Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nusa

Impunitas perburuk penegakkan hukum kasus kekerasan terhadap jurnalis

March 24, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Aries Munandar
Hukum

Ilustrasi kebebasan pers. - Pixabay.com

Jayapura, Jubi – Penegakkan hukum dalam penyelesaian kasus tindak kekerasan terhadap jurnalis masih jauh dari harapan. Banyak kasus tidak jelas penyelesaiannya, paling tidak dalam tiga tahun terakhir.

Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Nany Afrida menyatakan ada 16 dari 100 kasus kekerasan terhadap jurnalis mereka laporkan ke polisi pada 2022. Namun, hanya dua yang diproses hingga ke pengadilan. Itu pun pelakunya divonis ringan.

RELATED POSTS

KKJ kecam keras persekusi dan intimidasi Kasat Reskrim Mimika dan Anggota Polisi terhadap empat jurnalis

Kebebasan pers dibungkam, demokrasi Indonesia masuk UGD

RDP bersama DPR Papua, Polda Papua: terduga pelaku bom molotov di Kantor Redaksi Jubi anggota TNI

“Pada 2023, ada 16 dari 89 kasus dilaporkan ke polisi, tetapi tidak ada follow up sama sekali. Jadi, tidak ada penjelasan [dari polisi] sampai di mana penanganan kasusnya,” kata Nany, saat konferensi pers daring dari Jakarta, Senin (24/3/2025).

Kondisi serupa terjadi pada 2024. Dari puluhan kasus yang dilaporkan AJI ke polisi, hanya satu yang berakhir dengan vonis pengadilan. Namun, pelakunya juga dihukum ringan.

Nany menyatakan para pelaku tersebut juga bukan dalang atau aktor utama, melainkan hanya pelaksana lapangan. Dia khawatir kejadian seperti itu  juga terulang dalam pengusutan terhadap teror pengiriman kepala babi dan bangkai tikus ke media Tempo.

“Setelah kiriman kepala babi, besoknya ada lagi [kiriman bangkai tikus]. Itu menandakan pelakunya tidak takut karena tahu bakalan ada impunitas sehingga pasti akan lolos [dari jerat hukum],” kata Nany.

Teror terhadap Tempo merupakan kasus terbaru yang diadvokasi AJI. Ada 22 kasus tindak kekerasan terhadap jurnalis mereka advokasi pada tahun ini.

“Tidak semua kami laporkan ke polisi karena ada jurnalis tidak ingin kasusnya dilaporkan. Mereka mungkin frustrasi karena jika dilaporkan, kasusnya belum tentu juga diselesaikan. Kondisi ini makin menguatkan budaya impunitas [terhadap pelaku],” kata Nany.

Wakil Ketua Bidang Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Arif Maulana mengatakan impunitas terhadap pelaku menunjukkan ada persoalan serius terhadap demokrasi di Indonesia. Itu mengingatkannya pada sebuah riset .

“Riset oleh Intelligence Economics pada Februari 2023 menunjukkan Indonesia mengalami regresi atau kemunduran demokrasi. Ini terburuk sepanjang 14 tahun terakhir di Indonesia,” kata Arif.

Dia menjelaskan salah satu indikator pada riset tersebut ialah penilaian  terhadap kebebasan sipil, termasuk kebebasan pers. Banyak kasus kekerasan terhadap jurnalis tidak terselesaikan. (*)

Tags: Aliansi Jurnalis IndependenKebebasan Perskekerasan terhadap jurnalis
ShareTweetSendShareShare
Aries Munandar

Aries Munandar

Related Posts

KontraS
Nusa

Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

April 10, 2026
KontraS
Nusa

Aktivis disiram air keras, KontraS desak pelaku diusut

April 10, 2026
Catahu KBB 2025
Nusa

Catahu KBB 2025: Kebijakan agama mundur pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran

February 14, 2026
CPO
Nusa

Pemblokiran Kapal MT Westama Bermuatan CPO di Pelabuhan Dumai 2007 dan Nasib Hutan Sumatera

December 14, 2025
MuBi
Ekonomi

33 wartawan dari Papua dibekali pemahaman peran Bank Indonesia lewat kunjungan ke MuBI dan Peruri

October 10, 2025
masyarakat adat Nusantara
Nusa

Konsolidasi perempuan pemimpin masyarakat adat Nusantara penjaga identitas budaya Kampung

August 8, 2025

Discussion about this post

Recommended Stories

Bali United tetap serius lawan Persipura

February 24, 2022
KONI Papua

KONI Papua siap bantu pembentukan Pengprov Cabor Provinsi DOB

March 27, 2023
Puncak

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara