Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Mama Yosepha Alomang somasi PT Freeport

April 10, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Somasi

Penyerahan surat somasi dari kuasa hukum Mama Yosepha Alomang kepada pihak Manajemen PT. Freeport yang diwakili oleh Ricky Komol dan Mr. Stieve, di Kota Jayapura, Papua Jumat (10/04/2026).-Jubi/Aida Ulim

Jayapura, Jubi – Pejuang Hak Asasi Manusia atau HAM dan lingkungan asal Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Mama Yosepha Alomang melayangkan somasi terhadap PT Freeport, tambang emas dan tembaga yang beroperasi di Tembagapura, Mimika.

Somasi itu dilayangkan Mama Yosepha Alomang melalui tim kuasa hukumnya Aloysius Renwarin, SH, MH dan kawan-kawan. Somasi itu berkaitan dengan tidak terealisasinya janji bantuan dari PT Freeport sejak beberapa tahun lalu.

RELATED POSTS

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

Yosepha Alomang : Saya sudah sakit, mata tak bisa lihat

Dewan Adat Papua wilayah Adat Meepago nyatakan sikap terhadap Freeport

Dalam somasinya, Mama Yosepha Alomang memberikan batas waktu 14 hari kepada pihak perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu, untuk memenuhi tuntutan yang diajukan.

Aloysius Renwarin, kuasa hukum Mama Yosepha Alomang mengatakan, bantuan dari PT Freeport untuk Mama Yosepha Alomang telah dimulai sekira 1998.

Katanya, ketika itu pihak PT Freeport memberikan berbagai dukungan, mulai dari pembangunan sekolah, asrama, kantor, hingga perancangan puskesmas kecil di Timika.

Bantuan tersebut sempat mendorong berkembangnya Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan atau Yahamak yang didirikan Mama Yosepha Alomang.

Masa itu, Yayasan Yahamak berkembang pesat dengan fasilitas yang memadai, termasuk asrama serta layanan kesehatan sederhana bagi masyarakat sekitar.

“Namun, kondisi itu berubah setelah terjadi pergantian kepemimpinan di tingkat manajemen perusahaan,” kata Aloysius Renwarin di Kota, Jayapura, Papua,  Jumat (10/4/2026).

Menurut Aloysius Renwarin, ketika itu bantuan yang sebelumnya berjalan tanpa hambatan, mulai tidak konsisten setelah pergantian pimpinan.

Aliran dana yang pernah diberikan berdasarkan perintah James Moffett untuk mendukung aktivitas Mama Yosepha Alomang sebagai pejuang kemanusiaan menjadi tidak jelas.

Akibatnya, berbagai fasilitas yang sebelumnya aktif kini terbengkalai. Asrama, kantor, hingga layanan kesehatan yang dahulu melayani masyarakat tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

“Salah satu penyebabnya, karena ketidakjelasan pengelolaan keuangan bantuan,” ujarnya.

Mama Yosepha dikenal sebagai sosok yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemanusiaan di Papua. Periode 1980-an hingga 1990-an, ia pernah ditahan oleh aparat di Timika, yang berdampak pada kondisi kesehatannya, termasuk gangguan penglihatan yang kini berujung pada kebutaan.

Meski begitu, Mama Yosepha Alomang bangkit dan membangun usaha kecil bernama Kulalok pada akhir 1990-an.

Usaha tersebut menyediakan kebutuhan pangan lokal seperti ubi, petatas, dan sayur-mayur bagi para pekerja di Timika, serta dikelola bersama mama-mama dari berbagai kampung.

“Atas dedikasinya Mama Yosepha juga pernah menerima penghargaan internasional di Amerika Serikat pada awal 2000-an sebagai aktivis hak asasi manusia dan lingkungan,” ucap Aloysius Renwarin.

Namun, sejak sekitar 2019 lanjut Renwarin, kondisi Mama Yosepha semakin memprihatinkan. Bantuan dari pihak Freeport terhenti, sementara berbagai janji, termasuk untuk pengobatan mata, tidak pernah direalisasikan.

“Setiap tahun mereka datang dengan alasan silaturahmi, mengambil foto dan video, tetapi tidak pernah ada realisasi bantuan. Kondisi [Mama Yosepha Alomang] saat ini sangat memprihatinkan. Selain mengalami kebutaan, kebutuhan dasar sehari-hari pun sulit terpenuhi,” katanya.

Melalui somasi tersebut, tim kuasa hukum mengajukan sejumlah tuntutan, di antaranya bantuan pengobatan untuk mata Mama Yosepha Alomang, audit terhadap dana bantuan yang pernah dijanjikan, serta dukungan operasional untuk menghidupkan kembali Yayasan Yahamak, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.

Tim hukum menegaskan, jika dalam waktu 14 hari tidak ada tanggapan dari pihak PT Freeport, maka langkah hukum akan ditempuh secara perdata maupun pidana, termasuk pelaporan kepada aparat penegak hukum dan permintaan audit oleh lembaga berwenang.

“Ini bukan hanya soal janji yang tidak ditepati, tetapi menyangkut hak dan kehidupan seorang pejuang kemanusiaan yang telah banyak berjasa bagi masyarakat Papua,” ujar Aloysius Renwarin. (*)

Tags: Mama Yosepha AlomangPejuang HAMPT Freeportsomasi
ShareTweetSendShareShare
Arjuna Pademme

Arjuna Pademme

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

DOB

DOB berikan ruang OAP menduduki jabatan struktural

July 20, 2022
Yapen

Seleksi DPRK Kepulauan Yapen Mekanisme Pengangkatan diproses di tingkat distrik

October 6, 2024
keamanan

Keamanan berperan penting dalam pertumbuhan pariwisata

April 21, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara