Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

KNPB gelar aksi massa dukung referendum Kanaky

KNPB mendukung bangsa Kanak melawan kolonialisme pemukim, yakni suatu bentuk penjajahan yang bertujuan untuk menggantikan masyarakat asli dari wilayah jajahan dengan masyarakat pemukim atau penjajah.

June 10, 2024
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Zely Ariane
KNPB

Massa aksi long march KNPB berjalan bentuk solidaritas mendukung kemerdekaan Kanaky di Perumnas III Waena, Kota Jayapura, Papua, Senin (10/6/2024).- Jubi/Larius Kogoya.

Jayapura, Jubi – Ratusan massa dari Komite Nasional Papua Barat atau KNPB Pusat bersama KNPB Sentani dan KNPB Port Numbay menggelar aksi massa sebagai bentuk solidaritas mendukung pembebasan dan referendum Kanaky, Kaledonia Baru dari kolonialisme Prancis. Aksi itu digelar di Kota Jayapura, Papua, Senin (10/6/2024) sekitar pukul 14:30 WP.

Massa aksi KNPB berjalan kaki sepanjang jalan raya dari Kampus Uncen Bawah, Abepura sampai Lingkaran Perumnas III Waena, Kota Jayapura. Jarak yang ditempuh massa KNPB kisaran 7 km, dengan membawa spanduk bertuliskan Akhiri Penjajahan Pemukim dan Bebaskan Kanaky.

RELATED POSTS

Perjalanan berkelanjutan Kaledonia Baru menuju penentuan nasib sendiri

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

Seraya berjalan seorang orator dengan megapone ditangan menyerukan dengan teriakan keras: “Free-free Kanaky”, yang disambut massa dengan: “Free- free Kanaky”. Diikuti seruan “Free West Papua” yang disambut pula oleh massa aksi “Free West Papua”. Dalam aksi jalan kaki itu massa membawa bendera Kanaky dan KNPB yang berkibar di sepanjang jalan.

Ketua I KNPB Pusat, Warius Sampari Wetipo mengatakan sebagai bangsa terjajah West Papua kini berdiri bersama bangsa Kanak untuk mendesak proses dekolonisasi bangsa pribumi Kanak tanpa intervensi warga pendatang kolonial.

“Kita bangsa West Papua mendukung sikap pro kemerdekaan Kanaky agar hak penentuan nasib sendiri dikembalikan seutuhnya kepada bangsa Kanak yang beridentitas dan leluhurnya benar-benar berasal dari Kanaky,” kata Wetipo dalam pembacaan pernyataan sikap KNPB itu.

Massa aksi long march KNPB berjalan bentuk solidaritas mendukung kemerdekaan Kanaky di Padang Bulan, Kota Jayapura, Papua, Senin (10/6/2024).- Jubi/Larius Kogoya.

Warius Sampari menjelaskan ‘Settler Colonialism’ atau kolonialisme pemukim adalah suatu bentuk penjajahan yang bertujuan untuk menggantikan masyarakat asli dari wilayah jajahan dengan masyarakat pemukim atau penjajah. Undang-Undang yang mengakui para pendatang merupakan siasat penjajah untuk tetap menjajah. Bangsa West Papua dan Kanaky mempunyai nasib yang sama, yaitu sama-sama dijajah.

“Sama seperti yang dilakukan Indonesia di West Papua dimana mayoritas penduduk adalah orang pendatang, yang didatangkan oleh penjajah untuk memenuhi West Papua, agar mereka ikut memilih dan memimpin semua jabatan politik di West Papua. Mereka akan buat bangsa Papua menjadi minoritas secara jumlah dan mutu, lalu mereka menguasai West Papua dalam segala segi kehidupan,” kata Warpo sapaan akrabnya.

Warpo melanjutkan orang-orang beretnis melanesia di wilayah Pasifik merupakan saudara serumpun. Oleh sebab itu, penderitaan bangsa Kanaky adalah penderitaan bangsa West Papua dan penderitaan Kanaky adalah penderitaan rumpun Melanesia.

“Kami dukung referendum bangsa Kanaky untuk bebas dari penjajahan kolonial Prancis. Penderitaan mereka adalah penderitaan kami. Refrendum Kanaky harus dilakukan tanpa melibatkan warga pendatang supaya bangsa Kanak menentukan nasib sendiri,” ujarnya.

Di dalam pernyataan sikapnya, KNPB menegaskan solidaritasnya agar Prancis menghentikan amandemen konstitusi yang mengakomodir puluhan ribu warga pendatang penjajah untuk menjadi pemilih. KNPB mendesak agar diberikan hak penentuan nasib sendiri yang seluas-luasnya bagi bangsa pribumi Kanak.

Mereka juga menyerukan agar pemerintah Prancis segera berunding dengan FLNKS untuk mendorong referendum yang adil bagi bangsa pribumi Kanak.

Massa aksi long march KNPB berjalan bentuk solidaritas mendukung kemerdekaan Kanaky di Padang Bulan, Kota Jayapura, Papua, Senin (10/6/2024).- Jubi/Larius Kogoya.

Terhadap kepemimpinan regional, KNPB meminta kepada MSG, PIF dan PBB agar terlibat aktif dalam mendesak pemerintah Prancis benar-benar mewujudkan dekolonisasi bagi bangsa Kanak dengan berpegang pada prinsip-prinsip Piagam PBB XI Pasal 73.

Dan sejalan dengan proses dekolonisasi di Kaledonia Baru (Kanaky), KNPB juga menyatakan bahwa West Papua kembali menuntut penguasa penjajah Indonesia untuk menghentikan pendudukan korporasi, pendudukan warga pendatang penjajah dan pendudukan militer penjajah. Indonesia diminta segera mendorong proses dekolonisasi bagi bangsa Papua diteritori West Papua.

Koordinator Lapangan Yanius Silak mengatakan Solidaritas KNPB dan rakyat Papua mendukung pembebasan Kanaky berjalan dengan baik dari titik kumpul sampai tiba ke Perumnas III Waena lalu membacakan pernyataan sikap.

“Dengan Long March itu kami beritahukan kepada rakyat Papua dan publik bahwa bangsa Kanaky itu senasib dengan rakyat Papua hari ini. Penderitaan Kanaky adalah penderitaan rakyat Papua. Semuanya dapat berjalan dengan baik hingga selesai tadi,” kata Silak.

Kepolisian Sektor atau Polsek Heram menurunkan puluhan aparat keamanan, setelah massa Long March tiba di Perumnas. Dari pantauan Jubi terlihat negosiasi berjalan lancar hingga aksi selesai pada pukul 17.00 WP,  hingga kemudian massa membubarkan diri. (*)

Tags: "Free West Papua""Free-free Kanaky"aksi massaKaledonia baruKanakyKNPBKomite Nasional Papua BaratReferendum Kanaky
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

DOB

DOB berikan ruang OAP menduduki jabatan struktural

July 20, 2022
Yapen

Seleksi DPRK Kepulauan Yapen Mekanisme Pengangkatan diproses di tingkat distrik

October 6, 2024
keamanan

Keamanan berperan penting dalam pertumbuhan pariwisata

April 21, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara