Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Repatriasi benda arkeologi Papua Pegunungan terancam batal

October 1, 2024
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Aries Munandar
Repatriasi

Ruang koleksi benda arkeologi Tanah Papua di Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura. - dok. Museum Loka Budaya Uncen

Jayapura, Jubi – Rencana repatriasi benda-benda budaya Papua Pegunungan, terancam batal akibat pendanaan. Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua Pegunungan tidak kunjung menggelontorkan biaya pengiriman untuk repatriasi.

Kurator Meseum Loka Budaya Universitas Cenderawasih (Uncen) Enrico Y Kondologit mengatakan benda-benda arkeologi tersebut sedianya dijadwalkan tiba di Jayapura pada bulan depan. Namun, proposal bantuan pendanaannya belum direspons Pemprov Papua Pegunungan.

RELATED POSTS

Akses jalan alternatif Lanny Jaya dan Jayawijaya rusak sejak November 2025

Pemprov: Tahap awal Sekolah Rakyat telah berjalan di Papua Pegunungan

Masyarakat Goyage di Tolikara butuh akses jembatan

“Bantuan pendanaan dari Pemprov Papua Pegunungan dibutuhkan untuk biaya pengiriman dari Amerika Serikat [California] ke Jayapura. Jika sampai awal Oktober ini, belum juga ada jawaban [mengenai bantuan pendanaan], pengembalian benda-benda budaya itu terancam batal,” kata Kondologit melalui pesan instan, Selasa (1/10/2024).

Rencana repatriasi atau pemulangan benda-benda budaya Papua Pegunungan mencakup 1.200 artefak, 20 ribu foto, 200 rekaman audio, dan 10 boks catatan lapangan. Benda-Benda arkeologi tersebut berasal dari Suku Hubula, Suku Yali, dan Suku Lani.

Peninggalan budaya bersejarah itu selama ini menjadi koleksi OW Hampton dari Tracing Patterns Foundation di California. Doktor asal Amerika Serikat tersebut melakukan penelitian di Papua Pengunungan pada sekitar 1970–1999.

Kondologit mengatakan Museum Loka Budaya Uncen bersama Tracing Patterns Foundation merintis rencana repatriasi sejak tahun lalu. Dia mengaku mereka juga telah mengomunikasikan rencana repatriasi dan mengajukan proposal bantuan pendanaan kepada Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai.

“Usaha ini [repatriasi] mendapat dukungan dari Dewan Adat Papua, dan Dewan Adat Hubula, serta Ikatan Mahasiswa Papua Pegunungan. Sayangnya, sampai saat ini belum ada respons dari Pemprov Papua Pegunungan maupun Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Jayawijaya, Pemkab Lanny Jaya, dan Pemkab Yalimo [mengenai pendanaan repatriasi],” kata Kondologit.

Kondologit menegaskan repatriasi tersebut bernilai penting bagi pelestarian budaya Papua Pegunungan. Karena itu, dia sangat berharap pemprov setempat turut memfasilitasi pemulangan benda-benda arkeologi tersebut.

“Terdapat beberapa benda yang sangat sakral atau dikeramatkan sehingga harus segera dikembalikan [ke daerah asalnya]. Pengembalian benda-benda ini merupakan angin segar bagi pelestarian, perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan terhadap kebudayaan Papua,” katanya.

Sejumlah tokoh adat dan budayawan Tanah Papua juga berharap Pemprov Papua Pegunungan serius dalam mendukung repatriasi. Mereka pun mendesak Pemprov Papua Pegunungan membangun museum, atau pusat kebudayaan untuk menyimpan, melindungi, memublikasikan benda-benda budaya asli setempat.

Harapan dan desakan tersebut mereka sampaikan melalui sebuah pernyataan sikap, kemarin. Selain oleh Kondologit, pernyataan sikap itu ditandatangani Ketua Dewan Adat Papua Dominikus Sorabut, dan Ketua Dewan Adat Hubula Engelbert Sorabut. Kemudian, Direktur Mambesakologi Daniel Randongkir, Direktur Byakologi Markus Binur, dan Melky Wetipo, perwakilan mahasiswa Papua Pegunungan.

“Benda-benda itu ada yang sakral, dan ada juga bernilai seni. Kami mau pulangkan, tetapi biayanya cukup besar, kisarannya Rp500 juta–Rp600 juta. Kami sudah kirim proposal [pembiayaannya] kepada para bupati, dan Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, tetapi belum direspons,” kata Dominikus Sorabut, saat dihubungi pada Selasa malam. (*)

Tags: Benda ArkeologiMuseum Loka Budaya UncenPapua Pegununganrepatriasi
ShareTweetSendShareShare
Victor Mambor

Victor Mambor

Related Posts

Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Penembakan
Lapago

Warga Puncak Jaya dilaporkan tewas ditembak, Satgas Damai Cartenz: Masuk DPO

April 21, 2026
Puncak
Lapago

Ribuan warga Puncak berdemonstrasi tuntut militer hentikan kekerasan

April 20, 2026
Kampung Yobeh
Mamta

Masyarakat Kampung Yobeh sambut wisatawan mancanegara dengan atraksi budaya

April 16, 2026
IMPW
Lapago

IMPW Jayapura tolak pembangunan Mapolda dan perkantoran di tanah Wouma–Wio

April 1, 2026
beras
Lapago

Warga jarah beras bantuan di Keneyam, Nduga

March 28, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara