Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

Puluhan guru di Kota Jayapura dibekali pembelajaran bahasa Skouw

November 13, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Pes Yanengga - Editor: Arjuna Pademme
Guru

Sebanyak 40 orang petugas pengajar dibekali pelestarian bahasa Skow Kota Jayapura Papua,- Jubi/ Pes Yanengga

Jayapura, Jubi – Puluhan guru dari Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua mengikuti pembekalan pembelajaran muatan lokal bahasa Skouw yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Jayapura di Abepura, Kota Jayapura, Kamis (13/11/2025).

Pembekalan itu diikuti guru Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD, Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK).

RELATED POSTS

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

Philipus Sanyi, warga Injros yang punya bagan di Teluk Youtefa

Pembekalan tersebut merupakan langkah awal penerapan bahasa Skouw untuk mata muatan lokal di sekolah-sekolah.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku mengatakan, pembekalan guru bahasa Skouw itu merupakan tindak lanjut dari berbagai program pelestarian bahasa daerah, seperti Festival Tunas Bahasa Ibu dan penulisan Kamus Bahasa Skouw

“Dari hasil kegiatan sebelumnya kami simpulkan para penutur aktif bahasa Skouw sangat sedikit, juga bahkan anak-anak hampir tidak tahu bahasa Skouw,” kata Grace Linda Yoku.

Menurutnya, saat festival tunas bahasa Ibu tahun lalu, dari 120 peserta, tidak satupun menggunakan bahasa Skouw. Mayoritas peserta justru menggunakan bahasa Nafri, Sentani, dan Kayu Batu.

Untuk itulah pihaknya akan mewajibkan  pada 2026, seluruh peserta lomba akan menggunakan bahasa Skouw.

“Kalau sekolah berada di wilayah adat Skouw, maka wajib mengajarkan bahasa Skouw, begitu pula di wilayah Tobati atau Enggros, Nafri, dan bahasa daerah lainnya. Bahasa itu wajib disesuaikan dengan hak ulayat tempat sekolah berdiri,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Jayapura saat ini sedang menyusun Peraturan Wali Kota atau Perwal tentang penerapan pembelajaran muatan lokal bahasa daerah sesuai wilayah adat sekolah.

Langkah itu merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2014 tentang tanggungjawab pemerintah daerah dalam pelestarian bahasa dan sastra daerah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan, kegiatan itu merupakan sejalan dengan visi dan misi Wali Kota untuk mewujudkan Kota Jayapura sebagai kota jasa yang berbudaya.

Untuk itu salah satunya dengan peningkatan pendidikan berbasis keagamaan dan muatan lokal di wilayah pemerintahan Kota Jayapura

“Karena bahasa daerah, terutama bahasa Skouw, mulai hampir hilang karena kurang diajarkan di sekolah. Karena itu, pemerintah mendorong pembelajaran muatan lokal supaya bahasa daerah tetap hidup dari generasi ke generasi,” kata Rustan Saru.

Katanya, pembelajaran bahasa Skouw bukan hanya untuk masyarakat asli Skouw, juga bagi seluruh siswa yang bersekolah di wilayah itu. Selain itu, pelestarian bahasa lokal menjadi bagian dari upaya menjaga identitas dan kebanggaan masyarakat setempat.

“Bahasa itu menjadi jembatan penghubung di wilayah perbatasan, dengan bahasa yang sama, komunikasi dengan masyarakat Skouw, akan tetapi juga dengan pengunjung dari Papua Nugini akan lebih baik,” ucapnya. (*)

Tags: bahasa SkouwguruKota JayapuraPembelajaran
ShareTweetSendShareShare
Pes Yanengga

Pes Yanengga

Related Posts

TBc
Penkes

Akademisi kesehatan: TBc di Kabupaten Jayapura kritis, tapi belum darurat

March 6, 2026
Kasus TBC
Penkes

1.350 kasus baru TBC ditemukan di Kabupaten Jayapura pada 2025

March 6, 2026
RSUD Yowari
Mamta

Pelayanan IGD RSUD Yowari berjalan normal usai pemukulan terhadap tenaga medis

February 26, 2026
RSUD Yowari
Mamta

Dokter dan perawat RSUD Yowari dianiaya keluarga pasien

February 26, 2026
Aktivitas Belajar
Penkes

Orangtua murid keluhkan tidak maksimalnya aktivitas belajar di SDN Muaif

February 16, 2026
RSUD Abepura
Mamta

Nakes desak Gubernur Papua ganti direktur RSUD Abepura

January 27, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Polda Papua, Sekolah Jujur Bicara

Bidhumas Polda Papua isi materi Sekolah Jujur Bicara

November 8, 2023
SMPN 1 Jayapura

SMPN 1 Jayapura gelar pameran karya siswa

November 17, 2022
Pemuda Adat Papua

Pemuda adat Papua serukan perlindungan tanah dan hutan adat

September 24, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara