Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Sengketa tapal batas di Papua Tengah: Jangan ada narasi bernuansa kesukuan

December 5, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Papua Tengah

Puing rumah yang dibakar sekelompok orang di Kapiraya, Kabupaten Deiyai pada 24 Desember 2025-IST

Jayapura, Jubi – Salah satu politikus di Tanah Papua, Laurenzus Kadepa mengingatkan semua pihak, agar tidak membangun narasi bernuansa kesukuan dalam sengketa tapal batas wilayah antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah. 

Katanya, semua pihak mesti menghentikan narasi-narasi yang menunjuk suku tertentu dalam kasus sengketa tapal batas antarkabupaten di Kapiraya.

RELATED POSTS

Wapres: Pembangunan rusun ASN Papua Tengah untuk pemerataan kesejahteraan

BKPSDM benahi data kepegawaian di lingkungan Pemprov Papua Tengah

Kabupaten Mimika daerah dengan penduduk terbanyak di Papua Tengah

“Kita semua tahu bahwa pelaku itu  oknum. Tidak semua suku Kamoro, suku Mee, juga semua suku Kei yang terlibat. Harap semua bijaksana dalam melihat persoalan ini,” kata Kadepa saat menghubungi Jubi melalui panggilan teleponnya, Jumat (5/12/2025).

Kadepa mengatakan, sejak awal ia telah mengingatkan Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua Tengah harus mengambil langkah cepat sebelum ada korban. Namun hingga kini belum juga ada langkah yang diambil Pemprov Papua Tengah.

“Informasinya pemprov sudah membentuk tim penyelesaian tapal batas antarkabupaten. Semoga ini benar dan bijak dalam bekerja,” ujarnya.

Menurutnya, menyikapi situasi masalah tapal batas antarkabupaten ini, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan bersama, yaitu semua aspirasi yang datang dari  masyarakat Kamoro maupun Mee di Kapiraya kepada pemerintah melalui lembaga DPR Papua Tengah, Majelis Rakyat Papua Tengah maupun kepada para bupati dan gubernur Papua Tengah harus bijak dibicarakan.

“Menghindari pembelaan karena faktor sesama kultur atau kepentingan apapun. Tidak saling klaim tanah, jika benar-benar mau dibangun, yang dibangun adalah manusianya. Saat ini, masyarakat Suku Mee maupun Kamoro butuh sentuhan pembangunan. Bukan diterlantarkan,” ucapnya.

Selain itu, Kadepa meminta kepada Polda Papua Tengah untuk mengusut oknum pelaku yang menewaskan seorang hamba Tuhan di Kapiraya, Kabupaten Deiyai karena penyelesaian masalah dengan kekerasan tak dibenarkan.

Sebelumnya, salah seorang pendeta Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, Neles Peuki yang melayani jemaat Amin, Mogodagi, Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai meninggal dunia saat berupaya melerai ketika sekelompok orang menyerang kelompok warga lain, Senin (24/11/2025).

Dalam insiden itu, enam warga juga dilaporkan terluka, rumah-rumah warga dan fasilitas umum milik pemerintah dibakar oleh kelompok penyerang.

Peristiwa itu diduga dipicu masalah tapal batas antara Kabupaten Mimika-Deiyai dan Dogiyai yang hingga kini belum tuntas. (*)

Tags: Laurenzus KadepaPapua Tengahsengketa tapal batas
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura

Liga 2 sudah dekat, Manajemen Persipura fokus pagari pemain

June 8, 2022
KPUD Merauke

KPUD Merauke bakal laksanakan Kirab Pemilu pada 1 Maret

February 25, 2023
Politik

Isu politik dan olahraga, pemikat paling dinanti para pembaca Papua

April 30, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara