Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Tim investigasi Komnas HAM Papua temukan sejumlah bukti di Kantor KNPB

March 25, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Komnas HAM

Tim Investigasi Komnas HAM perwakilan Papua saat melakukan investigasi di Kantor Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pusat di Kampwolker Waena, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua pada 18 Maret 2026 - Dok. Komnas HAM

Jayapura, Jubi – Tim investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM perwakilan Papua, menemukan sejumlah bukti lapangan berkaitan dengan teror ledakan yang diduga bom di Kantor Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pusat.

Kantor KNPB pusat di Kampwolker Waena, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua diteror ledakan yang diduga bom, Senin (16/3/2026) dini hari.

RELATED POSTS

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

KNPB nyatakan sikap terhadap situasi Tanah Papua

Benda yang diduga bom itu, meledak setelah dijatuhkan menggunakan pesawat tanpa awak atau drone di halaman kantor.

Ketua Tim Investigasi Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey mengatakan investigasi lapangan dilakukan pihaknya di kantor KNPB pusat pada 18 Maret 2026.

Menurut, sejumlah bukti yang ditemukan pihaknya saat melakukan investigasi, di antaranya lubang di tanah sedalam 10 centimeter (cm), dan dengan diameter 20 cm. Tiga bekas serpihan kaleng berwarna hitam hangus terbakar, bekas karton berwarna coklat yang terbakar.

“Plakban berwarna coklat yang terbakar, dua serpihan benda sejenis timah kecil, karet hitam yang telah terbakar, dua kabel kecil berwarna merah dan putih di plakban berwarna hitam,” kata Frits Ramandey dalam siaran pers tertulisnya, Selasa (24/52/2026) malam.

Tim investigasi Komnas HAM Papua juga menemukan bekas serpihan di beberapa pohon dan tembok rumah, serta kios di sekitar lokasi ledakan.

Jarak lokasih yang diduga bom molotov dengan jalan 22 meter, dan jarak ke jalan setapak 26 meter. Jarak benda yang meledak dan diduga bom molotov dengan degung sekertariat KNPB pusat 9 meter.

“Agus Kossay, Ketua umum KNPB menyebutkan bahwa sebelumnya pada tanggal 17 Januari 2026, ada percobaan pembakaran Sekertariat KNPB pusat oleh orang tidak dikenal. Saat malam kejadian [benda yang diduga bom molotov meledak] pada 16 Maret 2026, terdapat lima orang pengus KNPB sedang berada di sekertariat,” ucapnya.

Menurut Kepala Kantor Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey pihaknya tidak menemukan CCTV di rumah-rumah yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Katanya, dua saksi yang berada di sekertariat KNPB saat kejadian mengaku tidak melihat langsung saat terjadi ledakan. Namun mendegar ledakan keras sebanyak satu kali, beberapa menit kemudian sejumlah orang mendatangi lokasi kejadian.

“Temuan tim Komnas HAM atas peristiwa pelemparan [yang diduga] bom molotov di halaman Sekertariat KNPB pusat, merupkan bentuk teror yang dilakukan oleh orang-orang terlatih dan menebar teror bagi masyarakat sipil,” ujar Frits Ramandey. (*)

Tags: Kantor Komite Nasional Papua BaratKNPBKomnas HAM Perwakilan PapuaTeror BomTim Investigasi
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Komnas
Rilis Pers

Komnas HAM sampaikan pemantauan enam kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua

April 25, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Rilis Pers

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

April 25, 2026
WWF
Rilis Pers

Hari Bumi: WWF Program Papua dorong aksi selamatkan bumi

April 25, 2026
AlDP
Rilis Pers

AlDP desak Komnas HAM RI selidiki dugaan pelanggaran HAM berat di Puncak

April 22, 2026
GMKI
Rilis Pers

Peristiwa Puncak: PBH GMKI desak evaluasi keberadaan Satgas Habema

April 22, 2026
PGI
Rilis Pers

PGI: Hentikan Kekerasan Bersenjata

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Penny Wong

Menlu Penny Wong berkunjung ke Samoa dan Tonga

June 3, 2022
Jayapura

Empat distributor di Kota Jayapura intens mengirim ikan tuna ke Jepang

June 19, 2023
Kabupaten Jayapura

Bapemperda DPRD Kabupaten Jayapura siap evaluasi semua produk hukum yang ditetapkan

June 21, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara