Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Jayapura Membangun

Pemkab Jayapura akan bangun jalan menuju Kampung Omon 

January 10, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Engel Wally - Editor: Aryo Wisanggeni G
Jalan, Aksesibilitas

Bupati Jayapura, Yunus Wonda saat berada di Kampung Omon, Distrik Gresi Selatan, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. - Jubi/Engel Wally

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam waktu dekat ini akan membangun ruas jalan yang menghubungkan Kampung Bangai dan Kampung Omon di Distrik Gresi Selatan. Rencana itu disampaikan Bupati Jayapura Yunus Wonda saat berada di Kampung Omon, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Kamis (8/1/2026).

Pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Kampung Bangai dan Kampung Omon di Distrik Gresi Selatan itu merupakan perhatian Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk membuka akses kampung yang terisolir dan jauh dari perkotaan.

RELATED POSTS

Eltinus Omaleng: Kami undang Freeport untuk bahas nasib masyarakat adat

Masyarakat adat Malind gugat SK Bupati Merauke di PTUN Jayapura

Akses jalan alternatif Lanny Jaya dan Jayawijaya rusak sejak November 2025

Kampung Omon di Distrik Gresi Selatan merupakan satu dari tiga kampung dengan warga masyarakat adat yang masih hidup secara nomaden atau berpindah-pindah tempat tinggal. Jumlah warga Kampung Omon mencapai 294 orang, dengan 56 kepala keluarga. Secara keseluruhan jumlah penduduk Distrik Gresi Selatan mencapai 1.400 jiwa, tersebar di Kampung Klaisu, Iwon, Bangai, dan Kampung Omon.

Pada Rabu (7/1/2026), Bupati Jayapura Yunus Wonda bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan kunjungan kerja ke Kampung Omon. Rombongan itu berangkat dari Kantor Dinas Perhubungan di Distrik Waibhu pada pukul 05.00 WP. Setelah menempuh perjalanan selama empat jam, rombongan tiba di Kampung Bangai. Rombongan itu baru tiba di Kampung Omon pada pukul 19.00 WP.

“Jarak tempuh dari Kampung Bangai ke Kampung Omon tidak begitu jauh. Karena akses jalan belum terbuka, [waktu tempuhnya lama sehingga] perjalanan terasa berat, jauh, dan melelahkan,” ujar Bupati Yunus di Kampung Omon.

Dia menegaskan Pemerintah Kabupaten Jayapura dan Balai Jalan Provinsi Papua akan membangun jalan ke Kampung Omon, agar warga di sana bisa mendapatkan pelayanan publik. Menurut Wonda, akses jalan yang terbuka akan meningkatkan pelayanan pendidikan, kesehatan, ekonomi dan pelayanan publik lain di Kampung Omon, sehingga kampung itu bisa sejajar dengan kampung lainnya.

Dikatakan, akses jalan yang terbuka adalah harapan seluruh warga di Kampung Omon, sehingga mempermudah seluruh akses pelayanan. Baik itu kesehatan, pendidikan serta ekonomi yang selama ini belum tersentuh, sehingga kualitas hidup masyarakat bisa terjamin dengan baik.

“Bagaimana guru, tenaga medis dan lain sebagainya bisa masuk ke Omon jika kondisi jalan belum terbuka sepenuhnya. Jika akses jalan bisa terbuka, maka seluruh kebutuhan dasar seperti jaringan listrik, air bersih serta jaringan komunikasi dengan sendirinya akan masuk,” katanya.

Kepala Distrik Gresi Selatan, Yohanes Awoitauw mengaku mustahil menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kampung Omon tanpa akses jalan yang memadai. Secara administratif, Kampung Omon sudah ditetapkan sebagai kampung sejak 1993, namun belum tersentuh pelayanan publik dan pembangunan yang layak.

Jhon, sapaan akrab Yohanes Awoitauw, menjelaskan bahwa masyarakat adat di Kampung Omon tersebar di sejumlah kampung lain, karena berupaya mendapatkan akses layanan seperti kesehatan dan pendidikan serta menjalankan kegiatan ekonomi. Situasi itu justru menjadi kendala yang serius bagi administrasi pemerintahan Kampung Omon untuk menjalankan pelayanan publik di sana.

Jhon menyebut warga Kampung Omon tersebar di berbagai kampung di Distrik Nimboran, Ketuk, Kemtuk Gresi,hingga di bagian perkotaan, lantaran mereka ingin mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan. “Kehadiran Bupati Jayapura yang langsung bertemu masyarakat di Kampung Omon dan berkomitmen membuka jalan akan menjadi semangat dan terobosan bagi kami untuk terus mendukung rencana itu,” katanya.

Kepala Kampung Omon, Frans Tabisu mengapresiasi kehadiran Bupati Jayapura, Yunus Wonda yang mau menerobos medan berat menuju Kampung Omon. Tabisu mengaku sejak Kampung Omon terbentuk pada 1993, baru kali ini kampung itu didatangi Bupati Jayapura.

Tabisu berharap pembangunan jalan menuju Kampung Omon akan diikuti pembangunan fasilitas penunjang lainnya, seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan. Ia menuturkan selama ini anak-anak di Kampung Omon harus pergi jauh dari kampungnya untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Warga yang sakit juga harus pergi jauh untuk bisa berobat, dan ada sejumlah warga sakit yang akhirnya meninggal dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan terdekat.

“Kondisi kampung omon selama 33 tahun belum mendapat sentuhan pembangunan. Kami berharap agar ke depannya Kampung Omon bisa [mendapatkan pelayanan publik yang] sama seperti kampung lain di Kabupaten Jayapura,” ujar Frans Tabisu. (*)

Tags: AksesibilitasAksesibilitas di PapuajalanMasyarakat Adat
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Lingkungan Perumahan
Mamta

Perumahan tak ramah lingkungan, bupati Jayapura panggil ratusan pengembang

April 25, 2026
Sampah Sisa makanan
Lingkungan

Sampah sisa makanan berdampak lebih kuat terhadap pemanasan global

April 25, 2026
Sampah
Mamta

Sisa makanan penyumbang sampah terbesar di Kabupaten Jayapura

April 24, 2026
Komunitas IBAYAUW
Lingkungan

Komunitas IBAYAUW bersihkan kawasan Hutan Perempuan

April 24, 2026
Yahamak
Mamta

Yahamak tunjuk Yakolina Kwalik sebagai direktur

April 22, 2026
Ulayat
Mamta

Sekolah dipalang pemilik ulayat, proses belajar di SDN Inpres Harapan terganggu

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara