Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Animha

LBH Papua kecam aksi cabut Salib Merah di Kampung Nakias, Merauke

March 13, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: admin - Editor: Angela Flassy
Salib Merah

Penampakan Salib Merah Salib yang ditancapkan Masyarakat Adat Merauke dari Marga Kamuyen yang bermukim di Kampung Nakias, Distrik Ngguti, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada Kamis 8 Oktober 2025 dan Selasa (3/3/2026) – Jubi/IST

Jayapura, Jubi – Salib Merah yang sebelumnya ditancap Marga Kamuyen di Nakias didapati telah dicabut oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dan diganti dengan sebatang kayu yang berlilit janur kuning yang mirip sasi adat yang biasa dilakukan oleh Komunitas Adat di wilayah Adat Marind. Marga Kamuyen baru mengetahui pencabutan Salib Merah tersebut saat beberapa anggota marga Kamuyen melakukan patroli di wilayah adatnya, Selasa (3/3/2026).

“Dengan pencabutan Salib Merah tersebut Kami, LBH Papua Merauke menilai sebagai  bagian dari skenario yang sedang dibangun dan dimainkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan konflik di tengah masyarakat Adat serta  memperlemah perjuangan masyarakat adat yang sedang berjuang mempertahankan Tanah,” kata Direktur LBH Papua Merauke, Teddy Wakum dalam rilis yang diterima Jubi, Kamis (11/3/2026).

RELATED POSTS

59 tahun Freeport, massa tuntut tutup PTFI dan tolak PSN di Sorong

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

Salib Merah itu ditancapkan Masyarakat Adat Merauke dari Marga Kamuyen yang bermukim di  Kampung Nakias, Distrik Ngguti, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Kamis 8 Oktober 2025.

“Penancapan Salib Merah sebagai bentuk Penolakan dan pelarangan semua Aktivitas Perusahaan dari PT. Jhonlin Group yang telah  menyerobot dan menghancurkan hutan Adat marga Kamuyen,” kata Wakum.

Aktivitas  perusahaan yang menyerobot dan menghancurkan itu adalah bagian dari pembangunan Jalan 135 KM ditetapkan melalui  keputusan Bupati Merauke Nomor 100.3.3.2/1105/Tahun 2025 dengan tujuan jalan tersebut sebagai sarana prasarana ketahanan pangan  yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN)

“Ini bukan pertama kalinya tindakan teror terhadap masyarakat marga  Kamuyen. Sebelumnya pencabutan Salib Merah ini, telah terjadi penyerangan terhadap ketua marga  Kamuyen yaitu bapak Esau Kamuyen dan keluarganya pada Januari 2026,” jelasnya.

Kejadian penyerangan bermula pada 23 Januari, Bevak (rumah singgah biasa dibangun di hutan sebagai tempat singgah ketika mencari nafkah) milik Esau diduga dibakar oleh sekelompok orang. Anak laki-laki Esau, Norton Kamuyen, juga dipukul dengan bagian tumpul parang dan diancam. Lalu pada 24 Januari malam, sekelompok orang yang diduga berasal dari Kampung Yodom dan Kampung Nakias menyerang rumah Esau Kamuyen. Sekelompok orang tersebut membawa kapak, pedang, tombak, panah, serta senapan angin. Mereka menyerang dengan cara menembakkan anak panah dan tombak ke rumah Esau–sebuah tombak tertancap di dinding.

Sekelompok penyerang itu lalu  masuk ke rumah dan mengobrak-abrik semua isi rumah, dan merusak sejumlah perabot rumah tangga. Tidak hanya melakukan perusakan, kelompok orang tersebut juga menjarah  motor milik Esau Kamuyen dan menebar  ancaman penganiayaan dan pembunuhan melalui pesan elektronik. Dengan tekanan yang begitu berat maka Marga Kamuyen  memutuskan  sehingga tepat Pada tanggal 14 Februari 2026, didampingi oleh LBH Papua Merauke, Esau Kamuyen secara resmi memasukan Laporan Polisi Dengan Nomor: LP/B/39/II/2026/SPKT/Res Merauke /Polda Papua.

Dengan Melihat berbagai rentetan peristiwa dugaan tindak Pidana hingga berujung pada pencabutan Salib Merah  LBH Papua Merauke mengecam dengan tegas  pihak-pihak yang dengan sengaja mencabut Salib Merah karena tindakan tersebut  merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menciptakan konflik antar sesama masyarakat Adat di distrik Ngguti.

“Kami mendesak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia untuk turut memantau langsung Perjuangan Marga Kamuyend di Kampung Nakias,” katanya.

LBH Papua Merauke juga mendesak peran aktif dari Majelis Rakyat Papua Selatan, DPR Provinsi Papua Selatan dan Polda Papua untuk mencegah terjadinya konflik Sosial  di Distrik Ngguti.

“LBH Papua Merauke akan mengambil tindakan Hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan perusakan terhadap simbol-simbol larangan dan properti marga Kamuyen,” katanya.  (*)

 

Tags: Gerakan Salib MerahProvinsi Papua SelatanPSN Merauketolak PSN
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Polsek Kawasan Bandara Wamena

Polsek Kawasan Bandara Wamena amankan penumpang membawa 12 botol minol

February 3, 2024
B20

Australia hadiri Pertemuan B20

November 12, 2022
Lebanon

Ribuan orang di Brussels tuntut gencatan senjata di Gaza dan Lebanon

October 21, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara