Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Jelang putusan MK, Penjabat Bupati Puncak Jaya imbau semua pihak jaga perdamaian

February 24, 2025
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Hengky Yeimo - Editor: Aryo Wisanggeni G
Penjabat Bupati Puncak Jaya, Pilkada

Penjabat Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib saat berdialog dengan warga Puncak Jaya. - Dok. Pj Puncak Jaya

Nabire, Jubi – Menjelang pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024, Penjabat Bupati Puncak Jaya Yopi Murib menyampaikan imbauan agar semua pihak menghentikan pertikaian dan menjaga perdamaian di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah. Imbauan itu disampaikan Yopi Murib melalui rekaman video yang beredar luas.

Dalam rekaman video itu, Murib mengimbau seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Kabupaten Puncak Jaya harus mendukung semua upaya pedamaian. Ia meminta kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya tidak memobilisasi massa pada hari pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin.

RELATED POSTS

Warga Puncak Jaya dilaporkan tewas ditembak, Satgas Damai Cartenz: Masuk DPO

FKUB Jayapura ajak warga hormati putusan MK dan jaga kedamaian jelang pelantikan

DPR Mangkir, Pemerintah Abai: GERAM PSN Desak MK batalkan legitimasi perampasan tanah dalam UU Cipta Kerja

“Saya meminta kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Puncak Jaya, [para anggota] DPR Puncak Jaya, para tokoh agama, [para] tokoh masyarakat, mahasiswa, intelektual Puncak Jaya, [juga] kedua pasangan calon Bupati [dan Wakil Bupati Puncak Jaya] agar dapat menahan diri dan memobilisasi [massa] sebab pada 24 Februari 2025 ada [pembacaan] putusan MK. Semua komponen perlu menjaga rumah kita, Puncak Jaya, sebagai daerah yang aman,” ujarnya.

Menurut Murib, semua pihak harus mau menerima apapun putusan MK. Ia mengingatkan bahwa MK adalah lembaga satu-satunya yang berwenang menangani sengketa hasil pemilihan umum, dan putusan MK berkekuatan hukum tetap.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk menerima dengan lapang dada siapa pun yang akan terpilih. Itu adalah keputusan dari Tuhan. Kita tidak boleh lagi perang suku. Kita wajib bergandengan tangan untuk kembali memimpin Puncak Jaya,” katanya.

Murib menjelaskan konflik antar massa pendukung di Puncak Jaya telah menimbulkan empat korban jiwa. “Ada empat orang yang meninggal dunia, oleh sebab itu [saya imbau para pendukung] tidak lagi saling menyerang, tidak lagi saling menjatuhkan, saling serbu. Mari kita sama-sama ikuti putusan MK tanpa pertumpahan darah lagi,” katanya.

Ia mengajak para pemuka agama dari semua denominasi gereja untuk berdoa bagi keamanan di Puncak Jaya. “Peran gereja untuk mengingatkan kepada umatnya juga sangat penting. Jangan sampai ada yang melakukan provokasi di Kabupaten Puncak Jaya,” katanya.

Bantah tudingan mobilisasi 

Penjabat Bupati Puncak Jaya Yopi Murib juga membantah tudingan yang menyatakan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya memfasilitasi salah satu pasangan calon untuk menyerang pasangan calon yang lain dalam pertikaian antar massa pendukung pada 12 Februari 2025. “Terkait tawuran antar warga di Muliambut [pada] 12 Februari 2025, tuduhan [bahwa] pemerintah daerah [dan] Penjabat Bupati memfasilitasi pembalasan dari [pihak] korban pertama, itu tidak benar. Kami ini unsur pemerintah, bertugas menjaga perdamaian,” katanya.

Murib juga membantah adanya mobilisasi warga dari Sinak, Kabupaten Puncak untuk datang dan membuat keonaran di Mulia, Ibu Kota Kabupaten Puncak Jaya. Menurutnya, pemerintah daerah menjemput sejumlah tokoh dari Sinak justru untuk menghentikan pertikaian antar massa pendukung di Puncak Jaya.

“Kami pemerintah menjemput mereka dari Sinak, karena dari sisi adat orang dari Sinak yang mempunyai hubungan keluarga dengan korban. [Mereka] yang berhak menyelesaikan masalah, sehingga kami jemput dorang. Mereka datang bukan untuk perang suku,” ujar Murib.

Infografis Pilkada Puncak Jaya, Putusan MK, Sengketa Pilkada

Salah seorang warga Puncak Jaya, Jefri Pela mengatakan warga ingin konflik pilkada segera berakhir, dan semua pihak bisa berdamai. Ia menyatakan tidak ingin hidup larut dalam pertikaian. “Saya berharap warga dapat mengendalikan emosi, dan tidak terpancing untuk melakukan tawuran antar warga,” katanya.

Pela mengatakan para tokoh harus segera berhenti membuat pernyataan atau instruksi untuk bertikai. Bagi Pela, Pilkada 2024 adalah pesta demokrasi yang seharusnya dirayakan dengan damai. Menurutnya, pesta demokrasi itu seharusnya tidak menimbulkan pertumpahan daerah.

“Kedua kandidat harus berbesar hati dan menerima secara jantan, siap kalah [dan] siap menang. Akibat pilkada, masyarakat korban harta benda dan nyawa, meninggalkan istri [dan] anaknya, siapa yang akan perhatikan? Saya harap mereka [para kandidat] bisa perhatikan, kalau tidak kasihan,” katanya.

Pela mengatakan situasi di Mulia mulai aman, dan ia berharap semua pihak menjaga agar Mulia tetap aman. “Saya usul kepada Penjabat Bupati Puncak Jaya untuk dapat memfasilitasi kedua belah pihak untuk berdamai, [agar] masyarakat dapat melakukan aktivitas seperti biasanya,” katanya.

Polisi tambah patroli

Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya, AKBP Kuswara mengatakan aparat Polri dan  TNI terus mengintensifkan kegiatan patroli gabungan dan pengisian pada pos penyekatan. Langkah itu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi menjelang pembacaan putusan MK terkait sengketa Pilkada 2024.

Kuswara mengatakan pihaknya menggandeng Dandim 1714/PJ, Letkol Inf Irawan Setya Kusuma untuk memimpin pelaksanaan patroli dialogis dengan berjalan kaki ataupun berkendaraan. Patroli dialogis itu digelar pada 21 – 24 Februari 2025.

“Kami melibatkan ratusan aparat gabungan TNI dan Polri. [Mereka] terdiri dari [anggota] Polres Puncak Jaya, Kodim 1714/PJ, Satuan Tugas Batalion Infanteri Raider 715/MTL, Satuan Tugas Batalion Infanteri Raider 112/DJ, dan Brimob Batalion B Polda Papua Bawah Kendali Operasi Puncak Jaya. Para personel menyusuri jalan sepanjang kota baru, Markas Polres Puncak Jaya, menuju kota lama [di] Muliambut,” katanya.

Ia berharap semua pihak akan menerima siapa pun yang dinyatakan MK memenangi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya. “Kami juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar beraktivitas seperti biasa, agar Puncak Jaya tetap aman terkendali,” katanya. (*)

Tags: Konflik PilkadaMahkamah KonstitusiMKPemilihan Bupati dan Wakil Bupati Puncak JayaPemilihan Kepala DaerahPilkada 2024Puncak Jayaputusan MKSengketa Pilkada
ShareTweetSendShareShare
Aryo Wisanggeni

Aryo Wisanggeni

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Covid-19, RSUD Abepura

RSUD Abepura diminta percepat pembayaran insentif Covid-19

December 20, 2023
Bendungan Sadawarna

Jokowi resmikan Bendungan Sadawarna di Subang

December 27, 2022
Pelabuhan Jayapura, Pas Masuk Pelabuhan

Pelabuhan Jayapura uji coba pembayaran pas masuk pelabuhan dengan e-money 

December 10, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara