Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Salah satu korban luka di Puncak mengaku ditembak TNI

April 18, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Korban Luka Tembak Kabupaten Puncak

Kepala Komas HAM perwakilan Papua saat menemui Anite Telenggen (17 tahun), salah satu korban luka tembak dari Kabupaten Puncak, Papua Tengah yang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Jayapura, Papua - Dok. Komas HAM perwakilan Papua

Jayapura, Jubi – Kepala kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atau Komnas HAM RI perwakilan Papua, Frits Ramandey menyatakan salah satu korban luka tembak di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Anite Telenggen (17 tahun) mengaku terluka karena ditembak TNI.

Ramandey mengatakan, pengakuan itu disampaikan Anite Telenggen yang sedang hamil enam bulan, saat tim Komnas HAM perwakilan Papua menemuinya.

RELATED POSTS

AlDP desak Komnas HAM RI selidiki dugaan pelanggaran HAM berat di Puncak

Peristiwa Puncak: PBH GMKI desak evaluasi keberadaan Satgas Habema

Pemprov Papua Tengah bentuk tim tangani korban Puncak

Anite Telenggen mengalami luka di bagian leher, dan kini sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Jayapura, Papua.

“Korban luka di leher seorang perempuan yang sedang mengandung enam bulan, yang ditemui tim Komnas HAM mengaku bahwa dirinya ditembak di Kampung Kembru [Distrik Kembru, Kabupaten Puncak] di depan honai, dan melihat aparat TNI memegang senjata, menggunakan sergam loreng,” kata Frits Ramandey melalui siaran pers tertulisnya, Sabtu (18/4/2026).

Menurut Ramandey, korban juga mengaku mendegar suara pesawat dan bunyi rentetan tembakan. Setelahnya  itu dia temui oleh seorang anggota TNI di dalam honai dan meminta untuk foto sebagai laporan. Anite Telenggen kemudian dijemput oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dari Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah pada 15 April 2026.

Korban kemudian dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulia di ibu kota Kabupaten Puncak Jaya, bersama korban lainnya untuk menjalani perawatan medis.

Sebelumnya, sembilan warga sipil dilaporkan tewas tertembak dan beberapa lainnya mengalami luka tembak, saat aparat keamanan melakukan operasi militer pada beberapa kampung di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak pada 14 April 2026.

Frits Ramandey mengatakan Komnas HAM juga menerima pengaduan tentang rangkaian tindakan kekerasan yang terjadi di Distrik Pogama dan Distrik Kembru  Kabupaten Puncak, pada 14-15 April 2026, yang menyebabkan jatuhkan korban jiwa dan korban luka.

Katanya, Komnas HAM RI perwakilan Papua pun berkordinasi dengan Komnas HAM RI di Jakarta, untuk merespons pengaduan adanya dugaan kekerasan itu.

“Untuk tahap awal di lakukan kordinasi penaganan kasus dengan korban serta berbagai pihak di Kabupaten Puncak dan pemerintah Provinsi Papua Tengah,” ucapnya.

Temuan awal Komnas HAM lanjut Ramandey, adanya dugaan kontak tembak antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat dengan Satgas TNI di Pogama pada 13 April 2026. Satgas TNI kemudian melakukan operasi lanjutan di Pogama dan Kampung Kembru, Distrik Kembru pada 14 April 2026, dan mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

Namun tim kordinasi penanganan kasus penembakan di Pogama dan Kembru, belum bisa mendapat informasi apakah ada korban dari jiwa dari kalangan warga sipil, TPNPB atau pihak TNI saat kontak tembak pada 13 April 2026.

“Tim hanya bisa mengkonfirmasi korban luka-luka sementara yang ada di Rumah Sakit Mulia,” ujar Ramandey.

Frits Ramandey meminta Panglima TNI memberikan penjelasan tentang keberadaan  Satgas Rajawai dan Satgas Pamtas 600 TNI yang bertugas di wilayah Puncak, tentang pengunaan senjata dari helikopter, dron yang di arahkan ke wilayah pemukiman warga sipil di Pogama dan Kembru.

Selain itu, Komnas HAM perwakilan Papua meminta Panglima TNI segerah menata dan memberikan pembekalan yang cukup, bagi setiap satgas TNI yang akan bertugas di wilayah Tanah Papua.

“Komnas HAM RI perwakilan Papua juga berterima kasih kepada forkopimda Papua Tengah yang  dipimpin Gubernur Meki Nawipa, karena telah melihat korban luka yan dirawat di RSUD Mulia dan membentuk tim gabungan mencari korban lain di Pogama dan Kembru,” kata Ramandey. (*)

Tags: Kabupaten PuncakKomnas HAM PapuaKorban Luka Tembak
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Komnas
Rilis Pers

Komnas HAM sampaikan pemantauan enam kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua

April 25, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Rilis Pers

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

April 25, 2026
WWF
Rilis Pers

Hari Bumi: WWF Program Papua dorong aksi selamatkan bumi

April 25, 2026
AlDP
Rilis Pers

AlDP desak Komnas HAM RI selidiki dugaan pelanggaran HAM berat di Puncak

April 22, 2026
GMKI
Rilis Pers

Peristiwa Puncak: PBH GMKI desak evaluasi keberadaan Satgas Habema

April 22, 2026
PGI
Rilis Pers

PGI: Hentikan Kekerasan Bersenjata

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

DOB

DOB berikan ruang OAP menduduki jabatan struktural

July 20, 2022
Yapen

Seleksi DPRK Kepulauan Yapen Mekanisme Pengangkatan diproses di tingkat distrik

October 6, 2024
keamanan

Keamanan berperan penting dalam pertumbuhan pariwisata

April 21, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara