Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Penkes

Syafitri, gizi buruk dan kemiskinan

May 19, 2023
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Gizi

 Syafitri Bocah yang di vonis gizi buruk tengah di rawat di RSUD Manokwari. Jubi/Adlu Raharusun

 

RELATED POSTS

Kontraktor OAP datangi Kantor BPJN Papua Barat Daya

Kemensos dorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Papua Barat

Dinkes: 16.719 warga Papua Barat sudah memanfaatkan CKG

Manokwari, Jubi-Mandra, 47 tahun mengaku hanya bisa pasrah.  Selama satu bulan ia bersama istrinya merawat Syafitri, anak perempuan bungsu berusia satu tahun di rumah kontrakan Wosi dengan pengobatan dan di beri makanan seadanya.

Rasa sakit bocah itu semakin hari tak kunjung sembuh. Kerap rewel hingga kedua orang tuanya bingung hendak berbuat apa, hingga Mandra memutuskan untuk pindah dari Kontrakan Wosi Distrik Manokwari Barat ke Distrik Orensbari Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat.

Mandra punya enam anak. Dia  hanya sebagai pekerja serabutan. Kadang Ia sebagai nelayan kala cuaca di laut sedang baik. Namun juga kadang pekerja bangunan. Sedangkan istrinya Surianti kerap membantu pedagang di pasar mengupas kulit bawang, dengan penghasilan tak seberapa, suami istri itu hanya mampu membiayai makan dan membayar kontrakan.

“Anak Syafitri ini sakit, sesuai kata dokter bilang ini gizi buruk. Kita tidak tahu kalau ini gizi buruk. Sejak kita tinggal di kontrakan di Wosi, kita bawah ke Orensbari memang dalam keadaan sakit karena ada kerabat yang menjanjikan kerjaan sebagai petani di sana,” tutur Mandra saat ditemui di RSUD Manokwari, Jumat (19/5/2023).

Bocah itu tampak lemas di pangkuan Surianti, Ibunya nampak hidungnya terpasang selang infus diruangan terpisah dari pasien lain. Dalam ruangan IGD itu hanya ada dua pasien anak yang ditemani keluarganya.

Belum lama menapak kaki di tempat baru, Syafitri masih terus mengerang sakit. Bagian kepalanya terlihat  membesar. Rambutnya terus berguguran. Mandra dan Surianti lalu membawa Syafitri ke Puskesmas Orensbari. “Kita bawa anak ke Puskesmas Orensbari, Lima hari yang lalau dan menurut tenaga medis, anak harus di bawah ke rumah sakit,” ucap Mandra, warga Buton Sulawesi Tenggara itu

Mandra dan Surianti lalu mengikuti saran petugas Puskesmas Orensbari dengan membawa Syafitri ke rumah sakit TNI Angkatan Laut di Manokwari, hanya bermodal nekad  karena tak punya biaya. Asalkan  buah hati mereka selamat.

“Beberapa hari di Rumah Sakit TNI AL, kita terpaksa harus keluar karena biaya, tetapi mau keluar tidak ada biaya kami mulai bingung harus bagaimana,” katanya

Dalam keadaan bingung memikirkan biaya rumah sakit, kebetulan lewat seseorang kenalan, lalu Surianti memberanikan diri untuk meminta tolong.

“Istri saya kenal ada pak haji waktu lewat di Rumah sakit, lalu ia meminta tolong kepadanya, Alhamdulillah kami dibantu biaya rumah sakit untuk anak,” ucapnya. Dia enggan menyebut nama kenalannya itu. Dia memanggilnya “pak haji”

Keluar dari RSAL Manokwari, Syafitri dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Manokwari untuk melanjutkan penanganan “tadi kita pindah ke sini (RSUD Manokwari) kita masih di ruangan Intalasi gawat darurat IGD,” ucapnya.

Gizi buruk
Sejumlah pihak memberi bantuan kemanusiaan, salah satunya dari YKCS Manokwari.Jubi/Adlu Raharusun.

Suzy, Ketua Komunitas Yayasan Kemanusiaan Cahaya Sejahtera (YKCS) ditemui di RSUD Manokwari mengaku, Ia bersama pengurus YKCS mendatangi rumah sakit untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada bocah Syafitri yang sempat viral di aplikasi perpesan WhatsApp dan Facebook. “Kami tergerak hati karena melihat postingan Ade Syafitri di sosial media, kami datang memang untuk memberikan bantuan kemanusiaan,” Suzy.

Suzy mengatakan, organisasi YKCS memang kerap memantau berbagai perilaku di sosial media terutama menyangkut kemanusiaan, seperti yang dialami bocah satu tahun ini. “Memang ini semacam gizi buruk, perlu perhatian kita semua untuk membantu keluarga ini,” tuturnya.

Tidak hanya memberi bantuan kepada Syafitri, komunitas YKCS juga sempat memberikan uang tunai kepada pasien seorang bocah yang bersebelahan dengan tempat tidur Syafitri.

Mandra mengaku kaget karena tiba-tiba orang-orang berdatangan membawa santunan atau bantuan yang diserahkan kepada Ia dan Istrinya.

“Tiba-tiba banyak yang datang memberikan bantuan, meminta kami punya nomor rekening,” ucapnya sembari menyampaikan terima kasih atas perhatian semua pihak.

dr. Maria Christina Mine Warwe, Sp. A,  dokter RSUD Manokwari mengatakan, dari pemeriksaan klinis dan pemeriksaan Antropometri, Nur Syafitri terdiagnosa mengalami gizi buruk.

“Dia termasuk gizi buruk, dari klinis sudah nampak tanda-tanda gizi buruk, saya melihat tanda itu ke arah Marasmus Kwashiorkor, makanya penanganan ke arah pasien gizi buruk,” ucapnya.

Marasmus dan Kwashiorkor merupakan dua  kondisi malnutrisi yang sering ditemukan  pada anak-anak di negara berkembang. Sebabnya adalah kondisi kemiskinan keluarga yang membuat  asupan makanan bergizi  sulit dipenuhi.

dr. Mariah mengatakan  pasien gizi buruk itu baru dirawat di RSUD Manokwari pada Rabu (17/5) sebelumnya dia dirawat di Rumah Sakit TNI AL. “Karena Pasiennya terkendala biaya dan tidak punya jaminan BPJS sehingga kami sarankan untuk dirawat di rumah sakit pemerintah atau RSUD Manokwari,” katanya

Menurut dokter penanganan pasien gizi buruk harus melewati beberapa fase. diantaranya fase stabilisasi itu waktunya bisa satu atau dua hari atau satu Minggu. Tergantung kondisi dan respons anak, lalu fase Transisi dan Fase Rehabilitasi

“Kalau saat ini masih fase stabilitasi pasien,” ucapnya

dr. Maria menambahkan bahwa kasus gizi buruk kerap ditangani di RSUD Manokwari, meski dia tidak menyampaikan data pastinya, namun ia memastikan setiap bulan selalu ada anak yang masuk dengan kondisi sakit berbeda, namun ketika dilakukan pemeriksaan medis terdapat temuan gizi buruk.(*)

 

Tags: kasus Gizi BurukManokwariPapua Barat
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

TBc
Penkes

Akademisi kesehatan: TBc di Kabupaten Jayapura kritis, tapi belum darurat

March 6, 2026
Kasus TBC
Penkes

1.350 kasus baru TBC ditemukan di Kabupaten Jayapura pada 2025

March 6, 2026
RSUD Yowari
Mamta

Pelayanan IGD RSUD Yowari berjalan normal usai pemukulan terhadap tenaga medis

February 26, 2026
RSUD Yowari
Mamta

Dokter dan perawat RSUD Yowari dianiaya keluarga pasien

February 26, 2026
Aktivitas Belajar
Penkes

Orangtua murid keluhkan tidak maksimalnya aktivitas belajar di SDN Muaif

February 16, 2026
RSUD Abepura
Mamta

Nakes desak Gubernur Papua ganti direktur RSUD Abepura

January 27, 2026

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara