Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Kabupaten Jayawijaya

Konflik antarwarga berimbas pada PPDB di Wamena

June 25, 2024
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Imma Pelle - Editor: Kristianto Galuwo
Konflik

SMP Negeri 3 Wamena di Asolokobal, Jayawijaya, tampak sepi dan di depannya adalah ruas jalan Wamena menuju Kurima. -Jubi/Imma Pelle

Wamena, Jubi – Konflik antarwarga Distrik Wouma dan Asolokobal yang terjadi pada 12–14 Juni 2024, berimbas pada terhambatnya Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB dan penerimaan rapor siswa di SMP Negeri 3 Wamena, Distrik Asolokobal, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Selain itu, sejumlah warga tidak bisa mengakses jalan menuju Kota Wamena, karena adanya pemalangan jalan.

Konflik antarwarga ini berawal dari kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Distrik Wouma, pada 10 Juni 2024 lalu. Pelaku yang membawa mobil berasal dari Distrik Asolokobal, menyenggol korban yang berasal dari Distrik Wouma. Meski korban hanya tersenggol mobil, ia melakukan pemalangan di ruas jalan Wamena menuju Kurima tepatnya di wilayah Wouma. Hingga akhirnya konflik meluas ke saling serang antarwarga dari Wouma dan Asolokobal.

RELATED POSTS

Akses jalan alternatif Lanny Jaya dan Jayawijaya rusak sejak November 2025

Kadepa: Setelah kesepakatan damai, jangan lagi ada konflik di Mimika

BGN: Satu ton sayur dikelola setiap hari pada Program MBG Jayawijaya

Sejumlah warga dari 5 distrik juga tidak bisa mengakses jalan menuju ke Kota Wamena, karena jalur satu-satunya yakni jalan yang dipalang di Wouma. Lima distrik tersebut di antaranya Popukoba, Maima, Walesi, Asotipo, dan Asolokobal. Selain itu, pembagian rapor hingga PPDB pada sejumlah sekolah yang ada di 5 distrik ini juga terhambat. Sedikitnya terdapat 20 sekolah terdiri dari TK-PAUD, SD, dan SMP tersebar di sana.

Salah satu siswa SMP Negeri 3 Wamena berinisial KA mengaku, ia bersama dua orang temannya yang baru saja lulus harus mengurungkan niat mereka, untuk mendaftar ke SMA di Kota Wamena. Akses jalan yang dipalang mengakibatkan aktivitas warga menjadi lumpuh total.

“Saya bersama dua teman ini, tadi sekitar pukul 06.30 pagi mau ke kota untuk pendaftaran SMA, tapi sampai di mata jalan situ, sama orang tua disuruh pulang kembali ke rumah, karena tidak bisa ke kota [jalan dipalang] sehingga kami kembali ke rumah,” katanya, saat ditemui Jubi di depan SMP Negeri 3 Wamena, pada Senin (24/6/2024).

Ia bersama dua temannya, awalnya sudah nekat menuju Kota Wamena untuk pendaftaran siswa baru SMA. Namun sampai di Kali Hetokec tepat di perbatasan Wouma dan Asolokobal, langkah mereka harus terhenti.

“Kami tetap disuruh pulang karena situasi tidak memungkinkan,” ujarnya.

Menurut Kepala SMP Negeri 3 Wamena Ansgar Blasius Biru, konflik antarwarga membuat aktivitas sekolah lumpuh total. Meski kegiatan semester dan ujian telah selesai, namun penyerahan rapor pada 12 Juni 2024 lalu juga terhambat, bersama rencana PPDB.

“Kami juga mulai penerimaan peserta didik baru, tapi tanggal 12 [Juni] itu mulai kejadian, makanya kami [terpaksa] pulang lewat jembatan gantung di Sinakma,” katanya, ketika dihubungi Jubi melalui telepon seluler, Senin (24/6/2024).

Pada 13 Juni 2024 sampai sekarang, aktivitas PPDB juga terhalang atau belum bisa dilaksanakan. Padahal targetnya PPDB hanya dibuka selama dua pekan, namun selama itu konflik tak kunjung selesai.

“Terus ada pembangunan toilet sekolah dan pembuatan pagar sekola, akhirnya tidak jalan,” ujarnya.

Pihaknya sangat menyayangkan konflik yang tak kunjung usai ini, dan mengorbankan banyak pihak. Apalagi anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan.

“Saya sangat prihatin dengan situasi yang ada, anak-anak yang ingin mendaftar akhirnya semua tidak bisa dilayani, ada juga anak-anak kelas 9 yang ingin melanjutkan ke SMA/SMK, akhirnya tidak bisa, bahkan ada orang tua siswa yang sampai telepon saya, tapi mau bagaimana?” katanya.

Sementara itu, guru SD Inpres Minimo Distrik Asolokobal Sergius mengatakan, sesuai kalender pendidikan seharusnya pihaknya harus membagi rapor dan PPDB. Namun keduanya belum bisa dilakukan, karena konflik antarwarga belum selesai.

“Dalam waktu dua minggu ini kami harus bagi rapor ke anak-anak, dan terima siswa baru juga, tapi semua itu tidak jalan. Kita harap masalah ini cepat selesai supaya anak-anak bisa lanjutkan sekolah juga,” katanya.

Salah satu warga Distrik Asolokobal, Herly, yang anaknya bersekolah di SMP Santo Thomas, Kota Wamena, juga mengaku tidak bisa mengambil rapor anaknya karena konflik antarwarga tersebut. “Tanggal 18 Juni itu anak saya harus terima rapor, tapi kita tidak bisa jalan [ke Kota Wamena] sampai sekarang ini,” katanya. (*)

Tags: JayawijayaKonflik AntarwargaPapua PegununganPPDB
ShareTweetSendShareShare
Kristianto Galuwo

Kristianto Galuwo

Related Posts

TBc
Penkes

Akademisi kesehatan: TBc di Kabupaten Jayapura kritis, tapi belum darurat

March 6, 2026
Kasus TBC
Penkes

1.350 kasus baru TBC ditemukan di Kabupaten Jayapura pada 2025

March 6, 2026
RSUD Yowari
Mamta

Pelayanan IGD RSUD Yowari berjalan normal usai pemukulan terhadap tenaga medis

February 26, 2026
RSUD Yowari
Mamta

Dokter dan perawat RSUD Yowari dianiaya keluarga pasien

February 26, 2026
Aktivitas Belajar
Penkes

Orangtua murid keluhkan tidak maksimalnya aktivitas belajar di SDN Muaif

February 16, 2026
RSUD Abepura
Mamta

Nakes desak Gubernur Papua ganti direktur RSUD Abepura

January 27, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara