Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Jean Bisay
BMKG

Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu, 1 April 2026 mengakibatkan air meluap pada saluran pembuangan dari kali Acai menuju Teluk Youtefa. - Jubi/Jean Bisay

Jayapura, Jubi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda wilayah Indonesia, termasuk Tanah Papua, selama sepekan ke depan mulai 31 Maret hingga 6 April 2026. Meski mulai memasuki masa transisi menuju Monsun Australia yang bersifat kering, aktivitas gelombang atmosfer memicu curah hujan tinggi yang signifikan di wilayah selatan Papua.

Berdasarkan data pantauan BMKG pada periode 26-29 Maret, curah hujan tertinggi di Indonesia justru tercatat berada di Papua Selatan dengan intensitas mencapai $140.0~mm/hari$. Angka ini jauh melampaui wilayah lain seperti Sumatra Utara ($105.2~mm/hari$) maupun wilayah Papua secara umum yang tercatat sebesar $78.6~mm/hari$.

RELATED POSTS

Ada perubahan cara pandang terhadap perempuan di Tanah Papua

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

KNPB nyatakan sikap terhadap situasi Tanah Papua

BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca dalam sepekan ke depan sangat dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala global, regional, hingga lokal. Salah satu faktor utama yang memengaruhi wilayah Papua adalah aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO).”Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) secara spasial diprakirakan melintasi wilayah Sumatera bagian utara hingga tengah serta sebagian Papua, sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” tulis Direktorat Meteorologi Publik BMKG dalam rilis resminya pada Senin, 30 Maret 2026.

Selain MJO, Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur juga diprakirakan aktif melintasi sebagian besar wilayah Papua. Kondisi ini diperkuat dengan terbentuknya sirkulasi siklonik di Samudera Pasifik utara Papua yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi, sehingga meningkatkan konsentrasi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Secara lokal, BMKG memantau adanya labilitas atmosfer yang kuat yang mendukung proses konvektif di hampir seluruh provinsi di Tanah Papua, mulai dari Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, hingga Provinsi Papua.Prakiraan Wilayah Terdampak di Tanah PapuaDalam rincian potensi hujan mingguan, BMKG membagi peringatan dalam dua periode waktu yang krusial bagi warga di Tanah Papua:
Periode 31 Maret – 2 April 2026; selama tiga hari pertama, seluruh provinsi di Tanah Papua diprakirakan akan mengalami peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Wilayah yang masuk dalam daftar waspada meliputi: Papua Barat Daya Papua Barat Papua Tengah Papua Papua Pegunungan Papua Selatan.

Periode 3 – 6 April 2026; memasuki pertengahan pekan, kondisi cuaca ekstrem ini diprakirakan belum akan mereda. BMKG kembali mengingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang menetap di wilayah Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, hingga Papua Selatan.

BMKG
Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu, 1 April 2026 mengakibatkan air meluap pada saluran pembuangan dari kali Acai menuju Teluk Youtefa, Kota Jayapura. – Jubi/Jean Bisay

Meskipun intensitas hujan di Papua tetap tinggi, secara nasional Indonesia mulai bersiap menghadapi musim kemarau. Hal ini ditandai dengan penguatan Monsun Australia yang membawa aliran massa udara yang umumnya bersifat lebih kering dari Benua Australia menuju Indonesia. “Hasil analisis angin zonal menunjukkan dominasi angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia yang menjadi salah satu indikasi bahwa sebagian wilayah mulai memasuki periode peralihan menuju musim kemarau,” sebut BMKG.

Namun, pemanasan siang hari yang intens turut mendukung pertumbuhan awan konvektif yang sering kali memicu hujan mendadak dan cuaca ekstrem.

Imbauan keselamatan dan mitigasi

BMKG meminta masyarakat, khususnya pengendara dan warga yang melakukan aktivitas luar ruang di Papua, untuk meningkatkan kewaspadaan. Cuaca ekstrem ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

“Pengendara kendaraan bermotor juga perlu waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan,” tulis BMKG dalam imbauannya.

Selain itu, warga diminta untuk mewaspadai ancaman fisik di lingkungan sekitar. “Masyarakat diimbau mewaspadai potensi pohon atau dahan tumbang, baliho roboh, genangan, dan sambaran petir dengan menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh, serta membatasi aktivitas di ruang terbuka saat hujan disertai angin kencang dan petir,” tulis BMKG dalam rilis tersebut.

Bagi masyarakat Papua yang berencana melakukan perjalanan laut maupun udara, BMKG mengingatkan agar memantau informasi prakiraan cuaca secara berkala. Kondisi cuaca yang berubah sewaktu-waktu dapat memengaruhi jadwal ibadah, kegiatan wisata, serta transportasi publik. Informasi terbaru dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG atau laman resmi www.bmkg.go.id. (*)

Tags: BMKGCuaca Ekstrempenjelasan BMKGsepekanTanah PapuaWaspada
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Komnas
Rilis Pers

Komnas HAM sampaikan pemantauan enam kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua

April 25, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Rilis Pers

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

April 25, 2026
WWF
Rilis Pers

Hari Bumi: WWF Program Papua dorong aksi selamatkan bumi

April 25, 2026
AlDP
Rilis Pers

AlDP desak Komnas HAM RI selidiki dugaan pelanggaran HAM berat di Puncak

April 22, 2026
GMKI
Rilis Pers

Peristiwa Puncak: PBH GMKI desak evaluasi keberadaan Satgas Habema

April 22, 2026
PGI
Rilis Pers

PGI: Hentikan Kekerasan Bersenjata

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Penny Wong

Menlu Penny Wong berkunjung ke Samoa dan Tonga

June 3, 2022
Jayapura

Empat distributor di Kota Jayapura intens mengirim ikan tuna ke Jepang

June 19, 2023
Kabupaten Jayapura

Bapemperda DPRD Kabupaten Jayapura siap evaluasi semua produk hukum yang ditetapkan

June 21, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara