Jayapura, Jubi – Gubernur-Jenderal Australia David Hurley dan Ibu Hurley akan mengunjungi Indonesia pada 14-18 Mei 2024. Kunjungan ini merupakan kesempatan untuk merayakan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Selama kunjungan, Gubernur-Jenderal Australia akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
“Indonesia akan selalu menjadi salah satu mitra strategis Australia yang paling penting. Kita bertetangga secara geografis, dan kita adalah mitra dan sahabat karena pilihan. Dalam kunjungan ini saya bertujuan untuk merayakan persahabatan itu dan memberikan penghargaan kepada banyak orang dari kedua negara yang berkontribusi untuk persahabatan ini,” ujar Gubernur-Jenderal melalui press release yang diterima test.jubi.id dari [email protected], Selasa (14/5/2024).
Gubernur-Jenderal Australia dan Ibu Hurley juga akan melakukan sejumlah kegiatan diantaranya mengunjungi Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta. Juga bertemu dengan Dewan Penasihat Senior dan alumni dari Ikatan Alumni Pertahanan Indonesia – Australia (IKAHAN) (Gubernur-Jenderal turut mendirikan IKAHAN saat berdinas di Angkatan Pertahanan Australia) untuk merayakan 50 tahun Pertukaran Akademi Militer.
Ia juga akan memberikan sambutan pada acara Gala Dinner untuk merayakan 75 tahun hubungan diplomatik, hubungan pendidikan dan komunitas alumni kita dan mengunjungi pameran foto peringatan 50 tahun ASEAN-Australia di Sekretariat ASEAN. Sebagai Pembina dari Program Pertukaran Muslim Australia-Indonesia dan Program Pertukaran Pemuda Australia-Indonesia, akan bertemu dengan para peserta dan alumni dari program-program ini.
Dikutip dari wikipedia, Jenderal David John Hurley , AC , DSC , FTSE ,lahir 26 Agustus 1953. Dia adalah mantan perwira senior Australia di Angkatan Darat Australia yang menjabat sebagai gubernur jenderal Australia ke-27 sejak 2019. Sebelumnya ia adalah gubernur New South Wales ke-38 dari tahun 2014 hingga 2019.
Dalam karir militernya selama 42 tahun, Hurley ikut dalam Operasi Solace di Somalia pada 1993, memimpin Brigade 1 (1999–2000), menjabat sebagai Kepala Kelompok Pengembangan Kemampuan (2003–2007) dan Kepala Operasi Gabungan (2007–2008 ). ) dan menjabat sebagai Wakil Panglima Angkatan Pertahanan (2008–2011). Kariernya mencapai puncaknya dengan pengangkatannya sebagai Panglima Angkatan Pertahanan pada 4 Juli 2011, menggantikan Marsekal Angus Houston .
Hurley pensiun dari militer pada bulan Juni 2014 dan menggantikan Marie Bashir sebagai gubernur New South Wales pada bulan Oktober 2014 atas pencalonan Perdana Menteri Mike Baird . Masa jabatannya berakhir pada Mei 2019 dan ia kemudian diangkat oleh Ratu Elizabeth II sebagai gubernur jenderal atas pencalonan Perdana Menteri Scott Morrison . Masa jabatan lima tahunnya dimulai pada Juli 2019 dan berakhir pada Juli 2024, dengan Sam Mostyn diumumkan sebagai penggantinya.(*)










Discussion about this post