Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Seni & Budaya

Pendekatan holistis dalam revitalisasi bahasa daerah di Sarmi

Balai Bahasa Papua juga menggandeng DPR Kabupaten Sarmi. Mereka sedang menyusun Perda Pengembangan, Pembinaan, dan Perlindungan Bahasa, dan Sastra Daerah di Sarmi.

April 25, 2024
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Ramah - Editor: Aries Munandar
Sarmi

Plt Sekda Sarmi Agus Festus Moar saat membuka Bimbingan Teknis Guru Utama Revitalisasi Bahasa Sobey, Sarmi, Kamis (25/4/2024). - dok. Balai Bahasa Papua

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kabupaten Sarmi bersama Balai Bahasa Provinsi Papua menggelar bimbingan teknis guru utama revitalisasi bahasa Sobey. Kegiatan itu bagian dari Program Tunas Bahasa Ibu di Papua.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Sarmi Agus Festus Moar mengatakan mereka menerapkan pendekatan holistis dalam merevitalisasi atau pelestarian bahasa Sobey. Pendekatan itu berperan penting dalam memantau, mengadvokasi, serta mengimplementasikan situasi inisiatif untuk menjaga, dan melestarikan bahasa daerah.

RELATED POSTS

IPM Sarmi mandek dan logika pembangunan yang terbalik

Penerapan perda bahasa daerah di Tanah Papua sebagai upaya melindungi identitas OAP

Antusias warga tujuan Sarmi sangat tinggi ikut mudik gratis Nataru

“Revitalisasi merupakan wujud perlindungan terhadap bahasa daerah, yang tertuang dalam [diamanatkan] Undang Undang Dasar 1945, serta Undang Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Pendekatan holistis diharapkan memicu dan memacu pelestarian bahasa daerah serta mendorong para pemangku kepentingan untuk memulai langkah yang sama dalam merevitalisasi bahasa daerah,” kata Moar saat dihubungi Jubi pada Kamis (25/4/2024).

Pendekatan holistis selalu melibatkan organisasi masyarakat dan komunitas tutur dalam revitalisasi bahasa daerah. Pelibatan itu untuk mewujudkan empat prinsip revitalisasi bahasa daerah, yakni dinamis, adaptif, regenerasi, dan merdeka dalam berkreasi.

Undang Undang Nomor 24 Tahun 2009 menempatkan pemerintah daerah sebagai pembina bahasa dan sastra di wilayah masing-masing. Mereka wajib mengembangkan, membina, serta melindungi bahasa, dan sastra daerah. Itu supaya kedudukan bahasa dan sastra daerah tetap berfungsi dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadi kekayaan budaya bangsa.

Revitalisasi bahasa daerah juga menjadi salah satu program nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Mereka memandatkan pelaksanaannya kepada Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Koordinator Kelompok Kerja dan Layanan Profesional Pemodernan Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Provinsi Papua Anton Maturbongs mengatakan revitalisasi bahasa daerah membutuhkan keterlibatan masyarakat di semua tingkatan. Selain itu, kebijakan pemerintah daerah, dan dukungan internasional.

“Berdasarkan data Balai Bahasa Papua, ada 428 bahasa daerah di [Tanah] Papua, termasuk 32 di Sarmi. Revitalisasi bahasa daerah membutuhkan pendekatan komprehensif dan  keterlibatan masyarakat di berbagai tingkatan, dukungan pemerintah daerah, dan internasional, serta penggunaan media, dan teknologi,” kata Maturbongs.

Dari 428 bahasa daerah di Tanah Papua tersebut, sebanyak 10 di antaranya masuk dalam program revitalisasi. Bahasa daerah itu ialah bahasa Tobati di Kota Jayapura, Sentani di Kabupaten Jayapura, Biyokwek di Keerom, Sobey di Sarmi, dan Kamoro di Mimika. Kemudian, Bahasa Marind di Merauke, Byak di Biak Numfor, Hatam di Manokwari, Moi di Sorong, dan Dani di Jayawijaya.

Regulasi daerah

Revitalisasi terhadap bahasa Sobey dimulai sejak 2022. Balai Bahasa Papua bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sarmi dalam melestarikan bahasa yang mulai ditinggalkan para penuturnya tersebut.

“Revitalisasi bahasa daerah lebih terfokus pada pembelajaran dan pendampingan berkelanjutan daripada pendokumentasian. Saya berharap partispasi intensif seluruh pemangku kepentingan, dari perencanaan sampai pelaksanaan [revitalisasi],” kata Maturbongs.

Balai Bahasa Papua juga menggandeng DPR Kabupaten Sarmi dalam merevitalisasi bahasa asli setempat. Mereka sedang menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Perlindungan Bahasa, dan Sastra Daerah di Sarmi.

Regulasi itu akan menjadi payung hukum bagi perlindungan terhadap pelestarian 32 bahasa asli Sarmi. Pengajaran bahasa daerah di sekolah-sekolah menjadi salah satu perihal yang diatur pada Perda Pengembangan, Pembinaan, dan Perlindungan Bahasa, dan Sastra Daerah di Sarmi.

“Bahasa daerah Sarmi akan menjadi muatan lokal di sekolah-sekolah agar tidak punah. Jumlah penuturnya tidak banyak, dan kebanyakan orang tua. Bila tidak dilakukan revitalisasi, bahasa tersebut benar-benar [akan] punah,” kata Maturbongs.

Wakil Ketua DPR Kabupaten Sarmi Markus Kopong mengatakan pendekatan holistis pada revitalisasi juga mengharuskan warga menggunakan bahasa ibu di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun pemerintahan. Menurutnya, itu untuk memproteksi bahasa lokal sebagai jati diri orang asli Sarmi.

“Ini sangat penting agar bahasa daerah tidak punah. Itu juga merupakan proteksi [terhadap pelestarian] jati diri orang asli Sarmi,” ujar Kopong.

Menurutnya, pemodernan bahasa daerah dapat dilakukan melalui pemerataan kosa kata, pemantapan, dan pembakuan sistem, serta mengupayakan peningkatan fungsi kebahasaannya. Upaya itu kemudian dilanjutkan dengan pembinaan dan perlindungan.

“Pembinaan untuk meningkatkan mutu penggunaan bahasa daerah melalui pemasyarakatan, dan pembelajaran pada semua jenjang pendidikan. [Adapun] perlindungan sebagai upaya dalam menjaga, dan memelihara kelestarian bahasa melalui penelitian, pengembangan, pembinaan, serta pengajaran,” kata Kopong. (*)

Tags: Bahasa DaerahBalai Bahasa PapuaKabupaten Sarmirevitalisasi
ShareTweetSendShareShare
Victor Mambor

Victor Mambor

Related Posts

Kampung Yobeh
Mamta

Masyarakat Kampung Yobeh sambut wisatawan mancanegara dengan atraksi budaya

April 16, 2026
Topeng roh Doro
Headline

Time for Papua : Jejak Orang Asli Papua di komunitas global sejak puluhan ribu tahun lalu ada di Leiden, Belanda

February 26, 2026
Bahasa Daerah
Mamta

Penerapan perda bahasa daerah di Tanah Papua sebagai upaya melindungi identitas OAP

February 9, 2026
Seni
Seni & Budaya

Anak-anak Kampung Yokiwa belajar seni dengan pendekatan alam

December 21, 2025
Seni
Seni & Budaya

Kolaborasi para seniman lahirkan karya makna air dalam kehidupan

December 21, 2025
residensi seni
Seni & Budaya

Alyakha Art Center gelar residensi seni ‘Wali No’

December 16, 2025

Discussion about this post

Recommended Stories

DOB

DOB berikan ruang OAP menduduki jabatan struktural

July 20, 2022
Yapen

Seleksi DPRK Kepulauan Yapen Mekanisme Pengangkatan diproses di tingkat distrik

October 6, 2024
keamanan

Keamanan berperan penting dalam pertumbuhan pariwisata

April 21, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara