Jubi Papua
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
PRICING
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Pdt. Benny Giay: Kita disingkirkan agar tidak menjadi bangsa di masa depan

February 19, 2026
Waktu Membaca: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Pdt. Dr. Benny Giay

Moderator Dewan Gereja Papua, Pdt. Dr. Benny Giay - Dok. Jubi

Jayapura, Jubi – Moderator Dewan Geraja Papua, Pdt. Dr. Benny Giay menyatakan negara seakan berusaha menyingkirkan orang Papua, agar tidak menjadi suatu bangsa di masa depan.

Berbagai kebijakan pemerintah dalam bidang keamanan dan pembangunan seperti pengiriman pasukan terus menerus ke Tanah Papua dan Proyek Strategis Nasional yang ‘merampas’ tanah masyarakat adat, dinilai merupakan bagian dari cara negara menyingkirkan orang Papua.

RELATED POSTS

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

Masyarakat adat Malind gugat SK Bupati Merauke di PTUN Jayapura

“Sejarah, zaman, masyarakat dan waktu menempatkan kita di tanah ini. Nah belakangan ini ada PSN dan kita semua ini sedang disingkirkan untuk [tidak] menjadi bangsa di masa depan,” kata Pdt. Dr. Benny Giay saat membuka lokakarya rencana aksi Non Governmental Organization atau NGO “Merunut Ulang Jejak Gerakan Masyarakat Sipil Papua”, Kamis (19/2/2026).

Lokakarya yang diselenggarakan Dewan Gereja Papua dan Jubi ini, dilaksanakan di kawasan Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Kamis (19/2/2026) hingga Jumat (20/2/2026).

Pdt. Dr. Benny Giay mengatakan kasus rasisme pada 2019 silam menjadi salah satu pintu masuk pemerintah untuk terus mengirim pasukan keamanan ke Tanah Papua.

Katanya, kasus rasisme itu tak pernah diselesaikan secara tuntas hingga kini. Sebaliknya, ketika orang Papua protes mereka dianggap makar.

“Sejak itu, pengiriman pasukan terus dilakukan ke [Tanah] Papua dan menyebabkan terjadinya pengungsian berbagai wilayah di Tanah Papua,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah terkesan melakukan pembiaran terhadap konflik di Tanah Papua. Padahal beberapa tahu lalu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI telah merumuskan dan meluncurkan laporan hasil investigasi mereka mengenai empat akar masalah Papua.

“Kita pikir negara ini [berdasarkan] dengan Pancasila dan [semboyan] Bhinneka Tunggal Ika dapat membuka ruang yang diusulkan LIPI. Namun saat para peneliti LIPI menjelaskan penemuan mereka kepada lembaga-lembaga pemerintah justru mereka dicurigai dan diintrogasi karena dicurigai terkena pengaruh separatis, sejak itu pengharapan saya hilang, dan ideologi separatis ini dipelihara. Dibesar-besarkan,” kata Benny Giay. (*)

Tags: Benny GiayDewan Gereja PapuaPSNRasisme
ShareTweetSendShareShare
News Desk

News Desk

Related Posts

Hak Perempuan dan Anak
Perempuan dan Anak

Hak perempuan dan anak korban kekerasan dibahas dalam seminar KUHP

April 25, 2026
perempuan Papua yang terdampak konflik bersenjata
Perempuan dan Anak

Negara didesak penuhi keadilan bagi perempuan terdampak konflik bersenjata

April 23, 2026
Puncak
Polhukam

Perempuan KINGMI: Negara mesti bertanggungjawab dalam peristiwa Puncak

April 22, 2026
Kabupaten Tolikara
Lapago

Mahasiswa desak penegakan hukum kasus penembakan di Tolikara

April 22, 2026
Dewan Gereja Papua
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Penting mencari solusi damai situasi di Tanah Papua

April 22, 2026
Pengungsi
Polhukam

Dewan Gereja Papua: Ada 107.000 pengungsi internal di Tanah Papua

April 21, 2026

Discussion about this post

Recommended Stories

PUPR Manokwari

PUPR Manokwari alokasikan Rp9 miliar bangun jalan di Distrik Mokwam

January 17, 2024
Kasus Kredit Fiktif Bank Papua

Perkara 3 tersangka kasus kredit fiktif Bank Papua segera disidangkan

September 21, 2023
kereta

Berburu tiket kereta mudik Tahun Baru Imlek di China

December 26, 2022

Popular Stories

  • Pesta Babi

    ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Gereja dan Pimpinan Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Pangdam XVII Cenderawasih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAHAM Papua desak Komnas HAM RI dan panglima TNI gerak cepat sikapi video penyiksaan warga sipil di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Panglima WPA tegaskan Indonesia harus hargai OAP, jika tidak perang total!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Jubi Papua

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.

LEARN MORE »

Recent Posts

  • PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional
  • Indigenous women lead cleanup of polluted ‘Women’s Forest’ in Jayapura
  • Seminar Examines Protection of Women and Child Victims under Indonesia’s New Criminal Code

Categories

  • 2007
  • Advertorial
  • Animha
  • Bali NTT
  • Berita Papua
  • Bomberai
  • Domberai
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Features
  • Headline
  • Indepth Story
  • Infografis
  • Jayapura Membangun
  • Kabupaten Jayapura
  • Kabupaten Jayawijaya
  • Kabupaten Merauke
  • KMAN VI
  • Lapago
  • Lingkungan
  • Majelis Rakyat Papua
  • Mamta
  • Mappi
  • Meepago
  • Memilih untuk Indonesia
  • Menyapa Nusantara
  • Nasional & Internasional
  • Nusa
  • Olahraga
  • Opini
  • Pacnews
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Pasifik
  • Pemilu
  • Penkes
  • Perempuan dan Anak
  • Polhukam
  • Provinsi Papua
  • Rilis Pers
  • Saireri
  • Seni & Budaya
  • Tanah Papua
  • Uncategorized

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara