Sentani, Jubi – Gubernur Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri berjanji akan memperhatikan kebutuhan masiswa di setiap asrama yang ada di wilayah pemerintahannya.
Pernyataan itu disampaikan Mathius Derek Fakhiri dalam sambutannya pada perayaan Natal akbar 16 kabupaten dari wilayah adat Lapago atau Provinsi Papua Pegunungan dan Meepago atau Provinsi Papua Tengah di Istora Papua Bangkit, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (13/12/2025) sore.
Fakhiri mengatakan, kebijakan tersebut akan dimulai pada 2026. Untuk itu ia meminta mendata asrama yang ada di Provinsi Papua.
“Kami sudah bicara, besok [penghuni] asrama tidak akan kelaparan. Kami akan kasih makan, saya minta para senior segera menghitung berapa tiap bulan [kehutuhan] makan mereka,” kata Mathius Fakhiri.
Menurutnya, mahasiswa tidak boleh kelaparan. Ia pun meminta data setiap asrama segera disampaikan kepadanya.
“Kebijakan tersebut berlaku untuk semua mahasiswa yang berada di sejumlah asrama di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jayapura, Yunus Wonda mengatakan pihaknya bersedia akan menjalankan kebijakan Gubernur Papua untuk membantu setiap asrama di Kabupaten Jayapura maupun Kota Jayapura tanpa membedakan suku dan ras.
“Kami akan bantu setiap asrama yang ada di provinsi induk, tanpa membedakan kamu asal ini dan itu, tidak boleh ada perbedaan kita Papua,” kata Wonda.
Wonda berpesan untuk mahasiswa dari wilayah adat Lapago dan Meepago di Provinsi Papua, untuk tetap menjaga kebersamaan dan serius dalam mengenyam pendidikan. (*)











Discussion about this post