Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

DPRK Nduga didesak segera tetapkan calon wakil bupati terpilih

April 7, 2026
Waktu Membaca: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Arim.Tabuni Nduga

Arim Tabuni (berdiri) saat bertemu warga Nduga yang ada di Kota Jayapura - Dok. Untuk Jubi

Jayapura, Jubi – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nduga, Papua Pegunungan didesak segera menetapkan calon wakil bupati Nduga terpilih, Paulus Ubruangge untuk sisa masa jabatan 2025-2030.

Salah satu tokoh intelektual Nduga, Arim Tabuni mengatakan masyarakat Nduga mendesak DPRK Nduga segera menetapkan calon wakil Bupati Nduga terpilih, berdasarkan hasil pemilihan yang dilakukan DPRK Nduga pada 16 Maret 2026.

RELATED POSTS

Penetapan calon wakil bupati Nduga terpilih perlu komitmen bupati dan DPRK

Jangan memprovokasi masyarakat Nduga demi jabatan wakil bupati

Bupati Nduga usulkan dua nama bakal calon wakil bupati

Dalam pemilihan ketika itu, Paulus Ubruangge memperoleh 13 suara dari 25 anggota DPRK Nduga yang memberikan hak suaranya. Calon wakil Bupati Nduga lainnya, Maniap Kogoya mendapat 12 suara.

Arim Tabuni menegaskan, proses pemilihan calon wakil Bupati Nduga oleh DPRK merupakan agenda resmi negara dan menggunakan dana APBD.

“Proses pemilihan wakil Bupati Nduga sudah sesuai aturan. DPRK Nduga mesti segera menetapkan calon wakil Bupati Nduga terpilih. Kami harap dalam minggu ini segera lakukan penetapan,” kata Arim Tabuni dalam siaran persnya, Senin (6/4/2026).

Menurut Arim Tabuni, tugas Panitia Khusus atau Pansus yang dibentuk oleh DPRK Nduga untuk proses pemilihan calon wakil Bupati Nduga telah selesai, setelah ada calon wakil bupati terpilih. Kini menjadi ranah bupati dan pimpinan DPRK berkoodinasi untuk segera menetapkan calon wakil bupati terpilih.

Katanya, bupati jangan membangun isu di media bahwa proses pemilihan wakil Bupati Nduga terhambat, karena ia mendapat tekanan dari kedua calon wakil bupati.

Sebab kata Arim Tabuni, bupati mestinya menjadi penengah kedua pihak calon wakil bupati, karena para pihak ini memiliki hubungan kekerabatan, sehingga apa pun situasinya dapat dibicarakan secara kekeluargaan.

“Itu isu yang dibangun oleh bupati dan ketua DPRK. Bupati mestinya menjadi penengah dalam situasi ini. Panggil kedua calon wakil dan bicara secara kekeluargaan karena kita semua keluarga,” ujarnya.

Arim Tabuni juga mengingatkan Bupati Nduga, tidak menjadikan proses pemilihan wakil bupati ini sebagai alasan terhambatnya pembangunan dan program kerja pemerintah daerah.

Sebab, setelah bupati sebelumnya, Dinar Kelnea meninggal dunia, kekuasaan sepenuhnya telah diserahkan kepada wakilnya, Yoas Beon yang kini menjabat sebagai bupati.

“Jadi segera lakukan penetapan calon wakil bupati terpilih, karena hari ini kita mau visi misi DiYo (Dinar Kelnea-Yoas Beon) bisa dilaksanakan. Isu kekosongan wakil ini jangan dimanfaatkan untuk menggunakan anggaran seenaknya. Bupati juga tidak boleh melakukan perombakan struktur pejabat OPD (organisasi perangkat daerah) dalam situasi seperti ini,” ucapnya.

Sebagai tokoh pemuda Nduga, Arim Tabuni menyatakan hanya mau mempertahankan apa yang menjadi visi misi bupati sebelumnya, almarhum Dinar Kelnea.

Sebab, setelah almarhum Dinar Kelnea dilantik dan kembali ke Nduga, di hadapan masyarakat Nduga di Badara Kenyam ia menyatakan aspirsi masyarakat dari 32 distrik 248 kampung telah ia isi dalam noken. Tidak ada perbedaan antara satu sama lain, dan tidak boleh ada lagi konflik antara masyarakat Nduga.

Karenanya, Arim Tabuni pun mengingatkan para elite politik yang diduga bermain dalam proses pemilihan wakil bupati Nduga, untuk tidak menghasut masyarakat dan kedua kubu calon wakil bupati.

“Sikap seperti itu jangan dipelihara. Jangan memecah belah masyarakat. Calon yang kalah dalam pemilihan juga harus berbesar hati. Keinginan almarhum Dinar Kelnea mesti dilihat untuk kepentingan semua masyarakat Nduga dalam jangka panjang ke depan,” kata Arim Tabuni.

Ia menambahkan, apa yang menjadi keinginan dan visi misi almarhum Dinar Kelnea mesti diwujudkan oleh pemerintahan sekarang, bersama keluarga dan tim pemenangan saat kampanye, karena hingga kini belum satu pun visi misi DiYo terlaksana.

“Kita harus bersatu mewujudkan apa yang diinginkan almarhum. Kami minta dalam pekan ini segera tetapkan calon wakil Bupati Nduga terpilih. Ketua DPRK juga harus segera melakukan penetapan karena kerja Pansus sudah selesai. Yang justru memperlambat proses ini bupati dan pimpinan DPRK,” ucap Arim Tabuni.

Jabatan Wakil Bupati Nduga kini mengalami kekosongan setelah wakil bupati, Yoas Beon resmi menjabat bupati menggantikan bupati sebelumnya, Dinar Kelnea yang meninggal dunia.

Almarhum Dinar Kelnea dan Yoas Beon merupakan pemenang pilkada Nduga pada 2024. Keduanya kemudian dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nduga periode 2025-2030.

Namun Dinar Kelnea meninggal dunia pada 14 Juli 2025. Setelah itu Wakil Bupati Yoas Beon mengemban tanggung jawab sebagai pelaksana tugas Bupati Nduga.

Yoas Beon kemudian dilantik sebagai Bupati Nduga definitif sisa masa jabatan 2025-2030 oleh Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo pada 2 Januari 2026. (*)

Tags: DPRK NdugaWakil Bupati Nduga
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Komnas
Rilis Pers

Komnas HAM sampaikan pemantauan enam kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua

April 25, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Rilis Pers

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

April 25, 2026
WWF
Rilis Pers

Hari Bumi: WWF Program Papua dorong aksi selamatkan bumi

April 25, 2026
AlDP
Rilis Pers

AlDP desak Komnas HAM RI selidiki dugaan pelanggaran HAM berat di Puncak

April 22, 2026
GMKI
Rilis Pers

Peristiwa Puncak: PBH GMKI desak evaluasi keberadaan Satgas Habema

April 22, 2026
PGI
Rilis Pers

PGI: Hentikan Kekerasan Bersenjata

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Solomon

11 perempuan Solomon yang menjual pinang di zona bebas sirih akan diadili 

January 30, 2024
Untuk meningkatkan daya saing kedua negara, Wakil Menteri Perindustrian atau Wamenperin, Faisol Riza berharap agar pemerintah Swiss terus meningkatkan investasinya di Indonesia. - IST

Wamenperin minta Swiss tingkatkan investasi di Indonesia

March 13, 2025
Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani bersama personel Satgas Damai Cartenz.- Jubi/Alexander Loen

Satgas Cartenz tangkap dua anggota TPNPB-OPM

April 11, 2024

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara