Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

Kapal Pelni tetap beroperasi ke Agats pasca dermaga ambruk

February 20, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Emanuel Riberu  - Editor: Angela Flassy
Asmat

. KM. Leuser berlabuh menurunkan penumpang di tengah Sungai Aswet-Asmat, selanjutnya diangkut oleh Kapal LCT ke dermaga - Jubi/Emanuel Riberu

Asmat, Jubi – Kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tetap beroperasi ke Kabupaten Asmat kendati dermaga segmen 2 Pelabuhan Agats ambruk. Hanya saja kapal Pelni tidak sandar di dermaga, tetapi berlabuh di tengah sungai untuk menurunkan penumpang, dan selanjutnya diangkut dengan kapal LCT yang dikerahkan Syahbandar Agats.

Sebelumnya kapal Pelni sempat membatalkan pelayanan rute Asmat akibat dermaga segmen 2 ambruk. Namun atas koordinasi Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Agats, Pemkab Asmat, Dinas Perhubungan, Pelni dan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, pelayaran rute Agats tetap dibuka.

RELATED POSTS

Kontraktor Asmat laporkan Pengurus Aspprin dan Direktur PT PBN, dugaan penipuan Rp2,7 M

Bia dan Kapak Batu: Suara Dokter Perempuan dari Tanah Asmat

Warga Asmat diingatkan waspada penipuan berkedok program rumah subsidi

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Agats, Peter Rumbino, kepada Jubi di Agats, Papua Selatan, Jumat (20/2/2026), menjelaskan bahwa dermaga segmen 2 pelabuhan Agats merupakan bangunan lama yang berusia lebih dari dua dekade. Dermaga dengan panjang 50 meter dan lebar 8 meter ini tidak menyatu dengan dermaga segmen 1 dan 3.

“Dermaga segmen 1 dan 3 dibangun tahun 2024, bangunannya masih kuat. Sementara segmen dua, usianya sudah tua. Pada November 2025 lalu kami sudah identifikasi bahwa dermaga itu akan rubuh, karena ada gejala penurunan. Semenjak itu kami batasi kegiatan di areal dermaga itu. Beruntung tidak ada korban jiwa dan kerugian material, karena kami sudah batasi aktivitas di dermaga itu,” kata Peter.

Ia mengatakan insiden ambruknya dermaga segmen 2 terjadi pada Sabtu (14/2/2026) siang, bertepatan dengan masuknya kapal kargo yang mengangkut pasokan sembilan bahan pokok untuk Kabupaten Asmat. Berdasarkan investigasi, dermaga segmen 2 ambruk sebelum kapal kargo menambatkan tali atau bersandar. Faktor bangunan dermaga yang termakan usia dan kuatnya arus di sungai Aswet (faktor alam) diduga memicu insiden tersebut.

“Bagian yang roboh ini sepanjang 20 meter. Pas dermaga itu roboh, kami langsung berkoordinasi dengan Pemkab Asmat, Kementerian Perhubungan dan Pelni agar operasional di pelabuhan Agats tetap berjalan, mengingat pelabuhan ini satu-satunya pintu masuk di Kabupaten Asmat, terutama untuk pasokan kebutuhan bahan pokok buat masyarakat. Jadi mulai sekarang pelayanan pelayaran ke pelabuhan Agats tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.

asmat
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Agats, Peter Rumbino

Peter berujar bahwa Kementerian Perhubungan telah merencanakan pembangunan ulang atau replesmen dermaga segmen 2 dengan panjang 50 meter dan lebar 15 meter. Pekerjaannya dimulai Maret, dan ditargetkan rampung pada Oktober 2026. Selain itu, sesuai dengan master plannya, rencana pengembangan pelabuhan Agats dilakukan hingga 2035 mendatang.

“Dalam rencana induknya, Kementerian Perhubungan melakukan pengembangan pada sisi laut hingga beres, kemudian lanjut ke sisi daratnya. Yang mana juga ada rencana pembangunan lapangan peti kemas pada tahun 2027-2028. Jadi waktu mendapatkan informasi dari kita soal rubuhnya dermaga segmen 2, kementerian langsung memproses administrasi untuk replesmen dermaga segmen 2,” katanya.

Peter menambahkan, untuk sementara kapal Pelni belum bersandar atau menambatkan tali di dermaga. Kapal hanya berlabuh di kolam bandar untuk menurunkan penumpang. Pihak Pelni ingin memastikan dulu bongkahan dermaga yang rubuh tidak berakibat fatal jika kapal bersandar di dermaga tersebut.

“Kami kerahkan LCT untuk mengangkut penumpang dari kapal Pelni. Itu gratis, tidak ada dipungut biaya ke penumpang. Kami harus pastikan dulu kondisi bongkahan dermaga yang rubuh itu. Jangan sampai nanti saat bersandar, bongkahan ini menggesek lunas kapal.  Tapi kalau posisinya aman, maka kapal akan bersandar seperti biasa,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi I DPRP Papua Selatan, Arie Suprapto, meminta agar pihak-pihak terkait segera mengambil langkah antisipatif agar pelabuhan Agats tetap beroperasional pasca ambruknya bagian dermaga pelabuhan Agats.

“Saya kebetulan berada di Agats dan melihat langsung kondisi dermaga yang ambruk ini. Kita berharap Syahbandar segera melaporkan hal ini, dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan segera mengambil langkah untuk memperbaiki sekaligus menyelidiki insiden ini,” kata Arie.

Arie menjelaskan bahwa pelabuhan Agats merupakan pintu masuk utama untuk distribusi kebutuhan pokok, material pembangunan, serta jalur transportasi penumpang. Karenanya diharapkan operasional dermaga tersebut tetap berjalan.

“Pintu masuk ke Kabupaten Asmat hanya ada dua, yakni melalui transportasi udara dan pelabuhan. Tidak ada jalan darat yang menghubungkan Asmat dengan daerah lain. Jika pelabuhan terganggu, maka aktivitas ekonomi masyarakat juga akan terdampak,” ujarnya. (*)

Tags: Kabupaten Asmatpelabuhan agats
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Pembangunan
Animha

Benarkah proyek pembangunan di Tanah Papua untuk masyarakat

April 21, 2026
PTUN Jayapura
Animha

PTUN Jayapura kembali gelar sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke

April 21, 2026
Merauke
Animha

Penggugat minta pembangunan jalan di Merauke dihentikan selama persidangan

April 14, 2026
Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke
Animha

Sidang gugatan terhadap SK Bupati Merauke kembali digelar

April 14, 2026
Merauke
Animha

Gugatan masyarakat adat terhadap SK bupati Merauke mulai disidangkan

March 31, 2026
Kamuyen
Animha

Polres Merauke didesak tindaklanjuti laporan penyerangan terhadap marga Kamuyen

March 20, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

DOB

DOB berikan ruang OAP menduduki jabatan struktural

July 20, 2022
Yapen

Seleksi DPRK Kepulauan Yapen Mekanisme Pengangkatan diproses di tingkat distrik

October 6, 2024
keamanan

Keamanan berperan penting dalam pertumbuhan pariwisata

April 21, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara