Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Saireri

Warga Napan, Nabire desak Pemerintah atasi krisis guru dan fasilitas sekolah

September 11, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Angela Flassy
Nabire

Ketua Bamuskam Napan Welom Sayori saat Jubi wawancara di kampung Napan, Distrik Napan, Kabupaten Napan, Papua Tengah pada Rabu (10/9/2025).- Jubi/Larius Kogoya.

Nabire, Jubi – Masyarakat di Distrik Napan, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menjerit kekurangan guru di tingkat SD hingga SMA. Ketua Bamuskam, Welem Sayori, menegaskan fasilitas dasar seperti rumah guru nyaris tak tersentuh pembangunan sejak 1992, membuat tenaga pendidik enggan bertahan di daerah itu.

“Sebenarnya anak-anak butuh pendidikan, tapi kalau guru-guru mau datang tinggal di mana? Itu yang menjadi persoalan yang dialami saat ini,” kata Sayori kepada Jubi di Kampung Napan pada Rabu (10/9/2025).

RELATED POSTS

Gubernur Meki Nawipa resmikan pesantren dan sambut berdirinya SMP-SMA Riyadhul Qur’an

Batik Air resmi beroperasi di Papua Tengah

Realisasi pendapat daerah Papua Tengah melampaui target

Tokoh Masyarakat, Welem Sayori prihatin dengan mutu pendidikan di Distrik Napan. Guru-guru yang berkompeten tidak ada, sedangkan guru honor yang diambil menjadi tenaga pengajar merupakan warga masyarakat kampung untuk sekadar memenuhi kebutuhan agar aktivitas sekolah tetap jalan.

“Memang tidak ada, tapi kami maklumi sekalipun demikian anak-anak kami masih bisa bantu. Tapi kami mohon kepada pemerintah datangkan guru-guru sehingga dia bisa dapat mengajarkan anak-anak kami secara baik. Ini yang membuat pendidikan di Napan jauh ketinggalan. Baik itu di guru-guru honor TK, SD Inpres SD YPK Elim Napan SMP, SMA semua kekurangan guru,” katanya.

Menurutnya permintaan itu sudah berulang kali disampaikan, namun tidak terjawab juga hingga saat ini.
Ketua Bamuskam memberi contoh Kepala Sekolah SD YPK Elim Napan saat ini adalah pensiunan guru yang kini dipekerjakan kembali dengan status tenaga honorer. Ia berharap dengan terbentuk Papua Tengah, rentang kendali lebih dekat, sehingga ada perhatian khusus pada pendidikan di distrik yang tertua ini di Kabupaten Nabire.

“Jadi kami harapkan kepada pemerintah daerah, tapi juga kepada pemerintah provinsi Papua Tengah untuk dapat memperhatikan kami sedikit. Apalagi khusus kepada anak kami, Pak Mesak Magai dan Meki Nawipa tolong perhatikan kami. Dari Bapak Sayori Wilem, saya mohon,” ujarnya dengan nada bergetar.

Papua
Kepala SD YPK Elim Napan Afrida Matina saat diwawancarai Jubi di kampung Napan, Distrik Napan, Kabupaten Napan, Papua Tengah pada Rabu (10/9/2025).- Jubi/Larius Kogoya.

Kepala SD YPK Elim Napan, Afrida Matina mengaku dirinya sudah pensiun tapi karena kepeduliannya terhadap pendidikan anak-anak kampung ia aktif mengajar kembali. Ia meminta tolong dinas pendidikan baik provinsi maupun kabupaten Nabire untuk memperhatikan tenaga pendidik juga bangunan sekolah di distrik distrik seperti Napan Wapoga dan juga Mora.

“Sekolah di pesisir pantai terutama sekolah yayasan tidak diperhatikan, baik tenaga pengajar juga tempat tinggal guru. Untuk itu saya berpesan untuk SD YPK Elim napan adalah SD yang pertama di Kabupaten Nabire yang melahirkan SD SD yang lain di pesisir,” ujarnya.

Afrida mengatakan sebagai guru honor ia dibayar setahun sekali, sebesar Rp3 juta/tahun. “kalau dihitung tiap bulan hanya terima Rp500 ribu,” katanya.

“Pemerintah tolong lihat kondisi pendidikan di tempat kami. Kami juga butuh buku kurikulum merdeka belajar. Kami tidak punya perpustakaan jadi kantor itu saja kami pake sekaligus perpustakaan. Jadi pak bupati dan gubernur tolong lihat pendidikan di Napan,” katanya dengan penuh harapan.

Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR Papua Tengah Petrus Izaach Suripatty mengatakan bahwa untuk pendidikan ini khusus ini sudah menjadi catatan baginya. Apalagi di daerah tersebut adalah Dapilnya. Katanya hal pendidikan memang sudan dimasukkan dalam pokok-pokok pikiran atau pokir dan baru saja beberapa lalu di pimpinan DPR baru saja menerima ada 10 usulan perdasi dan perdasus.

“Perdasi dan Perdasus salah satunya itu adalah tentang sekolah atau pendidikan Yayasan Yayasan Yang akan kita godok itu menjadi perdasi dan perdasus yayasan-yayasan yang pioner untuk pendidikan di Papua Tengah. Seperti YPK Pasti termasuk lah dengan beberapa Yayasan Pendidikan itu sudah masuk dalam perda inisiatif DPR,” katanya.

Ia menambahkan 10 draft Perdasi dan Perdasus itu sudah menerima dari kajian akademiknya dan naskah itu dari sekolah tinggi hukum di Timika. Kalau perdasi ini sudah ada artinya ada peraturan daerah provinsi sudah menjadi payung hukum sehingga YPK dan Yayasan Pendidikan lainnya tidak lagi menjadi anak tiri ini.

“Menyangkut pendidikan saya pikir juga sama di beberapa Distrik yang lain. Memang di DPRD punya poker sangat banyak tapi kami akan kita akan mengawal itu semaksimal mungkin,” ujarnya. (*)

Tags: DPRPTguru berintegritasKabupaten NabireProvinsi Papua Tengah
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi
Indepth Story

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Kuasa hukum
Saireri

KPU Waropen digugat kuasa hukumnya, diduga lakukan wanprestasi

February 23, 2026
OPD
Saireri

Bupati ajak seluruh OPD jaga kebersihan lingkungan di Waropen

February 20, 2026
DPRK Waropen
Saireri

Pansus DPRK Waropen untuk melindungi batas wilayah dan mengawasi penambangan liar

February 11, 2026
Gereja
Headline

GKI Tanah Papua tolak pembangunan batalyon dan bandar antariksa, Dewan Adat Byak akan gelar Peradilan Adat

February 5, 2026
Bahasa Daerah
Saireri

Disdikbud upayakan revitalisasi bahasa daerah Waropen

February 3, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara