Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Ronald G Petocz penulis buku Konservasi Alam dan Pembangunan di Irian Jaya wafat

February 24, 2022
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:

Warning: Trying to access array offset on false in /home/jubi/test.jubi.id/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageNormalLoad.php on line 70

Warning: Trying to access array offset on false in /home/jubi/test.jubi.id/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageNormalLoad.php on line 73

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi- Dr Ronald G Petocz (1941-2022) pertama kali berkunjung ke Irian Jaya (Papua dan Papua Barat) pada Juni 1980 dan mendapat kesempatan mengunjungi pelbagai daerah yang menakjubkan. Dia menuliskan kisah itu dalam Pengantar bukunya yang  berjudul “Konservasi Alam dan Pembangunan di Irian Jaya” . Dia menulisnya dalam kapasitas  sebagai Pemimpin Proyek WWF/IUCN Irian Jaya di Jayapura.

RELATED POSTS

Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura

Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

Peneliti konservasi di Papua ini baru saja menyumbangkan buku-bukunya kepada Perpustakaan Universitas Negeri Papua (Unipa) di Manokwari. Menurut rekan kerjanya selama di Papua Yance de Fretes, Dr Ronald G Petocz meninggal dua pada 22 Februari lalu di Laos, Kamboja.

“ Minggu lalu ia masih email saya dan menanyakan soal konservasi di Papua,”kata Yance de Fretes PhD mantan peneliti dari WWF era 1980 an. Dia juga menanyakan buku- bukunya yang disumbangkan kepada Unipa di Manokwari.

Selama di Jayapura, ia tinggal perumahan bekas Fundwi di Angkasa Indah, bagi anak anak di Angkasa Indah. Ronald G Petocz terkenal ramah dan suka berkeliling kota dengan menaiki motor trailnya yang kala itu masih tergolong langka di Kota Jayapura.

Buku setebal 357 halaman yang disusunya merupakan hasil pengamatan dan penelitiannya selama enam tahun di tanah Papua. Ia lahir pada 1 Juli 1941 di Passaic, New Jersey, Amerika Serikat. Ia meraih sarjana muda geologi pada Universitas Tulsa, Oklahoma. Tanpa melalui MSc, gelar PhD diperoleh dengan mengambil spesialisasi Paleontologi pada Universitas Alaska di AS pada 1968.

Setelah meraih PhD, ia bekerja sebagai Research Fellow Pemeirntah Canada pada Universitas Calgary Environmental Science Centre untuk mempelajari ekologi dan tingkah laku biri biri dan kambing pegunungan.

Sebagai ekolog, Petocz aktif merencanakan berbagai kegiatan konservasi dan lingkungan hidup serta banyak menulis sebagai anggota Komisi IUCN National Parks amnd Protected Areas (CNPPA), Species Survivak Service. Pulau Irian atau tanah Papua merupakan tempat kedua dan langsung menangani peneltian dan pengamatannya selama enam tahun. Sebelumnya ia pernah memimpin program konservasi WWF/ICUN dab FA)/UNDP selama delapan tahun di Afghanistan. (*)

Editor: Syam Terrajana

Tags: Dr Ronald G PetoczlingkunganObituariPapua
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
jepang
Lingkungan

Sumur, kapal, monyet peninggalan Tentara Jepang di tepi Gunung Mher Teluk Youtefa

April 13, 2026
Tanah Papua
Lingkungan

Gereja mesti tegas terhadap krisis tanah dan lingkungan di Tanah Papua

March 7, 2026
Masyarakat ada
Domberai

Kain dan cat merah, upaya masyarakat adat Papua jaga paru-paru dunia

March 6, 2026
wilayah laut adat
Lingkungan

Dorongan pengakuan wilayah laut adat dan revisi UU Pemda

March 5, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

SMK Negeri 3 Jayapura

Rayakan HUT ke-63, SMK Negeri 3 Jayapura ajak alumni “pulang” ke sekolah

March 18, 2025
Kepulauan Solomon

PM Kepulauan Solomon akui perusahaan Tiongkok dukungan layanan telekomunikasi di negaranya

May 2, 2025
Indonesia

Gubernur Jenderal Australia  berkunjung ke Indonesia

May 15, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara