Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Bomberai

Masyarakat Adat keberatan investasi PT STM Agro Energi di Fakfak

March 3, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Adlu Raharusun - Editor: Angela Flassy
fakfak

Pemerintah Daerah menggelar Musrenbang sekaligus Safari Ramadhan di Distrik Tomage -Jubi-/IST

Manokwari Jubi – Komunitas marga Anova-Wanusanda dari Kampung Furwata, Kabupaten Fakfak, Papua Barat menyatakan keberatan terhadap kegiatan Sosialisasi AMDAL perusahaan perkebunan kelapa sawit PT STM Agro Energi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

“Kami keberatan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit ini karena sama sekali dalam sosialisasinya tidak mengundang saya dan pemilik ulayat lain untuk membicarakan terkait rencana mereka membuka perkebunan kelapa sawit. Padahal wilayah kami orang Furwata masuk dalam obyek kajian AMDAL mereka,” kata Darius Anova selaku tokoh adat dari komunitas marga Anova-Wanusanda dari Kampung Furwata, Selasa (3/3/2026).

RELATED POSTS

59 tahun Freeport, massa tuntut tutup PTFI dan tolak PSN di Sorong

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

Sebelumnya PT STM kabarnya melaksanakan sosialisasi di Distrik Aroba, Kabupaten Teluk Bintuni.

PT STM Agro Energi, sejak Mei 2025 telah menjajaki rencana pengembangan perkebunan kelapa sawit seluas 15.900 hektare di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Adapun rencana investasi ini berada di Distrik Tomage dan Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak.

Dia menegaskan bahwa kehadiran perusahaan sawit membuat kami sangat khawatir.

“Kalau mereka operasi jangan ambil sebelah sini (wilayah kami), karena dampaknya besar. Sebab kalau dibongkar (membuka perkebunan sawit) turun sampai ke SP4 maka air hujan tidak terkendali sehingga akan menyebabkan banjir parah dan SP bisa tenggelam,” ujarnya

Darius meminta pemerintah Kabupaten Fakfak mempertimbangkan hal tersebut sehingga masyarakat tidak sampai menjadi korban.

“Jadi saya meminta untuk Bupati Kabupaten Fakfak mempertimbangkan ini, jangan kita jadi korban akibat aktivitas perusahaan.“ tuturnya

Menanggapi rencana pengembangan perkebunan PT STM, aktvis lingkungan Perkumpulan Panah Papua, Sulfianto mengatakan saat ini dataran bomberai darurat bencana.

Terdapat sangat banyak investasi di dataran tersebut mulai dari PSN Pupuk Kaltim, perkebunan sawit PT RSP, hadirnya Perusahaan kayu PBPH PT Prabu Alaska, Arfak Indra dan Kesatuan Mas Abadi dan terakhir masuk lagi PT STM Agro Energi.

“Sudah tidak ada lahan yang tidak dibebani izin, semua telah diberikan perizinan. Daya tampung dan daya dukung lingkungan untuk Dataran Bomberai sudah melebihi kapasitas. Diperparah lagi wilayah tersebut rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau serta banjir di musim hujan,” kata Sulfianto

Ia menegaskan Pemerintah Fakfak seharusnya melihat kondisi ini, perlu dilihat baik dokumen AMDAL yang dibuat oleh pemrakarsa. “Jangan fokus menerima investasi tetapi mengorbankan lingkungan dan masyarakat adat. AMDAL perusahaan harus cek secara baik karena biasanya dokumen tersebut hanya sebagai formalitas untuk memenuhi syarat administrasi perizinan,” ujarnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak baru-baru ini melakukan safari Ramadhan ke beberapa distrik dan juga menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Musrenbang di tingkat distrik. Dalam sambutannya saat membuka Musrenbang di Distrik Tomage, Bupati Samaun Dahlan mengatakan mengenai rencana investasi kelapa sawit, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan masyarakat.

“Kita mengetahui bahwa di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Tanah Papua, investasi sawit seringkali menimbulkan persoalan. Namun di Tomage, proses yang kita jalankan berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh keterbukaan,” kata Bupati yang juga Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah daerah bersama DPR, DPR Otsus, Dewan Adat, dan Lembaga Musyawarah Adat (LMA) akan terus mengedepankan prinsip transparansi.

“Kita akan duduk bersama membahas secara terbuka tuntutan maupun aspirasi dari marga maupun kampung yang memiliki hak ulayat. Segala bentuk kesepakatan dengan pihak perusahaan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” katanya.

“Saya tegaskan bahwa penyaluran bantuan atau kompensasi tidak akan dilakukan di kota, melainkan diserahkan langsung di kampung dengan pengawalan pemerintah distrik, aparat kampung, serta unsur adat. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman maupun isu-isu yang tidak benar,” sambungnya

Samaun Dahlan juga mengingatkan warga agar tuntutan yang di sampaikan ke Investor (Sawit) bersifat wajar

“Saya juga mengingatkan agar tuntutan yang disampaikan kepada investor bersifat wajar dan realistis, sehingga perusahaan dapat berjalan dengan baik dan dampaknya dapat dirasakan dalam bentuk pembangunan sekolah, fasilitas kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya

Dikatakan bahwa Target kita, dokumen AMDAL dapat diselesaikan paling lambat bulan Maret, dan pada bulan Mei atau Juni perusahaan sudah dapat mulai beroperasi. “Saya minta semua pihak mendukung percepatan ini dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku,” katanya

Disisi lain Samaun mengaku , terdapat rencana relokasi pabrik pupuk dari Vior ke Tomage. Namun, saat ini kita masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat. “Apabila telah ada keputusan resmi, maka pembahasannya akan dilakukan secara terbuka sebagaimana proses investasi sawit,” jelasnya. (*)

Tags: investasi kelapa sawitPT STM Agro Energitolak PSNTolak Sawit
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Migas
Bomberai

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

April 17, 2026
anak
Bomberai

Usai berikan racun tikus, pemuda tega setubuhi mayat anak di Bintuni

April 14, 2026
Pemerhati anti korupsi di Tanah Papua, Yan C. Warinussy  - Jubi/IST
Bomberai

Warinussy ingatkan Pemkab Teluk Bintuni risiko utang ke kontraktor

March 30, 2026
fakfak
Bomberai

Perda larangan sudah ada, Wabup Fakfak akui penanganan Minol masih sulit

March 5, 2026
BP Indonesia
Bomberai

BP Indonesia klaim telah sosialisasi eksplorasi seismik di Teluk Arguni

February 18, 2026
pembangunan
Bomberai

Pemprov se-Tanah Papua deklarasi pengelolaan kolaboratif percepatan pembangunan berkelanjutan

February 16, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

DOB

DOB berikan ruang OAP menduduki jabatan struktural

July 20, 2022
Yapen

Seleksi DPRK Kepulauan Yapen Mekanisme Pengangkatan diproses di tingkat distrik

October 6, 2024
keamanan

Keamanan berperan penting dalam pertumbuhan pariwisata

April 21, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara