Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Modernisasi lewat DOB di Papua, ancam eksistensi Perempuan Pegubin

July 8, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Hans Makabori - Editor: Syam Terrajana
DOB

Suasana berlangsungnya diskusi bertajuk ‘Ancaman tiga DOB Terhadap Eksistensi Perempuan Pegunungan Bintang’ yang diadakan Komunitas Perkumpulan Perempuan Pegunungan Bintang atau PPPB di Aula Asrama Pegubin Baru, Waena, Kota Jayapura, Senin lalu (17/6/2024).

Jayapura, Jubi – Masuknya modernisasi bersamaan dengan pembentukan tiga Daerah Otonomi Baru atau DOB di Papua, dinilai mengancam eksistensi keberadaan Perempuan Pegunungan Bintang atau Pegubin dalam mengenali Identitas budayanya.

Hal itu dikatakan Pendamping Perempuan dan Anak dari Lembaga Bantuan Hukum Tong Pu Ruang Aman, Novita Opki dalam Diskusi bertajuk ‘Ancaman tiga DOB Terhadap Eksistensi Perempuan Pegunungan Bintang’ yang diadakan Komunitas Perkumpulan Perempuan Pegunungan Bintang atau PPPB di Aula Asrama Pegubin Baru, Waena, Kota Jayapura, Senin lalu (17/6/2024).

RELATED POSTS

Bupati Jayapura komitmen mendorong pembentukan DOB Grimenawa

Calon DOB Kabupaten Benawa dideklarasikan

Mahasiswa Yalimo se-Indonesia tolak pembentukan DOB Benawa

Opki mengatakan, jika bicara keberadaan Perempuan Pegunungan Bintang, maka  berbicara juga  bagaimana identitas budayanya, posisinya dalam adat istiadat sebagai penggerak roda kehidupan keluarganya. Perubahan yang ada pada perempuan Pegubin di era sekarang, katanya  berbeda jauh dengan dahulu, di mana perempuan Pegubin punya peran yang besar dalam mencari nafkah keluarga.

“Mereka juga dilibatkan dalam pencarian nafkah, mereka bisa berkebun. Posisi-posisi itu jika dibandingkan dengan sekarang, sudah mulai hilang karena ada perubahan-perubahan akibat dari globalisasi dan modernisasi yang masuk mengikis hal-hal baik yang sudah melekat pada perempuan Pegubin sejak dulu,” kata Novita ketika dikonfirmasi Jubi terkait topik diskusi bersama komunitas PPPB di Waena.

Menurutnya, eksistensi perempuan Pegubin dinilai banyak mengalami perubahan, seturut munculnya pemerintahan negara Indonesia, secara serta-merta menggantikan peran pemerintahan adat.

Perempuan Pegubin di bawah pemerintahan adat lebih dekat dengan alam dan budayanya serta lebih mendapat posisi strategis.

“Kalau dalam pemerintahan adat itu ada beberapa tugas-tugas dan posisi strategis yang perempuan juga bisa ambil alih, tetapi dengan adanya sistem pemerintahan yang baru masuk, dia menjadi salah satu jalan masuknya pengikisan, kemiskinan terhadap eksistensi perempuan di Pegubin,  bahkan di Papua pada umumnya,” tutur Opki.

Koordinator Perkumpulan Perempuan Pegunungan Bintang atau PPPB, Desiana Kalakmabin mengatakan dampak pemekaran tiga Daerah otonomi baru (DOB), memiliki dampak negatif terhadap eksistensi dan keberlangsungan hidup perempuan Pegubin sebagai penerus generasi.

“Kami melihat dampak tiga DOB itu mengarah pada penurunan penduduk dan pemerataan wilayah yang tidak teratur, terpecah belahnya perempuan sebagai pencetak generasi juga kian  berkurang, dan ini akan menimbulkan rendahnya tingkat pendidikan perempuan dan semakin punahnya adat istiadat,” katanya

Kalakmabin menambahkan, dampak lain dari kehadiran tiga DOB adalah kurangnya keaktifan masyarakat pribumi terhadap aktivitas daerah, tindakan diskriminatif terhadap perempuan dengan cara pemerkosaan bahkan pembunuhan kerap terjadi kepada perempuan Pegubin.(*)

Tags: diskusi perempuan papuaDOBEksistensi perempuan papuaperempuan pegubin
ShareTweetSendShareShare
Syam Terrajana

Syam Terrajana

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara