Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

KNPB: Intan Jaya darurat militer dan kemanusiaan

October 30, 2025
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
KNPB

KNPB Pusat saat menggelar konferensi pers di Kamwolker Perumnas III Waena, distrik Heram, Kota Jayapura Papua.- Jubi / Pes Yanengga

Jayapura, Jubi – Komite Nasional Papua Barat atau KNPB menyatakan situasi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah kini darurat militer dan kemanusiaan.

Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara KNPB, Ogram Wanimbo menyikapi penembakan 12 warga sipil di Intan Jaya pada 15 Oktber 2025, dan berbagai operasi militer yang disebut terus terjadi di wilayah itu demi kepentingan pengamanan Blok Wabu.

RELATED POSTS

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

West Papua National Committee (KNPB) issues demands over alleged civilian casualties in Puncak Military Operation.

KNPB nyatakan sikap terhadap situasi Tanah Papua

“Situasi darurat keamanan yang terjadi akibat konflik bersenjata antara TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat) dan TNI-Polri mengakibatkan terjadinya pengungsian warga sipil di kampung-kampung di Intan Jaya, yang sampai kini sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan, perlindungan dan jaminan keselamatan,” kata Ogram Wanimbo dalam siaran pers tertulisnya, Kamis (30/10/2025) malam.

Katanya, KNPB mendesak dan menuntut Pemerintah Indonesia, lembaga-lembaga kemanusiaan internasional, dan badan-badan advokasi internasional untuk melakukan investigasi atas tragedi kemanusiaan “Soanggama Berdarah”.

Menurutnya, dalam peristiwa itu 12 warga sipil tidak berdosa, yang mana di antaranya adalah seorang ibu dan satu orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ ikut menjadi korban.

“[Mereka] dibantai oleh militer Indonesia di Kampung Soanggama, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya pada 15 Oktober 2025,” ucapnya.

KNPB juga mendesak semua pihak untuk memberikan jaminan perlindungan bagi pengungsi di Intan Jaya, dan menuntut Pemerintah Indonesia segera menarik militer dari Intan Jaya yang didatangkan ke wilayan itu untuk kepentingan pengamanan negara guna eksploitasi  tambang emas di Blok Wabu.

Menyikapi situasi yang anggaran darurat militer dan kemanusiaan di Intan Jaya, KNPB pun menyerukan beberapa poin antaranya, KNPB mengutuk Keras pembantain 12 warga sipil di Soanggama , Intan Jaya dan menyatakan bahwa 15 Oktober sebagai hari peringati pembantaian massal 12 warga sipil di Intan Jaya.

KNPB menuntut Pemerintah Indonesia, segera menarik militer Indonesia dari Intan Jaya, dan mencabut seluruh pos-pos militer yang dibangun di Intan Jaya, karena mengganggu keamanan masyarakat.

KNPB mendesak semua Lembaga advokasi independen internasional untuk melakukan investigasi kasus “Soanggama Berdarah.”

Mendesak palang merah Internasional dan lembaga-lembaga kemanusiaan/HAM internasional turun melihat situasi pengungsi qkibat konflik berenjata antara TPNPB dan TNI-Polri di Intan Jaya.

KNPB menyatakan bahwa pembunuhan 12 warga sipl di Intan Jaya dan pembunuhan lainnya yang pernah terjadi, sebagai tindak pelanggaran HAM berat Pemerintah Indonesia di atas Tanah Papua.

Pemerintah daerah harus mendirikan kamp-kamp pengungsian wwarga sipil di Intan Jaya dan memperhatikan nasib pengungsi.

KNPB bersama rakyat Intan Jaya dan seluruh Rakyat Papua menolak kepentingan negara melalui investasi dalam bentuk apapun terutama eksploitasi sumber daya alam di Intan Jaya dan ekspoitasi lainnya di seluruh Tanah Papua.

Segera berikan hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat bangsa Papua melalui referendum di Papua Barat. (*)

Tags: Darurat MiliterIntan JayaKNPB
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Komnas
Rilis Pers

Komnas HAM sampaikan pemantauan enam kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua

April 25, 2026
The Central Executive Board of the Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) delivered an official statement outlining its position on alleged military actions against civilians in Puncak Regency. The press conference was held in Waena, Jayapura City, Papua, on Monday (April 20, 2026). — Jubi/Aida Ulim
Rilis Pers

KNPB: Hentikan operasi militer dan pengiriman pasukan di Tanah Papua

April 25, 2026
WWF
Rilis Pers

Hari Bumi: WWF Program Papua dorong aksi selamatkan bumi

April 25, 2026
AlDP
Rilis Pers

AlDP desak Komnas HAM RI selidiki dugaan pelanggaran HAM berat di Puncak

April 22, 2026
GMKI
Rilis Pers

Peristiwa Puncak: PBH GMKI desak evaluasi keberadaan Satgas Habema

April 22, 2026
PGI
Rilis Pers

PGI: Hentikan Kekerasan Bersenjata

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

Persipura Jayapura

Jika ingin jaga momentum, Persipura Jayapura harus kalahkan Persipal Palu

November 8, 2024
pasar murah

Warga mengaku sangat terbantu oleh Pasar Murah Ramadan di PTC

March 22, 2025
lalu lintas

Kapolri memastikan kelancaran lalu lintas saat Natal dan Tahun Baru

December 18, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara