Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Gamaliel Kaliele - Editor: Angela Flassy
ekskavator

Sebuah kapal tongkang yang mengangkut puluhan alat berat jenis ekskavator di Pelabuhan Jamarema, Distrik Metemani, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa (31/3/2026). - Jubi/IST

Teminabuan, Jubi – Sebuah kapal tongkang yang mengangkut puluhan alat berat jenis ekskavator di Pelabuhan Jamarema, Distrik Metemani, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa (31/3/2026). Kedatangan alat-alat berat tersebut mendatangkan kekhawatiran ancaman konflik akibat penolakan eksploitasi hutan dan perampasan ruang hidup mereka.

Menanggapi situasi tersebut, Kepala Suku Besar Imekko Yohoan Bodory segera mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat adat Imekko agar bersikap waspada dan tidak membiarkan aktivitas ekskavator berlangsung.

RELATED POSTS

KNPB Maybrat kecam penangkapan warga di Teminabuan

59 tahun Freeport, massa tuntut tutup PTFI dan tolak PSN di Sorong

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

“Kami meminta masyarakat tetap tenang tetapi juga tegas menjaga wilayah adat. Jika ada ekskavator yang masuk masyarakat berhak menahan aktivitas tersebut secara adat, sambil melaporkan kepada pihak-pihak yang berwenang,” ujarnya Selasa malam.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif namun tidak membiarkan aktivitas yang berpotensi merusak wilayah adat berlangsung begitu saja.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat adat Imekko agar tetap waspada dan jika menemukan adanya aktivitas pendropan alat berat seperti ekskavator di wilayah adat Imekko maka masyarakat diminta segera menahan aktivitas tersebut secara adat dan dengan cara yang bijaksana sambil melaporkan kepada Lembaga Masyarakat Adat, Kepala Suku Besar Imekko, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong Selatan,” tegas Yohoan Bodory.

Informasi yang di himpun media Jubi dari Masyarakat, kapal tongkang tersebut diduga membawa ekskavator yang akan digunakan oleh perusahaan kelapa sawit dalam skala sangat luas di kawasan Imekko.

Oleh karena itu, imbauan dari Kepala Suku Besar Imekko agar agar masyarakat segera bertindak menjaga wilayah mereka, sebelum aktivitas perusahaan berkembang lebih jauh. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab adat dalam menjaga wilayah leluhur dari ancaman eksploitasi yang berpotensi merusak hutan dan merampas hak masyarakat adat.

“Hutan adat bukan sekadar wilayah kosong yang bisa dimasuki begitu saja oleh Perusahaan, tetapi hutan adat adalah ruang hidup masyarakat Imekko yang diwariskan oleh leluhur kami. Di dalamnya ada sejarah, ada kehidupan, ada sumber pangan, dan ada identitas kami sebagai orang Imekko,” katanya.

Ia mengingatkan semua pihak masuknya alat berat tanpa komunikasi yang jelas dengan masyarakat adat berpotensi memicu konflik sosial di wilayah tersebut .

“Kami tidak menolak pembangunan, tetapi setiap aktivitas yang masuk ke wilayah adat harus melalui mekanisme adat dan persetujuan masyarakat,” ujarnya.

Ia tidak ingin wilayah imekko yang damai kemudian berubah menjadi wilayah konflik akibat Perusahaan dengan dukungan pemerintah dan pihak keamanan memaksakan diri beroperasi, membuka hutan adat yang dijaga oleh Masyarakat adat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Jubi, kapal tongkang yang mengangkut puluhan ekskavator tersebut diduga memiliki tujuan menuju wilayah operasi perusahaan yang berafiliasi salah satu Perusahaan sawit terbesar di Indonesia.

Pembukaan lahan tersebut dikhawatirkan akan berdampak besar terhadap keberlangsungan hutan adat dan kehidupan masyarakat di kawasan tersebut.

“Kami tidak ingin hutan adat Imekko dibuka secara besar besaran.. Ini ancaman serius bagi hutan adat dan kehidupan masyarakat kami,” kata Yohoan.

Masyarakat adat Imekko telah lama berkomitmen menjaga kelestarian hutan yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat.

Masyarakat adat juga telah menyampaikan penolakannya secara berjenjang kepada Bupati, DPRK, DPRP, Gubernur hingga pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir. Alasannya hutan adat adalah warisan leluhur, ruang hidup dan sumber penghidupan. Tanpa hutan, masyarakat adat akan mati.

“Hutan ini bukan untuk dirusak atau dijual kepada perusahaan, tetapi untuk dijaga dan diwariskan kepada generasi anak cucu kami,” katanya.

Dengan segala penolakan, puluhan ekskavator tetap didatangkan dan tiba di Imekko, Selasa (31/3/2026).

“Jika ada perusahaan yang mencoba masuk secara diam diam dengan membawa puluhan ekskavator, maka itu jelas menimbulkan duka besar bagi masyarakat adat,” ujarnya.

Namun di tengah kekhawatiran tersebut, masyarakat adat Imekko menegaskan akan menjaga tanah leluhur mereka dan hutan adat adalah warisan leluhur.

“Ini ancaman serius bagi kehidupan masyarakat kami, akan akan menjaga hutan ini, tanggung jawab yang Tuhan berikan kepada kami,” tegas Yohoan. (*)

Tags: ekskavatorKabupaten Sorong Selatanperusahaan sawitProvinsi Papua Barat Dayatolak PSN
ShareTweetSendShareShare
Angela Flassy

Angela Flassy

Related Posts

Foto saat IDAI Gelar Skrining Jantung Anak Gratis di RSUD Sele Be Solu Sorong (23/4/2026).. Ditemukan sejumlah kasus serius yang butuh operasi - Jubi/ Gamaliel
Domberai

IDAI gelar skrining jantung anak gratis di RSUD Sele Be Solu Sorong, temukan sejumlah kasus serius yang butuh operasi

April 24, 2026
e-Sport
Domberai

Cabor E-Sport dan Perbasi sinergi dorong perbaikan KONI Papua Barat

April 24, 2026
Taruna
Domberai

Polisi periksa 12 orang pascainsiden SMK Taruna Kasuari Manokwari

April 23, 2026
SMK Taruna
Domberai

Siswa SMK Taruna Manokwari dianiaya senior, orangtua laporkan ke Polisi

April 24, 2026
kredit
Domberai

Perkara Kredit Prajurit TNI di Manokwari belum ada tersangka

April 21, 2026
Lapas
Domberai

Lapas Kelas III Teminabuan Komitmen Berantas Halinar

April 20, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara