Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

1.350 kasus baru TBC ditemukan di Kabupaten Jayapura pada 2025

March 6, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Fitri Ramadhani - Editor: Arjuna Pademme
Kasus TBC

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Lilian Suebu saat ditemui Jubi di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2025). -Jubi/Fitri Ramadhani

Sentani, Jubi – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Papua menemukan 1.350 kasus baru tuberkulosis (TBC) pada 2025. Angka ini setara 67 persen dari target nasional yaitu 2.417 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Lilian Suebu mengatakan penemuan kasus TBc selama 2025 menurun dibandingkan tahun sebelumnya yaitu, 1.717 dari target 2.422 kasus, dengan persentase 71 persen.

RELATED POSTS

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

Kampung Yobeh masuk dalam pengembangan sanggar budaya di Kabupaten Jayapura

Puluhan wisatawan asing kunjungi sejumlah destinasi wisata di Jayapura

“Sedangkan, pada 2023, target kasus baru yang ditemukan melebih 100 persen, yaitu 1.382 dari 1.259 kasus yang ditarget,” kata Lilian Suebu kepada Jubi di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2025).

Menurutnya, penurunan temuan kasus dari 2024 ke 2025, merupakan hal positif dari kinerja petugas di lapangan dalam mendeteksi lebih awal melalui skrining sehingga penularan mulai terkendali.

Katanya, salah satu faktor menurunnya penemuan kasus TBc karena adanya sosialisasi dan edukasi ke masyarakat dengan adanya integrasi layanan primer (ILP), yaitu skrining TBc yang digabungkan dengan pemeriksaan penyakit menular dan tidak menular lainnya di puskesmas.

“Ini menunjukkan kinerja teman-teman di layanan (puskesmas) sudah sangat baik,” ucapnya.

Ia mengatakan, penemuan kasus TBc terbaru paling banyak di Puskesmas Sentani. Ini dipengaruhi jumlah penduduk yang banyak di wilayah itu.

“Namun untuk capaian target kasus kisaran 60 persen, berbeda dengan Puskesmas Waibu yang target kasus mencapai 90 persen,” ujarnya.

Dia menambahkan pada 2026, Dinas Kesehatan memiliki program ATM Center untuk membantu atau mendukung pemerintah daerah dalam percepatan eliminasi Aids, TBc dan malaria.

Petugas ATM Center akan mobile secara terpadu ke kampung-kampung, untuk mengedukasi dan sosialisasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat, dan skrining massal.

“[Mereka] akan melakukan skrining terpadu, ada Aids, TBc, dan malaria. Nah, semakin banyak masyarakat yang kita jaring dan ditemukan kasus positif bisa langsung diobati,” kata Lilian Suebu.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih, Prof Hasmi SKM MKes menilai upaya yang dilakukan pemerintah melalui ATM Center, sangat tepat secara konsep kesehatan masyarakat.

Seban menurutnya, penanganan TBc tidak bisa hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan (passive case finding).

“Jika ATM Center melakukan skrining lapangan, edukasi masyarakat, dan pelacakan kontak, maka itu sangat strategis. Namun keberhasilan program lapangan sangat bergantung pada metode implementasinya,” kata Prof Hasmi SKM MKes.

Prof Hasmi SKM MKes menyimpulkan dari sisi kesehatan, data tiga terakhir tersebut menyimpulkan situasi di Kabupaten Jayapura belum darurat, masih ada gap penemuan kasus sekitar 30 persen.

“Artinya, penularan masih mungkin terjadi di masyarakat dan banyak kasus masih belum ditemukan,” ucapnya. (*)

Tags: Dinas Kesehatan Kabupaten JayapuraKabupaten JayapuraKasus TBC
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

TBc
Penkes

Akademisi kesehatan: TBc di Kabupaten Jayapura kritis, tapi belum darurat

March 6, 2026
RSUD Yowari
Mamta

Pelayanan IGD RSUD Yowari berjalan normal usai pemukulan terhadap tenaga medis

February 26, 2026
RSUD Yowari
Mamta

Dokter dan perawat RSUD Yowari dianiaya keluarga pasien

February 26, 2026
Aktivitas Belajar
Penkes

Orangtua murid keluhkan tidak maksimalnya aktivitas belajar di SDN Muaif

February 16, 2026
RSUD Abepura
Mamta

Nakes desak Gubernur Papua ganti direktur RSUD Abepura

January 27, 2026
Kampung Endokisi
Mamta

Hasil riset di Kampung Endokisi: Negara absen menjawab persoalan pendidikan

January 24, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara