Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Kebebasan pers dibungkam, demokrasi Indonesia masuk UGD

September 29, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel Kaliele - Editor: Aryo Wisanggeni G
Brimob, Kebebasan Pers

Yan Christian Warinussy. Jubi/Adlu Raharusun

Sorong, Jubi – Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia di Indonesia, Yan Christian Warinussy menyatakan pencabutan kartu identitas wartawan Istana jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia oleh Biro Pers Media dan Informasi atau BPMI Sekretariat Presiden sebagai tanda nyata matinya demokrasi di Indonesia. Menurutnya, kebebasan pers telah dibungkam, sehingga demokrasi Indonesia dalam kondisi kritis dan seperti masuk Unit Gawat Darurat atau UGD.

“Sebagai advokat dan Pembela HAM di Indonesia, saya menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi yang saya sebut sebagai kematian demokrasi di negara ini. Gejala itu terlihat jelas ketika wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia, dicabut kartu identitasnya hanya karena menanyakan sesuatu yang dianggap di luar konteks oleh pihak Istana,” kata Warinussy melalui layanan pesan WhatsApp pada Senin (29/9/2025).

RELATED POSTS

Standar Jurnalisme di Papua Nugini butuhkan pelatihan dan dukungan hukum

Jurnalis Perempuan di Papua dalam dekapan tantangan dan stigma

Deklarasi jurnalisme di Minahasa Utara untuk bumi

Pada Sabtu (27/9/2025), BPMI Sekretariat Presiden mencabut kartu identitas liputan milik jurnalis CNN Indonesia TV Diana Valencia karena melontarkan pertanyaan soal permasalahan MBG ke Presiden Prabowo Subianto yang baru saja menyelesaikan lawatannya di sejumlah negara. Dewan Pers dan sejumlah organisasi pers mengkritik tindakan BPMI Sekretariat Presiden itu. Pada Senin, BPMI Sekretariat Presiden telah mengembalikan kartu identitas liputan wartawan Istana milik Diana Valencia.

Meskipun demikian, Warinussy menegaskan bahwa persoalan itu hanya diselesaikan dengan permintaan maaf atau pengembalian kartu identitas peliputan Istana kepada Diana Valencia. “Itu solusi murahan. Yang harus dilakukan Presiden adalah bersih-bersih di lingkaran Istana. Cari tahu siapa otak di balik pembatasan wartawan itu,” kata Warinussy.

Ia mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh terhadap pihak-pihak yang memberi instruksi membatasi pertanyaan jurnalis. Investigasi itu harus menemukan siapa yang memerintah wartawan hanya boleh bertanya soal kunjungan luar negeri Presiden. “Semua itu harus dibongkar,” ujarnya.

Menurut Warinussy, pertanyaan yang disampaikan Diana Valencia adalah hal yang sangat biasa, di mana dia bertanya soal program Makanan Bergizi Gratis (MBG) ketika Presiden Prabowo Subianto baru pulang dari kunjungan ke New York, Amerika Serikat. Menurutnya, langkah Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden mencabut kartu identitas wartawan Istana atas nama Diana adalah hal yang konyol dan mencoreng wajah demokrasi Indonesia.

Warinsussy menegaskan bahwa tindakan pihak Istana tersebut bukan sekadar salah urus teknis, tetapi serangan langsung terhadap kebebasan pers. “Sebagai mantan jurnalis senior Harian Cenderawasih Pos, saya bisa katakan dengan lantang bawah tindakan itu mencederai kebebasan pers di Indonesia, dan itu tanda nyata bahwa demokrasi kita sedang sakit parah, bahkan menuju titik kematiannya,” katanya.

Ia mengkritik keras sikap Istana yang terkesan paranoid terhadap pertanyaan wartawan. Ia juga mengkritik Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden yang membatasi pertanyaan apa yang boleh ditanyakan jurnalis kepada Presiden.

“Kalau Presiden hanya mau ditanya soal kunjungan luar negeri, lalu apa gunanya wartawan? Wartawan bukan corong kekuasaan. Wartawan itu hadir untuk menggali, menguji, bahkan mempertanyakan kebijakan negara. Jadi, kalau itu dilarang, artinya kita sudah kembali ke era otoritarianisme,” kata Warinussy.

Menurutnya tindakan Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden mencabut kartu identitas wartawan Istana menunjukkan relasi kuasa yang anti kritik dan anti demokrasi. Warinussy mengingatkan bahwa tanpa pertanyaan kritis, kekuasaan akan menjadi liar, rakus, dan buta terhadap kepentingan rakyat. ”Kalau wartawan di Istana saja bisa diperlakukan seperti ini, maka bagaimana nasib wartawan di daerah? Bagaimana wartawan yang meliput korupsi, perampasan tanah, atau pelanggaran HAM di Papua, Maluku, atau Sulawesi? Mereka jauh lebih mudah dibungkam,” kata Warinussy mengingatkan.

Ia menegaskan kebebasan pers di Indonesia bukanlah sebuah hadiah dari pemerintah. Kebebasan pers di Indonesia adalah hak konstitusional yang dijamin Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers). “Dalam UU Pers sudah jelas diatur, tidak boleh ada intervensi, tidak boleh ada pembatasan. Pihak Istana jelas melanggar aturan ini,” kata Warinussy. (*)

Tags: CNN IndonesiajurnalisKebebasan PersWartawan
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

DOB

DOB berikan ruang OAP menduduki jabatan struktural

July 20, 2022
Yapen

Seleksi DPRK Kepulauan Yapen Mekanisme Pengangkatan diproses di tingkat distrik

October 6, 2024
keamanan

Keamanan berperan penting dalam pertumbuhan pariwisata

April 21, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara