Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Bomberai

BP Indonesia klaim telah sosialisasi eksplorasi seismik di Teluk Arguni

February 18, 2026
Waktu Membaca: 4 mins read
0
Penulis: Adlu Raharusun - Editor: Angela Flassy
BP Indonesia

Pekerja Migas-Jubi/dok Humas BP Indonesia

Manokwari, Jubi – bp Indonesia menyatakan telah melakukan sosialisasi dan komunikasi terbuka sebelum memulai aktivitas eksplorasi seismik di Teluk Arguni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Penegasan itu disampaikan menyusul perhatian publik terhadap keberadaan kapal seismik di wilayah tersebut, yang disebut perusahaan sebagai bagian dari program eksplorasi hulu migas yang telah mendapat persetujuan pemerintah dan dijalankan sesuai standar keselamatan serta perlindungan lingkungan.

Juru bicara bp Indonesia, Wigra Hanafiah ingin menegaskan bp telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi dan upacara adat bersama masyarakat di sejumlah distrik di Fakfak dan Sorong Selatan bersama pemerintah daerah. Termasuk di dalamnya kegiatan doa bersama di Arguni pada bulan Oktober 2025 dan rapat sosialisasi pada 23 Desember 2025 di Kokas, yang dihadiri oleh Bupati Fakfak, para unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

RELATED POSTS

59 tahun Freeport, massa tuntut tutup PTFI dan tolak PSN di Sorong

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

“Kami turut mengundang perwakilan pimpinan dari tujuh suku asli di Kabupaten Fakfak. Seluruh rangkaian sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghormati hak dan adat masyarakat setempat serta memastikan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di laut,” kata Wigra Hanafiah dalam rilis yang diterima Jubi, Senin (16/2/2026).

Hanafiah ingin menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang dilakukan merupakan bagian dari program eksplorasi hulu migas yang dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan tata kelola hulu migas yang disetujui oleh Pemerintah Republik Indonesia, serta mengikuti standar keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan yang ketat.

Tidak hanya itu, wujud perhatian bp juga dituangkan secara nyata melalui program-program pengembangan masyarakat yang telah dijalankan sejak 2006.

“Pelaksanaan program sosial ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat (PPM) berdasarkan persetujuan pemerintah dan peraturan yang berlaku dan bertujuan membantu meningkatkan kehidupan masyarakat dan membantu keberlangsungan operasi,” ucapnya

Beberapa program yang telah bp Indonesia jalankan di Fakfak antara lain:

  • Beasiswa kepada lebih dari 1.400 pelajar Papua di tingkat SMA dan universitas termasuk pelajar di Fakfak.
  • Kegiatan Rumah Pintar di Kokas, Goras dan Arguni.
  • Fasilitas Lab IPA dan pengembangan pembelajaran STEM di SMA Negeri 1 Kokas.
  • Polinef sebagai pusat pelatihan untuk energi terbarukan.
  • Program pendampingan kepada Koperasi di beberapa kampung terdampak sebagai pusat stocking point untuk supply produk pertanian dan perikanan ke Tangguh LNG.
  • Pendampingan kepada pengusaha lokal Papua agar bisa ikut terlibat dalam proses pengadaan Tangguh LNG – termasuk 5 pengusaha asal Fakfak.
  • Menyediakan fasilitator kesehatan di beberapa kampung terkait penanganan program Kesehatan Ibu dan Anak, Malaria, TB, Water Sanitation dan juga HIV AIDS.
  • Perbaikan beberapa Fasum yang akan kami gunakan untuk kegiatan bersama seperti Rumah Pintar termasuk perbaikan fasilitas air bersih.

Khusus untuk Arguni, kami juga telah banyak melakukan program sosial yang berfokus pada pendidikan serta peningkatan ekonomi:

  • Serapan produk perikanan dari Arguni untuk pemenuhan catering Tangguh LNG dimulai sejak tahun 2010 dengan jumlah yang terus meningkat tiap tahunnya. Sejak tahun 2010 – 2025, sekitar 850ton atau setara dengan 37 miliar Rupiah produk perikanan telah disuplai dari koperasi Enenem Jaya, Arguni. Untuk tahun 2025, serapan mencapai 95 on ikan. Selain itu, Tangguh juga memfasilitasi pembangunan gedung koperasi, pemasangan genset, kulkas penyimpanan.  unit long boat  mesin 15PK, long boat besar dengan motor tempel 40PK, peralatan nelayan, mesin pemurni air, dll.
  • Dukungan bagi usaha produk turunan perikanan (abon ikan), mulai dari izin usaha, pengurusan label halal hingga pengemasan produk.
  • Pelatihan penguatan UMKM dan usaha lokal kepada 21 pengusaha Arguni dan Taver serta 26 pengusaha Kokas berupa pelatihan keuangan, proses pembukuan bisnis hingga strategi pemasaran.
  • Pendampingan dan penguatan kompetensi guru SD Arguni, yang melibatkan mitra pelaksana untuk pendampingan 7 orang guru. Selain itu, kami melaksanakan English Bootcamp untuk peningkatan kemampuan Bahasa Inggris serta beasiswa pendidikan.
  • Pengembangan pembangkit listrik alternatif di Pulau Arguni yang menghasilkan daya hingga 150 kWh per hari dan diperuntukkan untuk rumah ibadah, koperasi, gedung PKK, SMP Arguni, Balai Kampung Arguni, Balai Kampung Taver, PAUD, dll.; dengan nilai investasi sebesar dua miliar Rupiah.
  • Perbaikan jetty masyarakat yang pernah dilakukan di tahun 2016 dan akan dilakukan kembali di tahun 2026 dengan anggaran sebesar 573 juta Rupiah.

“Perlu kami tegaskan sekali lagi bahwa apa yang kami lakukan di Kabupaten Teluk Bintuni dan Fakfak merupakan usaha untuk membantu pemerintah dalam mencapai kedaulatan energi. Dalam pelaksanaannya kami berkomitmen untuk tetap menjalankan dengan aman dan transparan, serta membuka pintu komunikasi dan diskusi membangun dengan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Tuntutan Raja dan Masyarakat Arguni

Sebelumnya Raja dan Masyarakat Kampung Arguni sebagai pemilik kawasan tempat bakal dilaksanakan pembangunan sumur uba 1 dan uba 2 menyampaikan sejumlah tuntutan di antaranya.

  1. Sasi atau kera-kera ketika di pasang di lokasi tersebut menandakan pemberhentian kerja.
  2. Siapa yang mencabut atau melanggar dianggap mencederai Martabat adat kami, maka sanksinya denda Rp.5 Triliun.
  3. Meminta kejelasan mengenai kompensasi terhadap Nelayan selama Seismik berlangsung
  4. Kami meminta pemangku kepentingan selaku petinggi BP Berau LTD dan Pimpinan Pemerintah Daerah datang di tempat kami kampung raja untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini.
  5. Hal-hal mengenai tuntutan adat lain dibicarakan dalam forum
  6. Jika hal ini tidak diindahkan maka kegiatan operasi hulu migas serta aktivitas BP Berau LTD kami akan hentikan total di seluruh wilayah Petuanan Raja Arguni.

Sekretaris LMA Mbarmbar S Dino Sarasa menegaskan bahwa apa yang diklaim oleh BP Indonesia bukan merupakan keinginan Masyarakat Arguni selaku pemilik petuanan tempat BP Berau akan mengeksplorasi Gas alam.

“Itu bukan permintaan warga dan raja karna selama ini pembicaraan menyangkut hal tersebut bukan dilakukan di Arguni tetapi di Distrik Kokas, secara pemerintah dan petuanan berbeda dengan Arguni, sebagai distrik sendiri,” kata S. Dino Sarasa

Dia mengaku masyarakat telah kecewa karena permintaan awal saat pelaksanaan Seismik pertama tidak direspon secara baik oleh pihak BP Indonesia.

“Permintaan pada Seismik awal kam Rp. 60 Miliar tetapi hingga saat ini sudah dilakukan kembali Seismik kemarin pihak BP tidak merespon secara baik, padahal itu merupakan bagian dari kompensasi atau gelar tikar adat,” ucapnya. (*)

Tags: BP Indonesiaseismiktolak PSN
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Migas
Bomberai

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

April 17, 2026
anak
Bomberai

Usai berikan racun tikus, pemuda tega setubuhi mayat anak di Bintuni

April 14, 2026
Pemerhati anti korupsi di Tanah Papua, Yan C. Warinussy  - Jubi/IST
Bomberai

Warinussy ingatkan Pemkab Teluk Bintuni risiko utang ke kontraktor

March 30, 2026
fakfak
Bomberai

Perda larangan sudah ada, Wabup Fakfak akui penanganan Minol masih sulit

March 5, 2026
fakfak
Bomberai

Masyarakat Adat keberatan investasi PT STM Agro Energi di Fakfak

March 3, 2026
pembangunan
Bomberai

Pemprov se-Tanah Papua deklarasi pengelolaan kolaboratif percepatan pembangunan berkelanjutan

February 16, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Covid-19, RSUD Abepura

RSUD Abepura diminta percepat pembayaran insentif Covid-19

December 20, 2023
Bendungan Sadawarna

Jokowi resmikan Bendungan Sadawarna di Subang

December 27, 2022
Pelabuhan Jayapura, Pas Masuk Pelabuhan

Pelabuhan Jayapura uji coba pembayaran pas masuk pelabuhan dengan e-money 

December 10, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara