Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Bomberai

BPK serahkan LHP, dua kabupaten di Papua Barat dapat catatan penting

January 13, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Adlu Raharusun - Editor: Angela Flassy
BPK

Kepala BPK menyerahkan LHP kepada Sekda Teluk Wondama Papua Barat disaksikan Ketua DPRK Wondama - Jubi/Adlu Raharusun

Manokwari, Jubi – Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK Perwakilan Papua Barat memberi catatan penting kepada dua pemerintah daerah. Kabupaten Teluk Wondama disorot atas buruknya pelayanan JKN, sementara Kabupaten Kaimana dinilai lemah dalam pengelolaan aset, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diserahkan di Manokwari, Selasa (13/1/2025).

Kepala BPK Perwakilan Papua Barat, Agus Priyono mengatakan selama 35 hari bekerja, BPK menghasilkan beberapa temuan dan rekomendasi sebanyak 135 rekomendasi di Wondama maupun Kaimana.

RELATED POSTS

PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional

Perkara Kredit Prajurit TNI di Manokwari belum ada tersangka

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

“Pemda Wondama belum sepenuhnya menyediakan SDM kesehatan ini masalah klasik, akibatnya nanti tidak tertangani masalah kesehatan di Puskesmas,” ucapnya.

Terdapat 41 layanan yang harus ditangani semuanya terutama di Puskesmas demikian juga di rumah sakit.

“Resikonya tidak tercapai layanan dan standar kesehatan, kami rekomendasikan agar dipetakan dan memenuhi SDM di bidang kesehatan paling tidak memberikan beasiswa bagi tenaga dokter,” tuturnya.

Kesimpulan, BPK memberikan apresiasi atas capaian Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama. Namun, BPK menekankan perlunya upaya perbaikan segera.

“Jika permasalahan yang menghambat program JKN tidak segera ditangani, hal ini akan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah 3T dan DTPK,” kata Agus

Kepala BPK menyebut saat memotret Wondama sebagai daerah 3T dan DTPK pihaknya memberikan rekomendasi perbaikan terutama klaim JKN dan SDM Kesehatan.

“Sebagai visi misi kepala daerah bagaimana memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Agus Priyono

Terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Teluk Wondama Aser Waroy mengaku soal hasil LHP pemeriksaan di bidang kesehatan dia mendukung adanya perbaikan.

“Kami memberikan porsi DAU untuk kesehatan 30 persen dan itu besar sekali tetapi kami tidak pernah melakukan evaluasi dan monitor bagaimana kesiapan tenaga medis sampai ke Puskesmas begitu juga obat-obatan sampai ke Puskesmas,” kata Sekda.

Waroy baru menyadari bahwa Pemda melakukan pembangunan kesehatan tetapi tidak pernah menyelesaikan masalah kesehatan.

“Setelah ini baru saya sadar, kami ini melakukan pembangunan kesehatan tetapi tidak pernah menyentuh dan menyelesaikan masalah kesehatan, minimal mengurangi saja,” kata Aser

Diakui bahwa Sumber daya manusia yang kurang seperti misalnya dokter gigi di Teluk Wondama hanya ada di Puskesmas Wasior dan rumah sakit

“Di Puskesmas lain tidak ada, tetapi peralatan medis ada khusus untuk pelayanan gigi namun tidak didukung dengan listrik ini kan sayang, ini akan saya sampaikan ke Bupati,” ucapnya.

Di Teluk Wondama terdapat 13 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit Umum Daerah.

Untuk Pemerintah Kabupaten Kaimana, kepala BPK menyampaikan bahwa Efektivitas Manajemen Aset milik daerah itu dalam pemeriksaan dilakukan atas Manajemen Aset Tahun Anggaran 2024 hingga Semester I 2025 pada Pemerintah Kabupaten Kaimana.

“Kesimpulan BPK mencatat perlunya perhatian serius pada beberapa area krusial, yaitu Digitalisasi penatausahaan Barang Milik Daerah (BMD), Kegiatan pengamanan BMD, Kegiatan pemanfaatan BMD,” kata Agus

BPK menyimpulkan bahwa tanpa perbaikan pada aspek-aspek tersebut, efektivitas upaya Pemerintah Kabupaten Kaimana dalam mendukung manajemen aset akan terhambat secara signifikan.

Atas temuan tersebut, BPK telah memberikan rekomendasi kepada para Kepala Daerah untuk segera melakukan langkah-langkah perbaikan dan tindak lanjut sesuai dengan rincian dalam LHP yang telah diserahkan.

“Kami berharap hasil pemeriksaan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan transparansi dan akuntabilitas. Dukungan dari para Kepala Daerah sangat kami apresiasi demi mewujudkan clean and good governance di Tanah Papua,” ujar perwakilan BPK Provinsi Papua Barat dalam sambutannya.

BPK juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah atas kerja sama yang baik selama proses pemeriksaan berlangsung.

Penyerahan LHP dihadiri Bupati Kaimana Ahmad Hasan dan juga Sekretaris Daerah dan Ketua DPRK Teluk Wondama Papua Barat.

Bupati Kaimana Ahmad Hasan menyadari hal itu dan berjanji akan menjalankan rekomendasi BPK terhadap LHP Pemda Kaimana.

“Khusus untuk Kabupaten Kaimana hasil pemeriksaan dan rekomendasi Insha Allah kami akan perhatikan dengan sungguh-sungguh dan akan kami tindak lanjuti, agar supaya adanya perbaikan di pemerintahan lebih khusus manajemen aset,” kata Hasan Bupati Kaimana.

Dia mengakui bahwa ada kelemahan dalam mengelolah aset daerah baik aset yang besar maupun aset kecil.

“Bahkan dari ketidakcermatan dalam melakukan perekaman aset ditemukan aset daerah yang hilang, ini merupakan temuan yang buruk, bagi manajemen pengelolaan aset,” ungkapnya

Dia mengingatkan pihak yang menerima dan menggunakan aset daerah agar sejak awal direkam agar tidak ditunggu hingga tercecer.

“Seperti dokumen-dokumen kendaraan bermotor, ini berkaitan dengan aset milik daerah ke depan kita coba lakukan perbaikan,” ujarnya.(*)

Tags: Audit BPKPemkab KaimanaPemkab Teluk WondamaProvinsi Papua Barat
ShareTweetSendShareShare
Arga Reysamputra

Arga Reysamputra

Related Posts

Migas
Bomberai

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

April 17, 2026
anak
Bomberai

Usai berikan racun tikus, pemuda tega setubuhi mayat anak di Bintuni

April 14, 2026
Pemerhati anti korupsi di Tanah Papua, Yan C. Warinussy  - Jubi/IST
Bomberai

Warinussy ingatkan Pemkab Teluk Bintuni risiko utang ke kontraktor

March 30, 2026
fakfak
Bomberai

Perda larangan sudah ada, Wabup Fakfak akui penanganan Minol masih sulit

March 5, 2026
fakfak
Bomberai

Masyarakat Adat keberatan investasi PT STM Agro Energi di Fakfak

March 3, 2026
BP Indonesia
Bomberai

BP Indonesia klaim telah sosialisasi eksplorasi seismik di Teluk Arguni

February 18, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PDAM Jayapura minta warga tidak merusak hutan

March 8, 2022
Festival

Rayakan budaya, Festival Pasifika Auckland tarik 25 ribu pengunjung

March 17, 2026
Balai Bahasa

Balai Bahasa Papua dan DPRD Kabupaten Sorong dorong pelestarian bahasa daerah

August 25, 2023

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara