Nabire, Jubi – Jembatan di jalan alternatif antara Kabupaten Lanny Jaya dan Jawijaya di Provinsi Papua Pegunungan rusak sejak November 2025.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Lanny Jaya, Jhonius Kogoya mengatakan, ia telah melihat langsung kondisi jembatan di Kali Won yang menghubungkan Kampung Wonome dan Kampung Yugumogobak, Distrik Yiluk, Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (3/3/2026).
Menurut Jhonius Kogoya yang merupakan Ketua Fraksi Abok Ninamendek DPRK Lanny Jaya, peninjauan tersebut menjadi pokok-pokok pikiran atau pokir dalam usulan pembangunan berdasarkan keluhan dan aspirasi masyarakat dari Distrik Yiluk.
“Tujuannya adalah pokir DPR, jadi [saya] datang melihat kerusakan jembatan Kali Won [yang] sudah hampir empat bulan lebih sejak November 2025, sehingga transportasi darat tidak bisa lewat,” kata Kogoya melalui pesan suara yang diterima Jubi di Nabire, Papua Tengah, Rabu (4/3/2026).
Katanya, longsor di pinggir Kali Won mengakibatkan jembatan miring, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan. Akibatnya akses dari Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya ke sejumlah kampung di Distrik Yiluk terhambat.
“[Karena jembatan ini rusak, masyarakat tidak bisa sampai ke kampung, masyarakat turun dari mobil di pinggir kali itu baru melanjutkan berjalanan kaki membawa barang bawaan dan bahan sembako yang sudah mereka belanja ke kampung-kampung,” ujarnya.
Kogoya mengatakan, masyarakat berharap pemerintah Lanny Jaya segera merespons dengan melakukan perbaikan atau membangun kembali jembatan itu, karena kondisi jembatan sudah parah rusak.
“Saya akan mendorong perbaikan jembatan yang menjadi pokir. Meminta pemerintah kabuaten segera membangun atau memperbaiki jembatan itu, supaya bisa dilewati [kendaraan kembali] untuk memudahkan masyarakat,” ucapnya.
Salah satu tokoh masyarakat Distrik Yiluk, Teki Kogoya mengatakan karena jembatan rusak, masyarakat terpaksa berjalan kaki ke kampung tujuan memikul barang bawaan.
Ia berharap dengan kehadiran anggota DPRK Lanny Jaya melihat langsung kondisi jembatan Kali Won ini, dapat mendorong kepada pemerintah daerah untuk tindak lanjut.
“Kami masyarakat mau jembatan ini diperbaiki cepat supaya, mobil bisa lewat. Terima kasih anggota dewan yang sudah datang melihat langsung kondisi jembatan. Kami berharap, pemerintah memperhatikan jembatan ini,” kata Teki Kogoya. (*)











Discussion about this post