Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Saireri

Praktik ilegal tangkap ikan rusak laut, Polisi diminta bergerak

October 11, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Angela Flassy
Praktik ilegal tangkap ikan rusak laut, Polisi diminta bergerak

Pimpinan DPR Papua Tengah saat Hearing dialog di bersama masyarakat di di Pantai Jesbri, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Jumat (10/10/2025). Jubi/Larius Kogoya. 

Nabire, Jubi – Sejumlah nelayan masih menggunakan cara-cara ilegal saat menangkap ikan, seperti menggunakan bom di laut. Perilaku semacam itu merusak dan menghancurkan ekosistem laut. Polisi Perairan atau Polairud diminta untuk bertindak tegas.

Hal itu dikatakan Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP, Peter Warobay dalam Hearing dialog DPR bersama masyarakat nelayan di Pantai Jesbri, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Jumat (10/10/2025).

RELATED POSTS

Batik Air resmi beroperasi di Papua Tengah

Raperda hukum dalam masyarakat penghubung antara nilai adat dan hukum negara

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah ajukan lima raperda

Peter Warobay yang merupakan Anggota DPR Papua Tengah Dapil Nabire menjelaskan, di Pantai Labani, Samabusa terdapat dua kapal Fiber yang selalu membuang bom di kepulauan Auri. Ia mempertanyakan pengawasan Polairud di wilayah tersebut. Baginya perilaku ini merusak taman laut nasional.

“Bom itu merusak ekosistem Laut seperti terumbu karang dan mematikan harga nelayan-nelayan biasa. saya minta kepada Polairud untuk ditindak tegas orangnya, kalau tidak nanti saya tangkap kasih ke bapak dorang,” ujarnya.

Ia mengaku melihat secara langsung perilaku para nelayan yang membawa ikan dalam jumlahnya banyak hasil dari penggunaan bom ikan. Setiap nelayan bisa membedakan ikan mancing, ikan hasil menyelam, ikan jaring, dan ikan hasil bom.

Ketua Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia atau HMNI Papua Tengah Arnold Jimison Warai mengatakan cara-cara menangkap ikan dengan membuang bom di laut itu merusak ekosistem Laut. Akibatnya, terumbu karang hancur, benih-benih ikan mati, dan ikan-ikan yang mesti ditangkap dengan baik itu mereka buat kacau.

“Akhirnya membuat para nelayan cari ikan juga agak susah. Akibat dari pake bom juga itu mengusir ikan-ikan dan bibit ikan mati,” ujarnya.

Ia meminta kepada Polairud mesti jeli dan mengadakan patroli laut secara khusus di perairan kabupaten Nabire. Banyak nelayan yang mengeluh juga karena dampaknya dialami nelayan pada penangkapan ikan menurun dan harga ikan.

Direktur Polisi Perairan atau Dirpolairud, Kombes Pol Mas Anton mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut yang dikeluhkan masyarakat nelayan, namun direktorat Polairud masih ada sarana prasarana sehingga pihaknya akan tekanan pada Polres jajaran terutama yang ada di Nabire.

“Tetap kita atensi dan kami berterimakasih sekali karena masyarakat nelayan sudah sampaikan. Kita sudah deteksi itu sehingga saya akan perintahkan anggota saya untuk mendalami itu. Tetapi kami akan akomodir aspirasi masyarakat itu,” ujarnya.(*)

Tags: DPR Papua TengahhearingKabupaten Nabiremasa resese
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi
Indepth Story

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Kuasa hukum
Saireri

KPU Waropen digugat kuasa hukumnya, diduga lakukan wanprestasi

February 23, 2026
OPD
Saireri

Bupati ajak seluruh OPD jaga kebersihan lingkungan di Waropen

February 20, 2026
DPRK Waropen
Saireri

Pansus DPRK Waropen untuk melindungi batas wilayah dan mengawasi penambangan liar

February 11, 2026
Gereja
Headline

GKI Tanah Papua tolak pembangunan batalyon dan bandar antariksa, Dewan Adat Byak akan gelar Peradilan Adat

February 5, 2026
Bahasa Daerah
Saireri

Disdikbud upayakan revitalisasi bahasa daerah Waropen

February 3, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Covid-19, RSUD Abepura

RSUD Abepura diminta percepat pembayaran insentif Covid-19

December 20, 2023
Bendungan Sadawarna

Jokowi resmikan Bendungan Sadawarna di Subang

December 27, 2022
Pelabuhan Jayapura, Pas Masuk Pelabuhan

Pelabuhan Jayapura uji coba pembayaran pas masuk pelabuhan dengan e-money 

December 10, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara