Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Seni & Budaya

Praktisi minta Pemda Waropen segera revitalisasi bahasa daerah

February 26, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Hans Makabori - Editor: Edho Sinaga
Praktisi dan pemerhati bahasa ibu Waropen, Pdt. Hans D. Imbiri, saat memberikan materi pada kegiatan Gelar Wicara di Aula Balai Bahasa Papua, Selasa (25/2/2025). - Jubi/Hans Makabori

Praktisi dan pemerhati bahasa ibu Waropen, Pdt. Hans D. Imbiri, saat memberikan materi pada kegiatan Gelar Wicara di Aula Balai Bahasa Papua, Selasa (25/2/2025). - Jubi/Hans Makabori

Jayapura, Jubi – Praktisi sekaligus pemerhati bahasa ibu Waropen, Pdt. Hans D. Imbiri, menilai Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Waropen belum menyadari pentingnya upaya revitalisasi atau perlindungan bahasa daerah Waropen yang kini terancam punah akibat berkurangnya jumlah penutur aktif.

“Ada dua logat, yaitu logat Risei yang digunakan masyarakat di wilayah Waropen Bawah dan logat Wonti yang digunakan masyarakat di Waropen Tengah. Namun, penutur aktif bahasa Waropen di keduanya terus berkurang. Berdasarkan riset yang saya lakukan, jumlah penutur aktif hanya sekitar 100 hingga 150 orang, yang mayoritas berusia 40 hingga 55 tahun serta lansia,” ujar Imbiri saat ditemui Jubi di Kantor Balai Bahasa Papua, Jalan Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Selasa (25/2/2025).

RELATED POSTS

KPU Waropen digugat kuasa hukumnya, diduga lakukan wanprestasi

Mahasiswa minta Pemkab Waropen bangun asrama yang layak di Jayapura

Mahasiswa Waropen di Jayapura terancam dikeluarkan dari pemondokan

Menurutnya, bahasa Waropen masih sering muncul dalam nyanyian lagu daerah yang dinyanyikan generasi muda, tetapi mereka hanya menghafal tanpa memahami maknanya. Imbiri menjelaskan bahwa penggunaan bahasa daerah Waropen dalam percakapan sehari-hari hanya dilakukan oleh sebagian orang tua di kampung-kampung.

“Itu pun tidak semua orang tua menggunakan bahasa daerah, karena ada yang lebih sering memakai bahasa Indonesia dalam percakapan di rumah. Akibatnya, anak-anak hanya mengenal sedikit kosakata yang mereka hafal dari lagu daerah. Terlebih lagi bagi keluarga yang tinggal di perkotaan, penggunaan bahasa daerah semakin terbatas,” imbuhnya.

Praktisi dan pemerhati bahasa ibu Waropen, Pdt. Hans D. Imbiri, saat memberikan materi pada kegiatan Gelar Wicara di Aula Balai Bahasa Papua, Selasa (25/2/2025). - Jubi/Hans Makabori
Praktisi dan pemerhati bahasa ibu Waropen, Pdt. Hans D. Imbiri, saat memberikan materi pada kegiatan Gelar Wicara di Aula Balai Bahasa Papua, Selasa (25/2/2025). – Jubi/Hans Makabori

Imbiri juga mengungkapkan bahwa generasi muda Waropen, khususnya yang berusia delapan hingga 20 tahun, hampir tidak memahami kosakata bahasa daerah yang mereka dengar dari orang tua atau lagu daerah.

“Ini sangat memprihatinkan. Fenomena ini mulai terlihat sejak 25 hingga 30 tahun lalu, tetapi hingga kini belum ada kebijakan dari Pemda untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga bahasa ibu. Sepertinya Pemda menganggap revitalisasi bahasa bukanlah sesuatu yang penting bagi generasi muda,” katanya.

Perda Perlindungan Bahasa Daerah Masih Tertunda

Sementara itu, Widya Bahasa Balai Bahasa Papua (BBP), Antonius Maturbongs, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Waropen untuk menyusun Peraturan Daerah (Perda) guna melindungi bahasa daerah. Namun, hingga kini belum ada realisasi dari pihak DPRD.

“Tahun ini kami sudah merencanakan revitalisasi bahasa daerah, dimulai dari Kabupaten Kepulauan Yapen untuk bahasa Serui Laut, lalu dilanjutkan ke Waropen. Namun, karena adanya kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, program ini sementara ditunda. Kami berharap Pemda Waropen dan DPRD segera menyusun payung hukum berupa Perda untuk revitalisasi bahasa daerah. Jika itu terlaksana, kami siap membantu menjalankan program perlindungan bahasa dengan berbagai metode yang efisien,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi terkait upaya revitalisasi bahasa daerah Waropen, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Waropen, Bernadus Imbiri, belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

“Maaf, saya sedang dalam pemeriksaan BPK [Badan Pemeriksaan Keuangan],” kata Bernadus saat dihubungi Jubi melalui WhatsApp, Rabu (26/2/2025) pukul 17.55 WP. (*)

Tags: pemerhatiPerlindungan bahasa daerahWaropen
ShareTweetSendShareShare
Reinardo Sinaga

Reinardo Sinaga

Related Posts

Kampung Yobeh
Mamta

Masyarakat Kampung Yobeh sambut wisatawan mancanegara dengan atraksi budaya

April 16, 2026
Topeng roh Doro
Headline

Time for Papua : Jejak Orang Asli Papua di komunitas global sejak puluhan ribu tahun lalu ada di Leiden, Belanda

February 26, 2026
Bahasa Daerah
Mamta

Penerapan perda bahasa daerah di Tanah Papua sebagai upaya melindungi identitas OAP

February 9, 2026
Seni
Seni & Budaya

Anak-anak Kampung Yokiwa belajar seni dengan pendekatan alam

December 21, 2025
Seni
Seni & Budaya

Kolaborasi para seniman lahirkan karya makna air dalam kehidupan

December 21, 2025
residensi seni
Seni & Budaya

Alyakha Art Center gelar residensi seni ‘Wali No’

December 16, 2025

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara