Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

Akademisi kesehatan: TBc di Kabupaten Jayapura kritis, tapi belum darurat

March 6, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Fitri Ramadhani - Editor: Arjuna Pademme
TBc

Ilustrasi penderita TBc-IST

Sentani, Jubi – Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih atau Uncen Jayapura, Prof. Dr. Hasmi, SKM. MKes mengatakan situasi kasus Tuberkulosis (TBc) di Kabupaten Jayapura, Papua cukup kritis tapi belum berada pada kategori darurat.

“Kritis karena masih ada [sekitar] 30 persen yang menular tapi kondisi ini belum kategori darurat,” kata Prof. Dr. Hasmi, SKM. MKes melalui aplikasi pesan singkat kepada Jubi, Jumat (6/3/2026) pagi.

RELATED POSTS

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

Kampung Yobeh masuk dalam pengembangan sanggar budaya di Kabupaten Jayapura

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

Prof Hasmi mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura tiga tahun terakhir itu, ditemukan 1.382 kasus TBc pada 2023. Kasus tersebut melampaui target nasional yaitu 1.259 kasus atau 109 persen.

“Jika dilihat datanya, interpretasi epidemiologi, tahun 2023 bukan berarti kasus meningkat. Capaian di atas 100 persen menunjukkan sistem penemuan kasus (case finding) bekerja baik, bukan berarti penularan meningkat,” ucapnya.

Menurut Hasmi, hal itu sering terjadi ketika skrining aktif meningkat, fasilitas diagnostik membaik, dan pelaporan lebih lengkap.

Katanya, untuk penurunan capaian target pada 2024 dari target 2.422 kasus dan tercapai 1.717 kasus atau 71 persen, serta pada 2025 ditargetkan 2.417 kasus, namun tercapai 1.350 kasus atau 67 persen, menunjukkan adanya kemungkinan dinaikkannya terget nasional hampir dua kali lipat.

“[Selain itu] case detection gap masih besar (banyak kasus TBc belum ditemukan di masyarakat),” ujarnya.

Prof Hasmi mengatakan dari sudut pandang kesehatan masyarakat, jika capaian hanya 67 hingga 71 persen, berarti kemungkinan masih ada kira-kira 30 persen TBc yang belum ditemukan.

Situasi ini dinilai cukup kritis karena satu penderita TBc aktif dapat menularkan ke 10 hingga 15 orang per tahun, dan keterlambatan diagnosis memperpanjang rantai penularan.

Apalagi lanjutnya, jika daerah memiliki faktor risiko seperti kepadatan rumah, mobilitas penduduk, dan akses layanan kesehatan yang terbatas yang sering ditemukan di wilayah Papua.

Peneliti senior FKM Uncen itu merekomendasikan sejumlah langkah konkret agar penularan TBc benar-benar terputus. Ada lima langkah strategis dalam pendekatan kesehatan masyarakat.

Pertama, memperkuat skrining kontak serumah. Intervensi ini dinilai paling efektif. Setiap satu kasus TBc, semua anggota keluarga dan tetangga dekat harus diskrining. Biasanya ditemukan satu hingga tiga kasus tambahan dari kontak.

Selanjutnya, skrining populasi yang berisiko tinggi bukan semua ke seluruh masyarakat. Adapun kelompok berisiko (targeted screening) seperti, kontak serumah pasien TB, orang dengan HIV/AIDS, narapidana, pekerja tambang, masyarakat padat hunian.

Berikutnya, mempercepat diagnosis dengan alat cepat. Jika memungkinkan gunakan Tes Molekuler Cepat (TCM / GeneXpert). Tes itu bisa mendeteksi TB kira-kira dalam dua jam sekaligus mendeteksi resistensi obat.

Kemudian memastikan pasien tidak putus obat dan memperbaiki surveilans dan tracking pasien.

Hasmi juga mengatakan, beberapa daerah berhasil menurunkan TBc dengan skrining massal menggunakan rontgen portable atau sering disebut mobile TB screening.

“[Jadi,] tim turun turun ke kampung melakukan rontgen dada dan langsung tes TCM jika dicurigai TB. Strategi tambahan itu sangat efektif,” kata Prof. Dr. Hasmi, SKM. MKes.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Lilian Suebu kepada Jubi mengatakan ada sejumlah tantangan dan kendala yang dihadapi pihaknya di lapangan.

Kendala itu antara lain, kepatuhan minum obat yang seharusnya diminum selama enam bulan, resistensi obat (TB-RO) yang menyebabkan pasien putus berobat berisiko resistensi bakteri sehingga harus beralih ke pengobatan yang lebih tinggi.

Selain itu, sistem pelaporan yang terkadang tidak terbaca pada aplikasi sehingga data skrining di lapangan tidak sinkron dengan sistem dan dukungan keluarga.

“Keluarga harus mendukung [penderita TBc] agar mereka tidak menarik diri dan merasa dikucilkan, memberi perhatian agar rutin minum obat termasuk gizi makanannya,” kata Lilian Suebu. (*)

Tags: Fakultas Kesehatan MasyarakatKabupaten JayapuraTBCUncen
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Kasus TBC
Penkes

1.350 kasus baru TBC ditemukan di Kabupaten Jayapura pada 2025

March 6, 2026
RSUD Yowari
Mamta

Pelayanan IGD RSUD Yowari berjalan normal usai pemukulan terhadap tenaga medis

February 26, 2026
RSUD Yowari
Mamta

Dokter dan perawat RSUD Yowari dianiaya keluarga pasien

February 26, 2026
Aktivitas Belajar
Penkes

Orangtua murid keluhkan tidak maksimalnya aktivitas belajar di SDN Muaif

February 16, 2026
RSUD Abepura
Mamta

Nakes desak Gubernur Papua ganti direktur RSUD Abepura

January 27, 2026
Kampung Endokisi
Mamta

Hasil riset di Kampung Endokisi: Negara absen menjawab persoalan pendidikan

January 24, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

DOB

DOB berikan ruang OAP menduduki jabatan struktural

July 20, 2022
Yapen

Seleksi DPRK Kepulauan Yapen Mekanisme Pengangkatan diproses di tingkat distrik

October 6, 2024
keamanan

Keamanan berperan penting dalam pertumbuhan pariwisata

April 21, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara