Sentani, Jubi – Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Jayapura, Papua menyediakan layanan dokter spesialis saat melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis, yang diikuti ratusan warga di lapangan apel kantor bupati Jayapura, Senin, (16/3/2026).
Pemeriksaan kesehatan gratis itu merupakan rangkaian kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, dalam rangka perayaan hari ulang tahun atau HUT Kabupaten Jayapura ke-57 dan satu tahun kepemimpinan bupati/wakil bupati Jayapura. Puncak perayaan digelar, Selasa (17/3/2026).
“Hari ini kami hadirkan pemeriksaan dan pengobatan gratis dengan pelayanan dari [selain dokter umum, ada juga] dokter spesialis, [seperti] dokter gigi, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis kandungan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Anton Mote saat pemeriksaan kesehatan gratis.
Anton Mote berharap, hadirnya dokter spesialis dalam momentum itu dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan gratis tersebut.
“[Pada] pelayanan hari ini kami libatkan [petugas] dari Rumah Sakit Yowari, empat puskesmas yang ada di kota Sentani, [yaitu] Puskesmas Waibu, Puskesmas Komba, Puskesmas Sentani Kota, dan Puskesmas Harapan,” ucapnya.
Sementara itu, dokter gigi dari klinik HIS, dr. Miguel Lopez mengatakan memeriksa 15 pasien saat pelaksanaan pelayanan. Pelayanan yang diberikan paling banyak yaitu scaling, cabut gigi, dan pembagian sikat gigi kepada semua pasien.
dr. Miguel mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan giginya. Membiasakan anak pentingnya menyikat gigi sebelum tidur. Sebab, menyikat gigi sebelum tidur bertujuan agar tidak tersisa makanan melekat di gigi.
Apalagi sisa makanan yang mengandung gula, dapat menyebabkan bakteri yang memakan sisa makan tersebut, dan membuang kotorannya di gigi, sehingga ketika bangun tidur pada pagi hari, mulut menjadi bau.
“Penting sekali sikat gigi tiga kali sehari. Setiap sesudah makan, apalagi sebelum tidur. Setelah itu hanya boleh minum air putih saja,” kata dr. Miguel Lopez.
Salah satu warga Sentani, Mychelien Iren Yanggroseray (30 tahun) mengaku memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut untuk dirinya dan anaknya.
“Saya [ada keluhan] gangguan di telinga dan mata di sebelah kiri, ini sementara tunggu panggilan dari dokter THT, [sejauh ini] pelayanannya bagus,” ucap Mychelien Iren Yanggroseray. (*)










Discussion about this post