Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Jurnalis asal NTT beri kado ke Presiden Jokowi

October 22, 2024
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Timoteus Marten
Cover buku berjudul “Jokowi” terbitan Penerbit dan Percetakan Ikan Paus (2024), yang ditulis jurnalis asal NTT, Ansel Deri. - IST

Cover buku berjudul “Jokowi” terbitan Penerbit dan Percetakan Ikan Paus (2024), yang ditulis jurnalis asal NTT, Ansel Deri. - IST

Jayapura, Jubi – Jurnalis dan penulis asal Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur, Ansel Deri, memberikan kado istimewa kepada Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi. Kado istimewa yang dimaksud adalah sebuah buku yang ditulis Ansel berjudul “Jokowi”.

“Saya berharap buku ini sudah di tangan Pak Jokowi,” kata Ansel Deri seperti dikutip dari siaran pers kepada Jubi di Jayapura, Papua, Selasa (22/10/2024).

RELATED POSTS

Komunitas Torang Baca menyatukan anak muda pencinta buku di Jayapura

British Museum Terbitkan Buku Berjudul Pulau Isabel Kepulauan Solomon

Mewariskan Kearifan Leluhur Lewat Buku Anak Berbahasa Samoa dan Inggris

Menurut Ansel Deri, buku yang ditulisnya ini, merupakan bunga rampai opini yang terbit di beberapa media nasional dan lokal. Tema yang diangkat adalah berbagai kebijakan Jokowi selama menjabat presiden Indonesia, 2014–2024.

“Pak Jokowi sejauh amatan sukses membawa kemajuan di berbagai sektor pembangunan. Dua periode memimpin Indonesia banyak prestasi yang beliau torehkan. Sebagian wilayah Indonesia di pelosok yang selama Indonesia merdeka belum ditata, dikebut Jokowi melalui kementerian dan lembaga sehingga semakin nampak kemajuannya,” katanya.

Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga itu mengatakan, Jokowi merupakan presiden yang menyapa langsung masyarakat di pedesaan, dalam berbagai kunjungan resminya. Bila daerah yang dikunjunginya terdapat persoalan, maka Jokowi yang mencari solusi melalui menterinya.

“Lembata, pulau asal saya tak pernah dikunjungi presiden sejak Indonesia merdeka. Jokowi menjadi presiden pertama yang mengunjungi pulau itu tanggal 9 April 2021,” kata wartawan kelahiran kampung Kluang, Desa Belabaja (Boto), Lembata 22 Oktober 1969 itu.

Deri berujar, tahun 1978 Wakil Presiden H. Adam Malik mengunjungi korban bencana Waiteba, Atadei, Lembata. Maka kunjungan Jokowi ke Lembata mengobati rasa rindu warga, khususnya korban erupsi gunung Ile Lewotolok.

Ansel berharap agar kebijakan-kebijakan yang belum diselesaikan Jokowi dapat dilanjutkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dosen, analis politik, mantan Dewan Pengawas Lembaga Kantor Berita Negara (LKBN) ANTARA 2017-2018, yang kini menjabat Komisaris Telkom Group Boni Hargens, Ph.D, dalam prolognya menulis, meskipun buku berjudul Jokowi (2024) ini sebuah bunga rampai, semangat esensial yang termaktub menguak dinamika kepemimpinan dalam 10 tahun terakhir.

“Saya pernah bilang dulu, di awal pemerintahan Presiden Jokowi tahun 2014, bahwa kemunculan Jokowi adalah kehendak sejarah. Juga merupakan sebuah kebangkitan populisme sebagai a critical turning point, titik balik kritis, yang menggeser bandul sejarah Indonesia yang puluhan tahun dikuasai oleh elitisme yang membuat rakyat teralienasi dari proses politik. Ansel Deri secara implisit, dalam buku ini, memunculkan kembali keyakinan itu,” tulis Boni.

Sepintas, tulis Boni, “Jokowi” menyodorkan beragam tema ulasan yang bukan hanya terkonsentrasi di Jakarta, melainkan juga mengupas dinamika daerah dalam perspektif “developmentalisme Jokowian”.

“Ansel memang tidak menyebut istilah ini, tetapi model pembangunan dari pinggiran adalah khas orientasi leadership Jokowi. Penulis buku ini menyoroti dinamika Papua dan Nusa Tenggara Timur sebagai model bagaimana kepemimpinan Jokowi berdampak sampai ke akar rumput di daerah. Kepemimpinan Jokowi kaya dengan tanggung jawab moral. Ketika ia meletakkan rakyat sebagai pusat dari seluruh gravitasi kekuasaannya, ia telah mewujudkan sebuah tanggung jawab deontologis dalam politik, yaitu suatu kewajiban moral yang mengikat pemimpin dalam peran politik yang tak terpisahkan dari postulat moral. Itulah Jokowi yang saya kenal dan yang dikupas dengan cermat oleh penulis dalam karya ini,” tulis Boni lagi.

Anak SD Mappi
Presiden RI Joko Widodo bersama anak-anak SD se-Papua di Jayapura – Humas Pemkab Mappi.

Boni memaklumi ketertarikan Ansel Deri dalam isu-isu Papua, sebab, penulis pernah aktif selama lima tahun membantu rekannya, Diaz Gwijangge, anggota DPR RI daerah pemilihan Papua.

“Keterlibatannya dalam Papua Circle Institute, sebuah lembaga riset mini yang fokus dengan sejumlah isu tanah Papua, merupakan alasan lain di balik lahirnya berbagai artikel dalam salah satu bagian ‘Jokowi’ yang juga membahas langkah dan kebijakan Pemerintah Presiden Jokowi memajukan masyarakat dan tanah Papua,” katanya.

Sedangkan pengamat politik lokal Papua dan lulusan Fisipol Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Frans Maniagasi, dalam epilognya menulis, tema sentral buku terbitan Penerbit dan Percetakan Ikan Paus (2024) ini, menginspirasi bahwa penghayatan dan praktik nilai-nilai kebangsaan oleh setiap individu yang bebas, merdeka, dan kreatif, disatukan oleh solidaritas dan soliditas kebangsaan yang sejati, yang oleh Russel disebut konsepsi humanistik.

“Artinya, pencerahan yang memandang bukan sekadar produksi barang dan jasa, tapi bagaimana menghasilkan manusia yang merdeka dan saling bergaul satu sama lain dalam kesetaraan “ tulis Maniagasi.

Maniagasi menyoroti bahwa Bab 2 dan 3 dalam buku tersebut, mesti ada kesetaraan dalam berbagai upaya pembangunan nasional di NTT dan Tanah Papua.

“Kehadiran Presiden Jokowi dan Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo di NTT dan tanah Papua menarik,” tulis Maniagasi.

Kehadiran Presiden Jokowi, tulisnya, mesti dipandang bahwa kepala negara sedang mengajak setiap anak bangsa untuk memalingkan mata dan telinganya melihat ke timur Indonesia–yang kaya akan budaya, suku, dan sumber daya alamnya

Artikel-artikel dalam buku ini, kata Maniagasi, memberikan pemahaman dan wawasan, serta pengetahuan yang menarik mengenai nilai-nilai yang berkembang dalam realitas berbagai komunitas masyarakat di NTT dan Tanah Papua. Yang secara geografis dan fisik berjarak sangat “jauh” dari pusat pengambilan keputusan negara, bahkan secara substantif kebudayaan terkadang tanpa disadari mereka diletakkan pada anak tangga terbawah dalam struktur kebudayaan Indonesia. (*)

Tags: BukuJokowi
ShareTweetSendShareShare
Timoteus Marten

Timoteus Marten

Related Posts

Komnas
Rilis Pers

Komnas HAM sampaikan pemantauan enam kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua

April 25, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Rilis Pers

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

April 25, 2026
WWF
Rilis Pers

Hari Bumi: WWF Program Papua dorong aksi selamatkan bumi

April 25, 2026
AlDP
Rilis Pers

AlDP desak Komnas HAM RI selidiki dugaan pelanggaran HAM berat di Puncak

April 22, 2026
GMKI
Rilis Pers

Peristiwa Puncak: PBH GMKI desak evaluasi keberadaan Satgas Habema

April 22, 2026
PGI
Rilis Pers

PGI: Hentikan Kekerasan Bersenjata

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Pedagang melayani pembeli bungkus ketupat jelang Hari Raya Idul Fitri di Pasar Paldam, Jayapura, Papua, Minggu (1/5/2022) / (ANTARA/GUSTI TANATI)

Sebentuk toleransi dari seikat ketupat

April 11, 2024
Migrasi Penduduk dari Luar Papua

Dewan Adat Papua: Migrasi ke Tanah Papua harus dibatasi

May 14, 2022
Sinak Papua

Senjata anggota TNI di Sinak hilang, anak-anak ditangkap, satu dikabarkan meninggal dunia

February 27, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara