Jayapura, Jubi – Wali Kota Jayapura, Papua, Abisai Rollo mengingatkan warga untuk membayar tagihan air bersih secara tertib, guna mendukung keberlanjutan pelayanan oleh PT Air Minum Robongholo Nanwani (Perseroda).
Ia menegaskan air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, sehingga pelayanan air harus tetap berjalan dengan baik.
“Kalau sudah dipasangkan air di rumah masing-masing, mari kita juga bayar air. Kalau tidak dibayar, perusahaan tidak bisa berjalan dengan baik,” kata Abisai Rollo.
Karena itu, Abisai Rollo mengingatkan masyarakat, agar memiliki kesadaran untuk membayar tagihan air yang telah digunakan setiap bulannya.
Namun menurut Rollo, pemerintah akan memberikan subsidi pembayaran air bersih bagi warga yang benar-benar tidak mampu.
Rollo menjelaskan perusahaan telah melakukan pemasangan jaringan air di berbagai wilayah di Kota Jayapura, termasuk hingga Distrik Muara Tami.
Rollo juga menyampaikan rencana pengembangan sumber air baru di wilayah Sumber Hoji 2, yang sebelumnya sempat terkendala masalah dengan masyarakat setempat.
Ia berharap proyek tersebut dapat dilanjutkan kembali pada 2026 ini, untuk membantu menjawab kebutuhan air bersih di Kota Jayapura. Sebab, air bersih sangat penting, karena merupakan kebutuhan utama masyarakat.
“Karena itu perusahaan harus bekerja dengan tulus untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku mengatakan, dari laporan yang disampaikan direksi saat rapat, menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat telah menikmati layanan air bersih meski masih terdapat sejumlah keluhan.
“Selama satu tahun berjalan memang ada keluhan dari masyarakat, tetapi sebagian besar sudah menikmati air dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.
Ia juga meminta manajemen perusahaan air minum untuk terus membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. (*)











Discussion about this post