Jayapura, Jubi – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan Cabang Wamena, Provinsi Papua Pegunungan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-56 pada 15 Juli 2024, dengan menggelar donor darah.
Para pegawai BPJS terlihat antusias dalam mendonorkan darahnya. Kegiatan tahunan yang kali ini digelar pada Rabu (14/8/2024) di aula lantai 3 kantor BPJS Kesehatan Wamena ini menjadi agenda tahunan yang dinantikan.
“Kegiatan donor darah ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi lebih dari itu, ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap masyarakat. Setiap tetes darah yang disumbangkan adalah harapan baru bagi mereka yang membutuhkan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Wamena, Freda Yanne Imbiri, dikutip dari siaran pers kepada Jubi di Jayapura, Papua, Kamis (15/8/2024).
Imbiri berharap, agar kegiatan donor darah itu dapat menginspirasi siapapun. Serta dapat membantu pasien di rumah sakit yang membutuhkan darah.
Freda Imbiri berkata, BPJS Kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengusung konsep gotong royong. Hal ini dapat diartikan dengan warga yang sehat membantu yang sakit, dan peserta yang mampu membantu yang tidak mampu. Dengan demikian, semakin meningkatkan nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan donor darah tersebut didukung oleh Unit Transfusi Darah atau UTD RSUD Wamena. UTD RSUD Wamena telah menyiapkan segala fasilitas dan tenaga medis, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pengambilan darah.
Dokter UTD RSUD Wamena, dr. Margaretha Indriani Kosim, Sp.PK memberi apresiasi kepada BPJS Kesehatan Cabang Wamena.
“Darah yang terkumpul akan sangat bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah, terutama bagi mereka yang mengalami kecelakaan, penyakit kronis, atau sedang menjalani pengobatan,”kata Margaretha.
Margaretha mengungkapkan bahwa donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima darah, tetapi juga bagi pendonor. Bagi pendonor dapat meningkatkan produksi sel darah merah, mencegah penyakit jantung dan membantu menjaga kesehatan tubuh.
Donor darah juga dapat mendeteksi adanya penyakit pada tubuh seperti anemia, hepatitis, HIV, dan penyakit lainnya.
Margaretha berharap agar semakin banyak pendonor di Wamena, sehingga pasien-pasien di RSUD Wamena tidak kesulitan mendapatkan darah. (*)











Discussion about this post