Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Inflasi di Kabupaten Nabire meningkat 6,62 persen pada Januari 2026

February 11, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
BPS

Ilustrasi Kantor BPS Nabire - Jubi/Larius Kogoya

Nabire, Jubi – Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Nabire, Papua Tengah, Dio Ginting mengatakan inflasi di Kabupaten Nabire lebih tinggi 6,62 persen dibandingkan pada Januari 2025.

Menurutnya, angka inflasi 6,62 ini termasuk tinggi karena pemerintah pusat melalui Bank Indonesia, sudah menetapkan target maksimum inflasi yaitu 3,5 persen.

RELATED POSTS

Batik Air resmi beroperasi di Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah berharap RKPD Nabire solusi kebutuhan masyarakat

TPNPB klaim tembak satu prajurit TNI saat kontak tembak di Nabire

“Kalau inflasi tinggi sedangkan pendapatan itu tetap, pada akhirnya akan mempengaruhi perputaran perekonomian. Masyarakat mungkin akan menahan konsumsi, begitu menahan konsumsi bisa berimbas kepada pertumbuhan ekonomi,” kata Dio Ginting di Nabire, Papua Tengah, Selasa (10/2/2026).

Katanya, ada beberapa faktor penyebab meningkatnya inflasi tahunan misalnya tarif listrik. Tarif listrik ini bukan karena ketidakmampuan pemerintah, akan tetapi tahun lalu ada subsidi, sedangkan tahun ini tidak ada.

Faktor lainnya, naiknya harga sejumlah kebutuhan semisal cabe rawit, bawang merah, beras dan daging babi.

“Daging babi juga penyumbang terbesar angka inflasi. Ketika BPS menghitung inflasi dengan melakukan survei biaya hidup di masyarakat, kira-kira komoditas apa saja pada umumnya dikonsumsi. Ternyata komsumsi [daging] babi tinggi, karena dua tahun berturut-turut mulai dari  2024 [hingga 2025], Provinsi Papua Tengah sedikit naik inflasinya gara-gara daging babi,” ujarnya.

Katanya, kontribusi daging babi pada inflasi Januari 2026, sebesar 0,39 persen. Persentase ini disebut ukup besar untuk menyumbang kenaikan harga. Meningkatnya inflasi di Kabupaten Nabire pun berimbas pada Provinsi Papua Tengah.

“Jadi di Papua Tengah juga inflasinya pada kondisi Januari ini 4,85 persen secara tahunan. Masih di atas target, tadi kan 3,5 persen kan? Sebenarnya targetnya itu 2,5 tapi masih ada toleransi ples minus jadi 3,5 persen maksimal. Akhirnya Papua Tengah juga berimbas,” ucapnya.

Dio Ginting mengatakan selain Nabire, kabupaten dengan inflasi tinggi di Papua Tengah adalah Mimika yaitu 3,97 persen atau masih di atas inflasi yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dua kabupaten inilah yang menjadi penyumbang inflasi untuk Papua Tengah. sedangkan kabupaten lain masuk kategori Indeks Perkembangan Harga (IPH).

“Kenapa dibedakan antara angka inflasi dengan IPH, ketika sebuah kabupaten menjadi kota inflasi, ada persyaratan-persyaratannya. Beberapa persyaratannya, contohnya pasarnya banyak atau enggak. Kalau Nabire, Timika oke, pasarnya sudah cukup banyak,” ujarnya.

Syarat kedua adalah adanya pusat perbelanjaan modern atau tidak. Di Kabupaten Mimika sudah ada mal dan di Nabire ada supermarket besar. Sementara Kabupaten-kabupaten lain di Papua Tengah belum ada. (*)

Tags: BPS NabireInflasiKabupaten Nabire
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Pemuda katolik
Meepago

Papua Berdarah: Pemuda Katolik Papua Tengah nyalakan seribu lilin

April 24, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Ketua DPRK Puncak: Masyarakat ingin investigasi terbuka dan independen

April 22, 2026
Warga Kembru
Meepago

Nasib warga tiga kampung di Puncak belum dapat dipastikan

April 19, 2026
Puncak
Meepago

Operasi militer di Puncak: Manusia hingga hewan ditembaki

April 19, 2026
Kabupaten Puncak
Meepago

Pimpinan gereja Katolik sesalkan tewasnya sembilan warga sipil di Puncak

April 18, 2026
Puncak
Meepago

Sembilan warga Puncak dilaporkan tewas tertembak saat operasi militer, salah satunya balita

April 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

IPB

Pemprov Papua Barat tantang alumni IPB rumuskan konsep pengembangan pertanian

January 31, 2024
Tempo

Tempo kembali diteror, kali ini kiriman bangkai tikus di kardus motif mawar

March 23, 2025
Raja Ampat

Anak muda suarakan krisis tambang di Raja Ampat

August 3, 2025

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara