Jayapura, Jubi – Direktur Utama PT Air Minum Robongholo Nanwani (Perseroda), Entis Sutisna menyatakan hanya 65 persen pelanggan di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua yang rutin membayar tagihan penggunaan air bersih.
Menurutnya, situasi ini pun berpengaruh terhadap pendapatan perusahaan. Berdasarkan data PT Air Minum Robongholo Nanwani (Perseroda) pada Maret 2025, jumlah pelanggan air bersih 39.165, sekitar 4.300 pelanggan di Kabupaten Jayapura dan 34.835 pelanggan di Kota Jayapura.
Menurutnya, dalam situasi itu perusahaan belum memiliki rencana menaikkan tarif air bersih pada 2026. Terakhir kali tarif air bersih di Jayapura mengalami penyesuaian pada 2019.
Namun kata Entis Sutisna, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi kemungkinan penyesuaian tarif pada masa mendatang, apabila itu diperlukan untuk kondisi keuangan perusahaan.
Sebab, selain meningkatkan pelayanan air bersih, perusahaan juga sedang mengembangkan usaha tambahan seperti produksi air minum kemasan sebagai alternatif peningkatan pendapatan perusahaan.
Menurutnya, PT Air Minum Robongholo Anwani (Perseroda) mencatat laba Rp2,8 miliar pada tahun buku 2025. Pendapatan ini meningkat dibandingkan laba tahun sebelumnya yang hanya Rp2,6 miliar.
Laporan pertanggungjawaban direksi tahun buku 2025 itu, telah diterima oleh para pemegang saham saat rapat bersama.
“Dari total laba tersebut perusahaan harus membayar pajak sekitar Rp200 juta, sehingga laba bersih yang menjadi dasar perhitungan dividen sekitar Rp2,6 miliar,” ucapnya.
Entis mengatakan, Pemerintah Kabupaten Jayapura diperkirakan akan menerima dividen lebih besar dibandingkan Pemerintah Kota Jayapura, karena porsi kepemilikan modal yang dimiliki lebih besar.
Meski mencatat pertumbuhan laba namun perusahaan kata Entis Sutisna, juga mendapat sejumlah catatan dari pemegang saham, antara lain menekan angka kebocoran air, meningkatkan laba, mengurangi piutang pelanggan, serta meningkatkan efektivitas penagihan.
Meski begitu, ia optimistis dengan dukungan pemerintah daerah sebagai pemegang saham, kinerja perusahaan dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, berharap PT Air Minum Robongholo Nanwani (Perseroda) terus meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Yocku mengatakan, pemerintah daerah pada prinsipnya menginginkan seluruh masyarakat mendapatkan akses air bersih yang memadai.
“Tentu kita semua mengharapkan masyarakat kita mendapatkan asupan air (bersih] dengan baik,” kata Yocku kepada Jubi.
Katanya, berbagai urusan terkait pemegang saham, perjanjian, dan komunikasi antarpemerintah, merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Namun yang paling penting adalah manfaat pelayanan air bersih yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Yocku berharap pelayanan dapat terus ditingkatkan sehingga masyarakat memperoleh pasokan air bersih secara stabil. (*)











Discussion about this post