, sebagai langkah de-eskalasi konflik dan pemulihan rasa aman masyarakat sipil.

Menuntut penghentian seluruh aktivitas eksploitasi sumber daya alam ilegal yang merusak lingkungan hidup Papua dan mengancam keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Mendesak transparansi penuh dari pemerintah pusat terkait pengelolaan hasil sumber daya alam Papua, termasuk penjelasan terbuka mengenai pendapatan dari skema perdagangan karbon dan kontribusi hutan Papua terhadap mitigasi perubahan iklim global.

Eltinus Omaleng mengatakan, derdasarkan dasar hukum tersebut, Forum Pleno I Dewan Adat Wilayah Meepago juga menegaskan bahwa setiap bentuk eksploitasi sumber daya alam tanpa persetujuan masyarakat adat merupakan pelanggaran konstitusi dan hukum nasional.

Pendekatan keamanan yang menimbulkan korban sipil merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan bertentangan dengan prinsip negara hukum.

Pengabaian terhadap keterlibatan masyarakat adat dalam pengelolaan sumber daya alam merupakan bentuk inkonstitusionalitas kebijakan publik.

“Seruan ini bukan sekadar ekspresi politik, melainkan tuntutan konstitusional yang sah, berlandaskan hukum nasional dan prinsip universal hak asasi manusia. Negara tidak boleh abai,” ujar Eltinus Omaleng.

Ia menegaskan, pemerintah wajib hadir bukan sebagai alat kekuasaan ekonomi dan keamanan semata, tetapi sebagai pelindung hak-hak rakyat terutama masyarakat adat sebagai pemilik sah tanah Papua. (*)

Tags: Dewan Adat Papua wilayah Adat MeepagoKabupaten MimikaPT Freeport
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Pemuda katolik
Meepago

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 24, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

April 22, 2026
Warga Kembru
Meepago

Nasib warga tiga kampung di Puncak belum dapat dipastikan

April 19, 2026
Puncak
Meepago

Operasi militer di Puncak: Manusia hingga hewan ditembaki

April 19, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Pimpinan gereja Katolik sesalkan tewasnya sembilan warga sipil di Puncak

April 18, 2026
Puncak
Meepago

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Covid-19, RSUD Abepura

RSUD Abepura diminta percepat pembayaran insentif Covid-19

December 20, 2023
Bendungan Sadawarna

Jokowi resmikan Bendungan Sadawarna di Subang

December 27, 2022
Pelabuhan Jayapura, Pas Masuk Pelabuhan

Pelabuhan Jayapura uji coba pembayaran pas masuk pelabuhan dengan e-money 

December 10, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara